Cinta Leader Black Swan

Cinta Leader Black Swan
Eps 43~Hadiah terindah.


__ADS_3

"Sayang selamat bertambah usia ya semoga kehidupan rumah tangga kamu bahagia selalu, dan apa pun yang kau semoga kan tersemogakan." Ucap Mama Alizabete dan Papa Alexander tersenyum dibalas senyuman pula oleh Ryan.


"Iya sayang do'a mu do'a kita juga!" Ucap Mama Belle.


"Oiya Ma, Papa mana?" Tanya Ryan.


"Papa ngga bisa kesini dia menitipkan do'a dan hadiah untuk kamu!" Ucap Belle tersenyum, Ryan tau apa kado nya yaitu sebuah mobil baru anti peluru.


"Kita juga do'akan yang terbaik buat lo broo, semoga langgeng terus ya." Ucap Rangga,


"Iya gue juga tapi ingat adek gue bahagian awas lo buat dia nangis!" Ancam Dio.


"Iya Ngga, Bang dan semuanya makasih atas do'a nya." Ucap Ryan tersenyum.


________


Acara hari ini sangat meriah, karena ultah yang ke 17 th. tiba tiba datang Axel.


"Oy hbd ya.. bahagiain gadis kecil gue!" Ucap Axel tersenyum lalu menepuk punggung Ryan.


"Hmm makasih lo siapanya Marisa?" Tanya Ryan agak dingin.


"Oh perkenalkan gue selingkuhan nya!" Ucap Axel watados mendapat pelototan tajam dari Ryan maupun Marisa.

__ADS_1


"Woy!"


"Ehh nggak, serem amat pasutri kok hawanya sama, dingin banget bat!, Gue sepupunya yakali gue selingkuh sama bule jadi jadian ini!" Ucap Axel pergi semua terkekeh.


"Oiya sayang aku mungkin tidak membawa kado yang meriah tapi mungkin kamu akan suka." Ucap Marisa tersenyum.


"Aku ngga perlu mewah cukup kamu selalu disini!" Ucap Ryan tersenyum juga.


"Emm ini!" Ucap Marisa menyerahkan amplop besar bertuliskan RS. Bunda dan Anak.


Karena Ryan penasaran ia pun membuka isi dari amplop tersebut, setelah tau isinya ia terkejut lalu menangis bahagia. Sesosok gumpalan kacang dirahim sang istri.


"Sayang ini?? Ini beneran anak aku?" Tanyanya bahagia dan Marisa hanya mengangguk mengusap air mata yang jatuh.


"Sayang ini Dady, kamu baik baik ya sama Mommy kami menantimu!" Ucap Ryan tak henti hentinya menangis bahagia.


"Iya Dady, Tunggu aku ya!!" Balas Marisa menirukan suara anak anak. Ryan yang mendengarnya tersenyum lalu memeluknya lagi.


"A... Sosweet.." Timpal yang lain Ryan dan Marisa hanya menanggapinya dengan senyumann.


"Aduh jadi pengen deh kek gitu. Ngga nyangka sikutub bisa romantis gitu." Ucap Vany memegang pipinya.


"Kamu mau? Kalau mau besok ikut aku ke KUA." Ucap Fahri bangga mendapat pelototan dari Vany.

__ADS_1


"Hmm tau si Ice Man kek gitu dulu gue pepet dah!" Ucap Diva dipelototi Rakha.


"Ehh ngga ngga Kha, gitu doang baper!" Ucap Diva lalu memakan kue.


"Selamat ya sayang, selamat jadi orang tua!!" Ucap Mama, Papa dan Mama mertua kami mengangguk.


Hingga pukul 00.00 tamu akhirnya pulang semua pulang ke rumah masing masing.


"Aku bahagia banget, akhirnya penantianku tercapai juga. Ini jenis kelaminnya apa Gil?" Tanya Ryan.


"Baru 3 minggu kok tanya jenis kelamin aku mana tau, ada ada aja!" Ucap Marisa kesal sedangkan Ryan cengengesan.


"Yaudah yuk tidur kasian baby nya!" Ucap Ryan lalu Marisa mengangguk.


"Oiya Verr, aku lupa kalo aku hamil sekolahku gimana?" Ucap Marisa.


"Kalau aku saranin ngga usah sekolah aja lagi pula kan IQ mu tinggi!" Ucap Ryan tersenyum.


"Tapi aku pingin sekolah!" Ucap Marisa sedih.


Ryan menghembuskan nafas panjang.


"Gini kalau udah lewat 2 bulan kamu boleh sekolah tapi jangan cape cape oke?" Tanya Ryan Marisa pun setuju.

__ADS_1


__ADS_2