
“apanya si yang dibanggakan dari mereka berdua! Tampannya juga tidak jauh beda dengan diriku”gumam jemson.
“baiklah…nanti pulang kuliah kita bertemu lagi ya”ucap andy yang pergi ke kembali kelasnya.
“baiklah/bye”
Dan mereka berdua pun kembali kekelasnya…
*jam pelajaran selesai*
“yuk kita pulang”ucap vilope.
“vilope tunggu!Aku mau Tanya…kira-kira boleh tidak ya kalau aku mencari kerja sampingan?”Tanya elika.
“kerja sampinga?Kamu buat masalah apa lagi? Kartu kredit kamu di sita sama nenek!”seru vilope.
“tidak…cuman aku mau belajar mandiri saja, supaya gak ngerepotin orang lagi”ucap elika.
Mereka berbincang panjang lebar sepanjang jalan.
*rumah Robert*
“besok aku akan bicara sama nenek”ucap elika.
“semangat!”seru vilope.
Malam nona, makan malam mau makan apa?; Tanya kak lina
“bibi ann dimana?”Tanya elika.
Saya kurang tau nona; ucap kak lina
“ya sudah apa saja”ucap vilope yang naik ke atas.
“kak lina! Bisa ajarkan aku masak?”seru elika.
Nona mau belajar masak?:Tanya kak lina
“emm(mengangguk) bisa?”Tanya elika yang berharap.
Bisa, tapi apa tidak apa; ucap kak lina
“sudah ayo…siapa yang berani memarahiku”ucap elika.
Makan malam kali ini dibuat oleh elika, dan ketika vilope turun dia sangat terkejut elika berada di dapur.
“apa yang kamu lakukan?”Tanya vilope.
“ah..aku sedang belajar memasak, nanti kamu cobain ya”seru elika.
“kak lina tolong siapkan obat mual ya…aku takut nanti jatuh sakit setelah memakan makan malam hihi”seru vilope yang mengejek elika.
“huh…kamu jahat!”ucap elika.
Setelah menunggu beberapa lama akhirnya makan malam disajikan, dan vilope tersenyum kaku setelah melihat tampilan makanannya.
Makanan yang disajikan elika adalah nasi goreng mata sapi dan seharusnya ini enak, tapi setelah melihat tampilan nasi goreng buatan elika…vilope merasa tidak yakin.
Lalu suapan pertama masuk kedalam mulut vilope…
“bagaimana!? Apa enak?!”seru elika.
“eheheh….lumayan”ucap vilope dengan raut wajah yang tidak enak.
Dan pada akhirnya kak lina memasak makanan baru untuk dimakan kedua nona muda.
*pagi harinya*
Selamat pagi nona…hari ini sepertinya kepagian; ucap kak lina yang menyiapkan sarapan
“pagi kak lina…what breakfeast today?”Tanya vilope.
Pagi ini saya menyiapkan roti selai coklat kacang dan susu putih, karna kemarin saya dengar none elika pingsan; ucap kak lina.
“kak lina nenek kapan mau kesini?”Tanya elika.
__ADS_1
Nyonya tertua belum bisa kesini dalam beberapa hari; ucap kak lina
“baiklah”ucap elika yang kecewa.
Mereka sarapan dengan santai dan mereka berangkat sekolah naik bus karna masih pagi.
*pemberentian bus*
“kamu sungguh mau kerja paruh waktu?”Tanya vilope.
“yap…kira-kira dimana ya…? Apa ditoko permen saja ya!”seru elika.
“apa! Jangan..jangan ditoko permen”ucap vilope.
“huh..kenapa?”Tanya elika.
“kamu pecinta permen, nanti kamu tidak fokus bekerja”ucap vilope.
Lalu bis datang dan mereka berangkat ke kampus.
*halte kampus*
“bagimana kalau aku kerja di café kopi saja”seru elika.
“boleh..tapi dimana tempatny….akh…”seru vilope yang baju basah terkena genangan air.
“woy!!”teriak elika.
“sudahlah…ayo kita cepat masuk dan membersihkan bajuku?”ucap vilope.
Lalu mereka melihat mobil yang tadi membuat baju vilope kotor terparkir di parkiran mobil.
Dan elika mulai mendekati mobil itu, lalu membuka tasnya dan mengeluarkan spidol.
“elika kamu mau ngapain!?”seru vilope yang panik.
“sudah kamu duluan saja…aku mau belajar menggambar dulu”ucap elika.
“aku tidak akan meninggalkan kamu! Aku tau mobil ini yang membuat kotor bajuku…jadi kamu mau membalasnya”ucap vilope yang malu.
“hehehe…terima kasih vilope, kamu dan nenek adalah orang yang paling berharga”ucap elika.
