
Karena sudah larut malam bis sepi dan hanya beberapa orang saja yang tersisa.
“elika, menurutmu lebih baik aku atau jin?”Tanya Alvin.
Elika tidak menjawab pertanyaan Alvin ternyata elika tertidur dan bersadar pada kaca mobil.
“aku mencintaimu elika”gumam Alvin yang menaruh kepala elika dipundaknya.
*pagi harinya*
“oaam….tidurku sangat nyenyak sekali”seru elika yang merenggangkan tangannya.
“sudah bangun?”Tanya Alvin yang sudah menunggu elika di sofa dekat jendela.
“Alvin!bagaimana kau bisa ada dirumahku?”Tanya elika yang sangat terkejut.
“rumahmu?lihat lah sekeliling”ucap Alvin yang tersenyum.
“astaga! Aku dimana?”gumam elika yang terlihat panik.
“tenang, kau berada di vilaku”ucap Alvin yang mendekati elika.
“stop! Tetap disana,jangan bergerak”ucap elika yang turun dari kasur.
“ada apa?”Tanya Alvin yang terdiam seperti patung.
“tidak ada apa-apa,aku hanya mengerjaimu saja”seru elika yang berlari keluar.
“awas saja kau elika”seru Alvin yang mengejar elika.
Ketika elika sampai dibawah, dia dikejutkan oleh keberadaan seorang wanita yang asing.
“siapa kau?kenapa ada di vila Alvin?”Tanya sang wanita.
“maaf,saya hanya menginap semalam saja disini”ucap elika dengan nada menghormati.
“sudah siang lebih baik kau pulang,tidak bagus bagi seorang gadis menginap dirumah seorang lelaki yang tinggal sendiri”seru sang wanita.
“baik trima kasih atas sarannya, namun anda sendiri buat apa pagi-pagi dirumah seorang pria lajang?”Tanya elika dengan tatapan tajam.
“sekretaris naili,ada apa?”Tanya Alvin dari atas tangga.
“selamat pagi tuan Alvin”ucap naili.
“ada apa kau datang pagi-pagi?”Tanya Alvin yang menghampiri elika dan naili.
“kakek anda meminta tuan untuk mengunjunginya siang ini”ucap naili.
“baiklah,ucapan pada kakek aku akan datang siang ini”ucap Alvin.
“baik tuan,saya permisi dulu”ucap naili yang pergi keluar pintu.
“sudah siang mari aku antar kamu pulang, tapi kamu ganti baju dulu dan mandi saja dulu”ucap Alvin yang penuh perhatian.
“memangnya kau memiliki baju wanita?”Tanya elika.
__ADS_1
“mari kutunjukan”ucap Alvin yang pergi kedalam kamar yang elika tiduri semalam.
“kenapa kamu bisa memiliki baju wanita?”Tanya elika.
“kalau kamu mau tau, kau bisa tanyakan pada ruppy…hery…jin…atau ratu”ucap Alvin yang pebuh teka-teki.
“oke..”ucap elika yang masih tidak mengerti.
“bagaimana kalau kau kenakan baju ini”ucap Alvin yang memberikan sebuah baju.
“aku akan mencobanya”ucap elika yang pergi kedalam kamar mandi.
*beberapa saat kemudian*
“bagaimana? Aku belum pernah menggunakan dress seperti ini sebelumnya”seru elika yang terlihat kurang nyaman.
Baju yang diberikan Alvin adalah sebuah dress berwarna putih dengan bagian pundak dan dada terbuka.
“tidak apa,kau terlihat cantik mengenakan dress itu”ucap Alvin yang tersenyum.
“baiklah,ayo antar aku pulang”ucap elika.
“baiklah yang mulia”ucap Alvin.
*kediaman shean*
Tok…tok…tok…
“kak lina,vilope, yoga, yogi”panggil elika yang masuk kedalam rumah.
“surprise!”seru yoga,vilope,dan yogi.
“memangnya kau lupa?”ucap vilope.
“kalian ini salah tanggal”ucap elika yang mengecek kalender dimeja.
“bagaimana?”Tanya vilope.
“hehehe…ternyata aku salah bulan”ucap elika yang merasa malu.
“tidak apa, selamat ulang tahun elika”ucap vilope yang memeluk elika.
“trima kasih vilope”ucap elika yang memeluk vilope kembali.
