
Setelah mengantar 3 sahabat gue, gue langsung pulang kerumah kali ini niatku akan meminta maaf tentang kejadian kemarin karena gue sadar perbuatan gue itu salah.
Ceklek..
Gue masuk kedalam rumah namun tidak ada siapa siapa lantas gue pergi ke kamar untuk mandi dan ganti baju tiba waktu makan malam gue turun.
"Ma.. Pa.." Ucap gue pelan.
Mereka berdua pun menoleh lalu memelukku.
"Sayang maaf in mama sama papa Nak, Kami ngga bermaksud mengabaikan mu nak maaf kan kami.." Ucap Mama gue sambil menangis.
"Papa juga nak karena selama ini kami kurang perhatian sama kamu, dan sering bentak kamu.." Ucap Papa gue.
"Ngga Ma Pa, seharusnya yang minta maaf itu Frisslly karena, Frisslly terlalu egois. Maaf in Frisslly ya Ma,Pa.." Ucap Gue tak terasa air mata gue menetes.
"Iya Sayang, Bagaimana kalau kita makan malam diluar bagaimana??" Ucap Papa semangat.
"Kuy Pa. Hahahaha!!" Ucap Gue bahagia.
Hari ini hari bahagia untuk gue sekeluarga ada rasa hangat dalam keluarga gue, rasa kasih sayang. Hari ini makan malam diluar sebelumnya gue telah membawa pistol kedap suara dibalik jaket gue, lalu membawa jarum yang berisi bisa Cobra untuk berjaga jaga.
DiRestaurant BS(Restauran gue).
__ADS_1
"Ma Pa mau pesan apa??" Tanya gue.
"Terserah kamu sayang." Ucap Papa lalu gue angguki.
Gue memanggil pelayan lalu memesan makanan yang sama, setelah itu berbincang sedikit.
"Sayang ini Restauran kamu kan??" Tanya Mama gue.
"Lho mama kok tau??" Tanya gue.
"Tuh ada tulisannya BS Black Swan kan?" Tanyanya lagi dan gue hanya mengangguk pasrah.
"Black Swan?? Sayang kamu ikut dunia Mafia??" Tanya papa ku terkejut.
"Hemm tapi hati hati awas aja kalo pulang lecet, papa bubarin tuh geng kamu!!" Ucap Papa mengintrupsi.
Gimana mau mbubarin orang gue leadernya Wahahaha. Batin gue.
"Oiya papa mau ngomong, Katanya teman papa sih katanya mau menjodohin kamu sama anaknya." Ucap Papa gue sambil mengiris steak nya.
"Terus papa setuju?" Tanya gue pelan.
"Ya kalo papa sih tinggal kamu mau nggak, anaknya sih baik tapi kakaknya sama kayak kamu dia anak Mafia.!" Ucap Papa pelan.
__ADS_1
"Kalau aku terserah asal papa sama mama bahagia. Tapi aku minta waktu ya pa!!" Ucap gue, Mama gue pun memelukku dan menangis.
"Yaampun sayang hatimu sungguh baik Nak, semoga kamu bahagia selalu!!" Ucap Mama gue pun mengangguk dan tersenyum.
Aku belum bisa bahagia Ma, Pa sebelum orang yang bunuh Ling ling mati ditangan aku, secepatnya kan kutaklukan mereka!! Batin gue
"Mama jangan nangis dong kan aku jadi sedih ma!!" Ucap Gue menghapus air mata mama.
Kami pun melanjutkan makan malam dengan canda dan tawa hingga pukul 12 malam karena Restauran ini milik gue jadi terserah gue mau tutup jam berapa.
"Ma, Pa udah jam 12 kuy pulang!!" Ucapku tersenyum.
"Ini mau bayar dulu!!" Ucap Papa.
"Ih papa kan ini punya aku ngapain bayar!!" Ucap gue.
"Eh iya lupa yaudah kita pulang!" Ucap Papa, gue dan mama hanya tertawa karena ulah papa.
_________________
"Papa, Mama aku berangkat sekolah dulu!" Ucapku berteriak dari tangga.
"Yaampun bisa pecah kendang telinga mama kalo kamu teriak teriak sayang, Yuk makan dulu!" Ucap Mama gue.
__ADS_1
"Buehhehehe ya maaf ma abisnya ngga greget gitu hehehe.!" Ucap gue cengengesan