
“tidak apa..yang terpenting sekarang anak itu sudah membaik, oh ya..dari mana kau tau letak selimut ini?”Tanya maya.
“selimut? Astaga! Aku tidak mengambilnya nyonya long, bahkan aku baru sadar”seru elika yang terlihat panik lagi.
“tenanglah nak..seperti nya aku tau siapa yang memberikan mu selimut”ucap maya yang manatap jin.
Jin sadar bahwa dirinya sedang diawasi oleh maya jadi dia pergi kebawah bergabung bersama yang lain dengan wajah memerah.
“sudah ayo ganti baju dan turun kebawah kita makan bersama, nanti setelah itu jin akan mengantar kamu pulang”ucap maya yang menutup pintu.
“nyonya long sangat baik sampai-sampai menyiapkan baju untuk ku”gumam elika yang membelai baju yang digantung.
*beberapa saat kemudian diruang makan*
“dimana elika,kenapa sangat lama?”gumam jin yang terlihat kawatir.
“yo…kenapa kau kawatir, dia hanya sedang ganti baju saja”seru lotus yang menggoda jin.
“sudah jangan ganggu adik mu terus”ucap Wilson.
“memangnya kenapa elika bisa lama ganti baju, ma?”Tanya lotus.
“aku sengaja menyediakan baju yang sangat bagus untuk elika”ucap maya sembari tersenyum.
“maaf menunggu semuanya”ucap elika yang menuruni tangga sembari memegangi baju bagian bawah.
Elika disediakan baju berwarna merah terang dengan model dress yang pas body dan memperlihatkan bentuk tubuh elika yang bagus. Bagian bawah dress sedikit lebih pendek dan membuat elika merasa rishi dihadapan keluarga long.
“silahkan elika duduk disamping jin”ucap maya.
“trima kasih nyonya long”ucap elika yang menduduki kursinya.
“tidak perlu memanggil terlalu sopan, manggil saja mama seperti jin dan lotus”ucap maya.
“baik trima kasih”ucap elika yang tersenyum lebar.
“ayo cepat makan, sampai kapan kalian akan mengobrol?”Tanya Wilson yang sudah kelaparan.
*kediaman shean*
“astaga elika belum pulang juga? Tidak biasanya dia tidak pulang?”seru vilope yang panik.
__ADS_1
“apa kau sudah menghubungi teman-teman elika?”Tanya yogi.
“aku tidak mempunyai nomer siapapun selain jemson dan andy”ucap volipe yang mesih berpikir.
“bagaimana kalau andy?”ucap yogi yang memberikan ide.
“betul juga, ternyata kamu perhatian juga dengan elika walaupun sering berkelahi”ucap vilope yang langsung menghubungi andy.
*kediaman long*
“trima kasih mama atas makanannya, elika mau pamit pulang dulu. Takutnya orang dirumah kawatir”ucap elika yang berpamitan.
“baiklah, jin akan mengantarmu pulang”ucap maya yang menoleh ke arah jin.
“tidak perlu,saya bisa naik bis pulangnya”ucap elika yang menolak.
“ada apa? kenapa kamu tidak mau diantar jin?”Tanya Wilson.
“apa jin galak atau mengganggumu?”Tanya maya.
“ah…tidak…jin tidak melakukan kesalahan apapun”ucap elika yang merasa tidak enak.
“tunggu…saya permisi dulu mama, om”seru elika yang berpamitan.
*kediaman shean*
“tolong ya..andy”ucap vilope dalam telpon.
“baik, aku akan mencari elika”ucap andy mematikan telponnya.
“kak vilope, apa mau belum membeli belanja bulanan?”Tanya yoga.
“belum sayangku,nanti tunggu elika pulang ya..”ucap vilope yang membelai kepala yoga.
*jalan raya*
“ini bukan jalan menuju rumahku?”gumam elika yang melihat keluar kaca mobil.
“kemarin aku sudah mengantar kamu dan kamu bilang akan menuruti keinginanku”ucap jin yang tetap fokus.
“tapi aku ada kelas siang ini”seru elika yang berusaha menolak ajakan jin.
__ADS_1
“aku menerima kabar pagi ini bahwa kuliah libur karna nanti malam ada pesta penyambutan anak kelas 1”ucap jin.
“jadi kau membawaku untuk apa? acaranya kan masih lama”ucap elika.
“apa kau tidak ingin membeli baju untuk acara nanti?”Tanya jin.
“untuk apa membeli baju, Cuma dipakai sebentar saja”ucap elika sembari melihat keluar jendela.
“bagiamana bisa kau memiliki kemiripan?”Tanya jin yang bergumam.
“apa?”Tanya elika yang tidak mendengar.
“bukan apa-apa,cepat keluar kita sudah sampai”ucap jin.
“tidak perlu marah-marah”ucap elika yang menahan marahnya.
Jin berjalan mendahului elika dan tidak menyadar bahwa elika masih didalam mobil terdiam.
“kau kenapa tidak turun?”Tanya jin yang membukakan pintunya.
“aku merasa canggung menggunakan baju ini didepan umum”ucap elika yang menundukan kepalanya.
Tanpa banyak bicara jin langsung menganggkat elika dari dalam mobil.
“jin apa yang kau lakukan?! Cepat turunkan aku jin sekarang”seru elika yang berontak.
“diam…aku hanya ingin menolongmu”ucap jin yang menahan elika.
“saudaramu kawatir ternyata kamu sedang asik berpacaran didepan umum”seru andy yang tiba-tiba datang.
“andy…! Betul aku dan jin sudah resmi berpacaran sekarang, jadi tidak perlu repot-repot mencariku atau menggangguku lagi”ucap elika dengan tegas dan melilitkan kedua tangannya pada leher jin lalu bersandar didada jin.
“maaf mengganggu”ucap andy yang meninggalkan mereka.
“dia sudah pergi, sekarang lepaskan lilitan tanganmu”ucap jin yang menurunkan elika.
“maaf menjadikan mu sebagai bahan perlarian, tapi sudah terlanjur begini. Aku ingin kau menjadi kekasih ku”ucap elika yang menatap mata jin.
“apa! aku sudah sering mendengar wanita menyatakan perasaannya duluan, tapi aku tidak pernah mendengar wanita menyatakan perasaannya seperti memerintah”seru jin yang terus bicara.
“diamlah dulu,ini hanya pura-pura..kita menjalani hubungan ini selama beberapa bulan saja”ucap elika yang berusaha menjelaskan.
__ADS_1