
Ketika vilope menyusul kita dia bertanya sembari melihat rintik hujan : “jadi kita naik apa?”
Aku yang belum mendapatkan ide bergumam kesal : “coba saja nenek tidak memecat supir kita”
Vilope tidak membela ku namun menyalahkan aku : “ini juga salahmu, pulang larut malam sekali”
Lalu aku teringat sesuatu : “bagaimana kalau kita memesan taxi online?”
Begitu juga vilope yang baru teringat : “kenapa tidak dari tadi”(mengecek ponsel).
Vilope memesankan taxi online untuk mereka namun yoga tidak jadi ikut bersama mereka karna yogi melarang keras yoga ikut. Ketika mereka sudah sampai dikampus, vilope meminta elika untuk buru-buru pergi ke kelas : “ayo kita kekelas”(menarik lengan).
Sangat disayangkan Ketika kita sedang dalam perjalanan menuju kelas, kita berpapasan dengan ratu dan andy.Ratu menghalangi jalan elika dan vilope , lalu melipat tangannya sembari berkata : “yoo…lihat, siapa yang datang ke kampus”(nada mengejek).
Lalu andy melirik kearah ratu dan memperingatinya : “ratu”(menatap dingin).
Elika yang sedikit merasa senang karna dibela andy, namun elika tetap menjaga harga dirinya dan mengatakan : “tuan andy yang terhormat tolong minta tunangan anda untuk menyingkir dari jalan, karna kita sedang buru-buru“(mengacuhkan).
Lalu andy menarik ratu tanpa berkata sepatah katapun, ketika elika dan vilope lewat didepan mereka vilope tersenyum pada andy dan melotot pada ratu.
Andy mungkin merasa sedih dengan perlakuan elika saat itu, dan dia pergi berjalan mendahului ratu sembari berkata : “sudahlah, aku harus kembali ke kelas”(meninggalkan)
Raut wajah ratu saat itu terlihat sangat sedih namun dia tidak putus asa , dan memanggil andy : “ “tunggu! Ada yang ingin aku tanyakan”(tersenyum paksa).
*taman kampus*
Andy dan ratu bertemu pada saat pertemuan antara keluarga simon dan soft, sejak saat itu ratu jatuh cinta pada andy. Ratu meminta andy untuk berbicara di taman kampus, dan andy suka tidak suka tetap menetujuinya dan berkata dengan nada tidak terlalu suka : “apa yang ingin kau tanyakan?”
Mendengar perkataan andy seperti itu Ratu tetap tersenyum dan berkata : “bukankah langitnya sangat cerah?(mengganti topic).
Andy terlihat tidak senang dan mengatakan : “sebenarnya apa mau mu? (acuh).
Ratu tetap tersenyum dan berkata : “apa kau masih belum bisa mencintaiku?”(tatapan menyedihkan).
Andy sangat terkejut mendengar perkataan ratu saat itu, sebenarnya andy sudah mengetahui maksud dari perkataan ratu tapi dia tetap bertanya : “apa maksudmu?”(mengalihkan pandangan).
“ha..tidak ada maksud apa-apa, hanya asal bicara saja”ratu tersenyum pahit.
“kalau nona ratu hanya membahas hal yang tidak penting lebih baik saya pergi”seru andy yang berdiri dan di tahan oleh ratu.
“apa kau ingin aku menjadi seperti elika? Aku akan usaha…aku akan usaha menjadi seperti elika, asalkan kamu mau mencoba mencintaiku”seru ratu yang berdiri sembari menggenggam tangan andy.
“nona ratu tidak perlu menjadi siapa-siapa, cukup jadi diri anda saja”ucap andy yang menarik tangannya.
“lalu apa yang harus aku lakukan agar kamu mau mencoba mencintaiku?”Tanya ratu yang tidak putus asa.
“aku akan ingatkan sekali lagi pada anda nona ratu, hubungan yang kita jalani ini hanyalah bisnis…kita tidak memiliki perasaan satu sama lain”ucap andy yang meremas kedua pundak ratu.
“akh..sakit..andy..tolong..lepaska…akh..”rintih ratu yang kesakitan dan menahan air matanya.
“aku akan menyakitimu, sampai kamu memutuskan hubungan kita ini”seru andy yang melepaskan genggamannya dan pergi meninggalkan ratu sendiri.
Ketika andy sudah jauh meninggalkan ratu, dia tidak bisa menahannya lagi dan tersungkur(jatuh terduduk tidak berdaya) sembari meluapkan kesedihannya.
Tiba-tiba..
“berisik sekali”seru hery yang muncul dari balik pohon.
“siapa!?”ucap ratu yang terkejut.
“sungguh menyedihkan”ucap hery yang mendekati ratu.
“aku tau, bukankah aku sangat menyedihkan”gumam ratu dengan tatapan mata yang kosong.
__ADS_1
“bukan kau, tapi si andy”seru hery yang mengulurkan tangannya pada ratu.
“ah…terima kasih hery”ucap ratu yang merasa tersentuh.
“mengapa kau begitu mencintainya?”Tanya hery.
“aku kenal dengan andy sebelum dia kenal dengan elika, yah..mungkin aku yang kurang cepat”seru ratu.