“baiklah…selesai”ucap elika.
“kalian sedang apa?”Tanya andy yang mengejutkan elika dan vilope.
“aa..andy! elika sedang membuat perhitungan”ucap vilope.
“sudah tidak usah diperpanjang, ayo kita ke kelas bersama”ucap elika yang mengajak andy.
Lalu datang dua orang pria yang menegur elika.
“kalian abis ngapain”
“ah…itu…saudaraku menghilangkan cincinnya didekat mobil ini…jadi aku mencarinya tapi tidak ketemu, lupakan saja..kita duluan ya”seru elika menarik vilope dan andy.
Mereka bertiga pergi kekelas dan meninggalkan dua orang pria tadi.
“jin lihat!”
“mobilku! Perempuan tadi!”seru jin.
“eh tunggu…disini ada tulisannya(bawa mobil jangan kencang-kencang bodoh)”
“bodoh?! Awas kau perempuan aneh, ayo ruppy”ucap jin.
Jin dari keluarga long adalah pemegang saham terbesar di kampus, dan ruppy dari keluarga cik juga termasuk pemegang saham di kampus.
“elika aku duluan ke kelas ya…kalian kan jarang berduaan”seru vilope yang berlari meninggalkan elika dan andy.
“elika/andy”
“kamu duluan saja”ucap andy.
“aku mau Tanya boleh?”ucap elika yang gugup.
__ADS_1
“Tanya apa?”ucap andy.
“siapa wanita yang dijodohkan sama kamu!”ucap elika.
Langkah andy tiba-tiba berhenti dan berkata…
“kamu tidak perlu tau siapa yang dijodohkan sama aku, yang perlu kamu tau…dihatiku hanya ada kamu…percayalah”ucap andy dengan lembut.
“kalau benar dihati mu Cuma ada aku..mengapa kamu terima lamaran itu?”Tanya elika.
“aku belum mempunyai kuasa dan harta”ucap andy.
“kuasa? Harta? Untuk apa itu semua!? Aku gak butuh itu…asal kamu ada bersama denganku, aku gak butuh itu semua”seru elika.
Elika yang pada saat itu belum mengetahui apapun dan masih terlalu naïf tidak membutuhkan harta dan kuasa.
“kamu akan mengerti suatu saat nanti, yang terpenting kamu jangan sampai sama seperti diriku”ucap andy yang kembali kekelasnya.
Elika kembali ke kelas dengan pikiran yang campur aduk.
*pelajaran sedang berlangsung”
Saya mau memberikan pertanyaan pada gadis yang duduk dibelakang; ucap guru yang menunjuk elika.
“…..(tidak mendengar)”
Nona saya bertanya dengan anda; ucap guru.
“elika…elika”bisik vilope yang menyenggol elika.
“akh..apasi..berisik aja!” seru elika yang membuat satu kelas terdiam.
Baiklah..karna disini terlalu berisik, silahkan kamu berdiri di koridor; ucap guru.
Elika pun berdiri di depan kelas selama pelajaran berlangsung.
“yooo…bukannya ini si wanita pengintip”seru Alvin.
“…..(bengong)”
“hei…hei…”ucap Alvin yang mendekatkan wajahnya.
Ketika elika tersadar dia langsung menampar wajah Alvin.
“akh…kau gila ya?!”ucap Alvin yang memegang pipinya.
“maaf! lagian kau ngapain deket-deket?”Tanya elika.
“sudahlah…sebagai permintaan maaf, bagaimana kalau kamu temani aku makan dikantin…dengar-dengar hari ini menunya daging”ucap Alvin yang beranjak dari lantai.
“kenapa aku harus minta maaf? aku tidak melakukan kesalahan!”ucap elika yang memandang Alvin dengan tatapan tajam.
“ya sudah..bagaimana kalau aku meminta kamu temani aku”ucap Alvin.
“belum bel istirahat!”ucap elika yang memalingkan wajahnya.
“kalau kamu setuju…detik ini juga bel berbunyi”ucap Alvin yang kembali mendekatkan wajahnya.
“baiklah…aa..kau gila”ucap elika yang terkejut karna Alvin mendekatinya kembali.
Dan betul saja bel berbunyi detik itu juga, elika yang tidak percaya memeriksa jamnya.
“kau ini pintar berbohong ya….ini memang sudah waktunya bel idiot!”seru elika.
“hahahaha”
Mereka pun berjalan bersama ke kantin.
“kita belum berkenalan loh”seru Alvin.
“perlu?”ucap elika.
“perlu! Bagaimana caranya kita berteman”ucap Alvin.
“bukannya keluarga pengusaha berteman hanya dengan memandang latar belakang?”seru elika.
__ADS_1
“memangnya kau tidak?!”ucap Alvin.
bersambung....