“maaf mengganggu,saya harus pamit masih ada urusan”ucap Alvin yang pergi keluar pintu.
“jadi siapa yang kau pilih?”Tanya vilope yang mengejek elika.
“vilope!”seru elika.
*kediaman keluarga long*
“jin, ayo kita makan bersama”
“kalian duluan saja, aku sedang tidak nafsu makan”seru jin yang terlihat galau.
__ADS_1
Jin berdiri di depan jendela sembari menatap taman dibelakang rumahnya.
“mia..andaikan kau masih ada, aku tidak akan jatuh cinta pada elika”gumam jin yang teringat akan kejadian beberapa tahun yang lalu.
~beberapa tahun yang lalu~
jin, Alvin,ruppy,hery, ratu dan mia adalah sahabat sejak kecil, namun mia bukan dari kalangan atas. Seiring waktu Alvin yang pada saat itu memiliki sifat dingin dan sombong jatuh cinta pada mia yang bersifat ceria dan lemah lembut, Jin pun begitu…tapi pada saat itu jin memiliki kebalikan sifat dari Alvin yaitu hangat dan penuh perhatian beda dengan yang sekarang.
Ketika Alvin menyatakan perasaannya pada mia, dia menolak karna mia sudah berpacaran dengan jin. Karna kesal Alvin memaksa mia agar mengakhiri hubungannya, dan pertengkaran pun terjadi. Tanpa di sengaja Alvin mendorong mia dan kepala mia terbentur dinding, jin yang pada saat itu ada dilokasi kejadian langsung berlari dan mencoba menolong mia namun terlambat..mia hanya berpesan agar jin tidak larut dalam kesedihan yang panjang. Dan tetap menjaga persahabatan mereka, namun jin tidak bisa menepati keinginan mia yang terakhir kalinya.
“jin!”
“ya…maaf,ada apa lotus?”Tanya jin.
“Alvin mencarimu”ucap lotus.
Lotus adalah kakak jin satu-satunya.
“buat apa?bilang saja aku sedang banyak urusan”ucap jin yang tidak perduli.
“ada hal yang ingin dia bicarakan, tentang mia”ucap lotus.
*kediaman keluarga shean*
“ada yang harus aku baca, kalian tunggu aku disini”ucap elika yang berlari keatas.
Krek…
“apa sebenarnya isi surat ini?”gumam elika.
“elika, ketika kau membaca surat ini datang lah kesebuah daerah yang terdapat didalam surat ini. Disana kau akan mulai mengetahui asal usul perkumpulan bulan merah…desa pohon seribu tahun dan temui kepala suku disana lalu jelaskan siapa kamu”isi surat yang ditulis oleh melina.
“jadi bisa disebut ini adalah sebuah misi?”gumam elika yang menyimpan kembali surat itu.
“elika cepat turun! Dan cicipi kue buatan yogi!”teriak vilope dari lantai bawah.
“aku datang!”saut elika yang cepat-cepat turun kebawah.
*taman belakang kediaman keluarga long*
“ada apa kau mencariku?”Tanya jin.
“maaf mengganggu waktumu jin”ucap Alvin yang tersenyum.
“sejak kapan kau menjadi sopan?”Tanya jin dengan nada tidak suka.
“aku tau kau masih menyalahkan aku karena kejadian waktu itu, tapi mia sudah menjadi milikmu jadi untuk sekarang bisakah kau menyerah dan melepaskan elika untukku?”ucap Alvin dengan tegas.
“apakah urat malu mu sudah putus? Kamu membicarakan hal seperti itu apakah kau pikir elika adalah piala bergilir? Lebih baik kau berusaha secara sportif”ucap jin yang menatap Alvin dengan tatapan jijik.
“trima kasih atas sarannya, saya mohon pamit dulu”ucap Alvin yang pergi meninggalkan jin.
*ruang makan keluarga shean*
“nyam…nyam…sungguh kau yang buat kue ini? Nyam..”ucap elika yang tidak berhenti memakan kue itu.
__ADS_1
“tidak perlu kau pikirkan siapa yang bikin, lebih baik kau makan saja yang banyak biar kau gendut”seru yogi.
“tidak..aku tidak mau gendut…nyam..tapi ini sungguh enak”ucap elika yang tidak bisa berhenti makan.