
Hari ini setelah gue cek up di rumah sakit, luka gue sudah sembuh total. Jadi gue bebas melakukan apa yang gue mau. Saat ini gue masih ada di sekolahan.
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Saat ini gue, Vany, Nadine, Diva, Ryan, Fahri, Rangga, Kak Dio dan temannya gue ngga tau hahaha ada dikantin.
"Eh gue denger denger nanti ada murid baru loh, katanya cewe cakep." Ucap Fahri mendapat tatapan tajam dari Vany.
"Awas kalo lo macem macem, gue potong punya lo!!" Ancam Vany membuat semua tertawa.
"Hahaha mam*us lo Ri,." Ejek Ryan.
"Ehh nggak nggak bercanda doang kok, jangan marah ya sayang kuu" Rengek Fahri membuat semua terkekeh.
"Lo tau dari mana, Ri?" Tanya Dio.
"Pepet teros bang!!" Sindir gue.
"Yaela dek, ngga mau apa lihat abangnya bahagia, tuh disamping abang si dingin dah kode kode tu!!" Ucap Dio menyenggol tangan Ryan.
"Paan sih bang!" Ucap Ryan mengalihkan pandangannya.
____________________________
Dikelas.
"Nah anak anak hari ini kita kedatangan murid baru, dia pindahan dari sekolah Nusa Bangsa. Silahkan Nak perkenalkan namamu." Ucap Bu Dewi Walas Mipa 5.
Segerombolan geng cewek berpenampilan cabe cabean. Eh maksudnya author, memakai seragam pres Body, Rambut Panjang, make up tebal dan kelihatannya sih emang cabe 12K dapat 12 Kg cabe!.
"Perkenalkan nama gue Stela Francsisca." Ucap nya yang dibuat manja manja.
__ADS_1
"Kalo gue Fia Faranindya." Ucap nya lagi ketus.
"Gue Amara Feronicca." Ucapnya Dingin.
"Gue Misicha Fabiratdinaya." Ucapnya centil.
"kalo gue Nichole Fanaya. Panggil kami F Five!" Ucap Yang terakhir dengan anggunnya.
Kalo kek gini abang gue mana mau!! Batin gue menatap jijik kearahnya.
"Hahhaa dasar cabe cabean!!
"Pulang aja lo, sok kecentilan.
"Haha bahan bully bullyan nih!.
"Nanti paling juga berantem sama Frisslly dkk.
Gue menahan tawa saat Fahri menggidikan bahu jijik.
"Hahaha gimana Ri? Cantik ngga ??" Ucap Gue meledek.
"Dibandingin sama Vany ya 1 : 1000 ini mah. Hih cabe!!" Ucap Fahri.
"Hahaha kasian abang lo tuh Slly, et dah tuh si Ryan dingin banget bat kek es batu aja!" Ucap Diva membuat gue tersenyum.
"Idaman tuh!" Gumam gue pelan.
"Apa lo bilang?" Tanya Rangga yang sedikit mendengarnya.
"Emm itu.. itu.. an.. anu.. Eh lo mau makan ngga gue teraktir Nih!!" Ucap gue lalu semua bersorak gembira.
__ADS_1
Nampak Dio dkk mendekati meja gue sambil melepas genggaman tangan dari Stela. Lalu Dio duduk sambil mencium kening gue.
"Apaan sih lo!! jangan pegang pegang gue!! Gue alergi Cabe!" Umpat Dio.
"Apaan sih kak, gue sayang sama lo tau!" Ucap Stela bergelayut manja.
"Pacar lo bang?" Tanya gue menahan tawa.
"Idih ogah, cantikan kamu kamana mana!" Ucap Dio mengecup kening gue.
Nampak kekesalan di wajah Stela. Ia pun menghentakkan kakinya lalu berbalik ingin meninggalkan Dio tapi sebelum itu..
"Awas lo!! Gue ngga akan biarin hubungan kalian bahagia!!" Umpat Stela lalu Stella dkk pergi semua tertawa lepas.
"Hahaha dasar cabe!! Gimana mau ngga bahagia orang kita adek kakak. Gila tuh orang!!" Ucap Dio tertawa.
"Kasian bang!!" Ucap Ryan menggoda Dio.
"Idih kalau lo kasian sana pepet sendiri gue mah ogah!!" Ucap Dio bergidik ngeri.
"Hahha ngga liat apa tadi wajah nya Ryan dingin banget!" Ucap gue menatap Ryan yang sedang tersenyum.
"Hahaha kan gue udah punya calon jadi jaga hati dong ye ngga bang!!" Ucap Ryan.
"Emang siapa calon lo!" Tanya gue.
"Belum tau juga sih gue dijodohin!!" Ucap Ryan sedih.
"Yaela nasib lo sama kek gue huaa!!!" Ucap gue menangis!!
"Yaella de!!" Ucap Dio menenangkan.
__ADS_1