“mau ku bantu?”ucap hery.
*ruang kelas elika*
“maaf nona elika, apa bisa anak ini di suruh keluar sebentar? Pelajaran akan segera dimulai”seru dosen.
“apa mengganggu?Dia diam saja dari tadi”ucap elika dengan tegas.
“ah..tidak apa-apa nona elika”ucap dosen yang melanjutkan pelajaran.
“mentang-mentang anggota keluarga berpengaruh banyak gaya sekali/ya..beda dengan ratu kalau dikelas, sangat terpelajar”bisik seru para murid.
“yang tidak terpelajar adalah kalian, hanya berani membicarakan orang dibelakang”seru yoga.
“pfftt/sungguh malu, di ajari oleh anak yang lebih muda(ucap elika yang memeluk yoga)
*pelajaran selesai*
“yoga mau ke kantin?”Tanya vilope.
“apa boleh?”ucap yoga.
“tentu saja,ayo”seru vilope yang meninggalkan elika sendiri.
“kalian! Tunggu aku”teriak elika.
“betul saja apa yang dibicarakan oleh para murid lain, nona elika dari keluarga shean sungguh tidak terpelajar”seru ratu yang mendatangi elika.
“maksudnya?”Tanya ratu.
“kau melabrak ku di tempat umum, bukan kah sama saja kau denganku”ucap elika yang sudut bibir atas sedikit naik.
“kau…!”seru ratu yang mengangkat tangannya dan hendak menampar elika.
Hap…
“Alvin!(elika)/Alvin!(ratu)”
“lepaskan!”gentak ratu.
“trima kasih”ucap elika yang menatap Alvin.
“(tersenyum)..ada masalah apa? kenapa harus menggunakan kekerasan?”Tanya Alvin yang merangkul elika.
“bukan urusanmu”ucap ratu yang pergi meninggalkan mereka.
“bagaimana kau bisa disini?”Tanya elika yang melepaskan rangkulan Alvin.
“ah..sorry, aku mencarimu dan bertanya pada vilope bahwa dia tidak bersama dengan mu”ucap Alvin yang menaruh kedua tangannya dibelakang kepala.
“ada apa?”Tanya elika.
“apa kau ada waktu setelah pulang nanti?”ucap Alvin yang berhenti berjalan dan menghadap ke elika.
“sepertinya ada,apa ada yang bisa aku lakukan?”ucap elika.
__ADS_1
“aku inginmengajakmu jalan, apa bisa?”Tanya Alvin yang tersenyum.
“deg..deg..tentu”seru elika.
“elika!”panggil jin.
“jin?ada apa?”Tanya elika.
“setelah pulang nanti temani aku berjalan-jalan”seru jin yang to the point.
“tidak bisa!Elika sudah ada janji denganku”seru Alvin.
“tidak penting!”tegas jin.
“kalau begitu bersama mu juga tidak penting”ucap Alvin.
“stop! Aku memutuskan untuk berjalan dengan kalian berdua”seru elika.
“bagaimana caranya(alvin)/tidak mau(jin)”
“kita pergi bertiga nanti setelah pulang kuliah, aku sudah memutuskannya”ucap elika yang pergi meninggalkan mereka berdua.
“elika tunggu!”seru Alvin yang mengikuti elika.
“jin!”panggil ruppy.
“ada apa?”Tanya jin.
“apa kau melihat Alvin?”Tanya ruppy yang melihat ke kanan kiri.
“untuk apa kau mancari seorang pembunuh”ucap jin yang berjalan berlawanan arah dengan Alvin.
“apa kau masih belum bisa melupakan kejadian waktu itu?”Tanya ruppy yang mengikuti jin.
“apa kau pikir, aku bisa melupakannya begitu saja? Dia yang sudah membunuh mia(kekasih jin)”seru jin yang terlihat kesal.
*kantin*
“vilope!”teriak elika.
“hai”ucap vilope yang terlihat senang.
“hai? Kalian meninggalkanku!”seru elika yang kesal.
“sudahlah, siapa yang sebentar lagi akan ulang tahun? Sudah tua tidak perlu seperti anak kecil lagi”seru vilope.
“dimana yoga?”Tanya elika.
“yoga sedang bersama jemson bermain di taman”ucap vilope yang tersenyum.
“ulang tahunku kan sebentar lagi, apa yang aku inginkan ya..?”Tanya elika.
Dan ternyata vilope sudah pergi entah kemana.
“elika, apa kamu masih ada kelas?”Tanya andy.
“tidak tau, lagi pula…aku sudah ada janji dengan jin dan Alvin”ucap elika yang mengacuhkan andy.
“boleh aku ikut?”Tanya andy.
“mengapa kau tidak ajak tunanganmu saja?”ucap elika.
“elika! Kamu dulu begitu menyukaiku, mengapa sekarang mengacuhkan aku”seru andy yang menggeram tangan kanan elika.
__ADS_1
“sadarlah sekarang hubungan kita hanya sebatas teman biasa! Berusahalah untuk mencintai ratu”seru elika yang berusaha melepaskan geraman andy.
“apa karna kau sudah bersama Alvin dan jin? Kau meninggalkan aku karna mereka lebih kaya!”gentak andy.