Cinta Leader Black Swan

Cinta Leader Black Swan
Eps 13~Penghancuran Raisa


__ADS_3

Gue berangkat mengendarai mobil kesayangan gue, meluncur menuju sekolah, kali ini gue hanya membawa jarum berisi racun dan ada yang obat bius bukan pistol karena lebih berbahaya.


Setelah sampai gue turun lalu masuk kelas tanpa menghiraukan omongan tetangga kelas.


-Kelas-


"Weeee goodmorning girl. I'am so happy!!" Ucap gue berteriak mengagetkan sahabat gue.


"Hoee kamvrett lo dateng kagak salam main nyelonong treak tereak lagi!!" Ucap Stevany ngegaz.


"Buehehehe sans dong jan ngegaz. Ngantin Kuy!!" Ucap Gue membuat mata para sahabat berbinar.


"Weee demen gue kuy capcus!!" Ucap Diva.


"Wee lo div, kata kata kantin aja sinyal lo 4G!" Ucap Nadine membuat Diva cemberut.


"Ihh yayangnya Fah..


"Woyy mau bilang sape lo!!" Ucap Stevany ngegaz.


"Ehh lupa Fahri kan punyanya Vany seorang, Buehehe." Ucap gue lalu meletakkan tas gue.


Kantin.


Brakkk...


"Ehh dasar lo ya dibilangin jangan dekat sama Dio eh kemarin malah mau pulang bareng Dasar Cabe!!" Ucap Raisa.


Gue karena geram langsung mencengkram Dagu Raisa.


"Udah gue bilang itu bukan gue yang mau tapi si Dio, lo sadar diri Raisa Amartabella!!" Ucap Gue geram lalu mendorongnya.

__ADS_1


"Frisslly lo ngga apa apa kan??" Ucap Dio tiba tiba datang.


"Ngga kok!" Ucap gue.


"Dasar cabe cabean!!" Ucap Raisa.


"Sekali lagi nona Raisa apa kamu masih belum berat ancaman saya kemarin??" Ucap Gue santai.


"Gue ngga takut!!" Ucap Raisa sombong.


"Oke itu pilihan lo!!" Ucap Gue lalu mengeluarkan ponsel dari saku gue.


Gue lalu menelepon papa gue untuk urusan Pekerjaan.


"Halo Papa, Papa sekarang dimana??" Ucap Gue ditelpon.


"Dikantor sayang ada apa??" Ucap Papa.


"Gini pa, apa Papa masih ingat kerja sama dengan perusahaan Amartabella??" Ucap gue.


"Iya sayang ingat!" Ucap Papa.


"Frisslly minta tolong dong Pa, tolong batalin dan Saham 50 % ambil lagi ya.." Ucap Gue menekan kata kata gue.


"Gampang itu mah, tapi kenapa?" Ucap Papa.


"Nanti dirumah Frisslly ceritain. Yaudah Dahh Papa Frisslly sayang papa muach.!" Ucap gue lalu menutup telpon.


"Oke nona sekarang selesai siap siap bangkrut ya. See you!!" Ucap gue lalu pergi.


_____________

__ADS_1


"Slly kemaren siapa??" Tanya Dio yang ada dikantin.


"Kemaren yang mana??" Ucap gue.


"Yang ngagetin lo waktu Video call sama gue!!" Ucap Dio.


"Emang kenapa??" Tanya gue tersenyum.


"Ng-Ngga papa cuma nanya!!" Ucap Dio gugup.


"Hahaha cemburu ya lo!!" Ucap Gue meledek.


"Dihh sape juga yang cemburu!!" Ucap Dio memalingkan wajahnya.


"Buahaha itu kemaren Rangga ngagetin gue." Ucap Gue lalu tersenyum.


"Yaela gue kira sapa, kalo bukan sahabat sendiri dah gue tonjok tu anak!!" Gumamnya pelan.


"Wee apa kata lo??" Ucap gue.


"Kagak tadi ada angin lewat muehhe!!" Ucapnya cengengesan.


"Angin mah selalu lewat atu bambank!!" Ucap Gue santuy.


"Canda doang Slly." Ucap nya menoel hidung gue.


"Ihh jail lo!!" Ucap Gue.


"Ehmmm sahabat dilupain nih pada!!" Ucap Vany, Nadine, Diva, Rangga, Rakha dan Fahri.


"Ye apaan sih!! Dah sono lu jauh jauh sama gue!!" Ucap Gue pada Dio. Tapi Dio malah mempererat genggaman ditangan gue.

__ADS_1


"Woyy tangan loo!!" Ucap Gue salting.


"Ngga usah salting gitu dong, makin cantik nih Hahhaha!!!" Ucap Dio


__ADS_2