Cinta Leader Black Swan

Cinta Leader Black Swan
Eps 35~Tontonan Ngeri.


__ADS_3

"Verro!" Panggil Gue.


"Kenapa sayang?" Jawab Verro tersenyum.


"Yuk Markas, langsung belok aja ngga usah ganti baju, disana udah ada kok!" Ucap gue lalu Verro mengangguk.


___________


Markas.


Author POV.


"Kamu pake ini aja ya! Kamu bisa berantem kan?" Tanya Gilsha.


"Bisa sih dikit dikit." Jawabnya memakai celana levis dan kaos hitam.


"Oke nanti bantu aku, eh ngga usah deh. Nanti kalo kena, aku juga yang repot. Kamu Nonton aja!" Ucap Gilsha.


"Lah ngeremehin yaudah aku sniper aja!" Ucapnya lalu Gilsha mengangguk.


Setelah ganti baju Gilsha dan Verro pun menghampiri Zeka.


"Kakak Ipar!" Panggil Gilsha sambil tersenyum.


"Eh Frisslly lo jadi ikut nih?" Ucap Zeka, Gilsa mengangguk.


"Iya nih adek kamu katanya mau jadi sniper aja, kasih senjatanya gih!" Perintah Gilsha ke Cristine.


"Baik queen!"


"Wee.. kampret lo mau ikut kalo kenapa napa gimana! Kasian istri lo!" Ucap Zeka kesal.


"Yaella bang kan gue-...


Brakk!!!

__ADS_1


"Sembunyi!!" Teriak Gilsha pada Verro.


Semua anggota BS pun sudah mengumpul didepan di samping dan dibelakang semua terkepung.


"Siapa lo beraninya datang kekandang singa!" Ucap Gilsha dingin.


"Hahahaha Gue?? Lo mau tau?? Gue adalah sang pembalas dendam dari orang yang lo bunuh. Leader kami!" Ucap Orang tersebut.


"Lisa.." Gumam Gilsha.


"Serang!!!!"


Dor.. bugh.. plak... bugh... bagh.. srieett..


Anak buah mereka telah berhasil dilumpuhkan anak buah BS giliran Gilsha.


Gilsha melompat menengahi anggota lalu menotok bagian syaraf nya.


"Lo salah lawan tuan! Gue bunuh leader lo karena ia akan membunuh kakak gue!" Perucapan Gilsha lalu menonjok mukanya.


"Ah.. kau iblis.. wanita iblis stop!!" Teriaknya saat Gilsha menyayat tangan tangannya hingga tulang dan daging terpisah darah muncat mengenai rompi Gilsha.


"Tak ada kata Stop didalam peperangan!" Ucap Gilsha cepat sambil menggores gores muka orang itu dengan pisau berkarat.


"Weq istri gue ganas bener dah! Gini kalo nanti punya anak trus dijadiin Mafia gimana nasip Papanya! Batin Verro bergidik ngeri.


"Masih mau main main atau selesai!?" Tanya Gilsha tersenyum kemenangan.


"Stop saya mohon, saya akan mengabdi dengan anda!" Ucap orang itu.


"Cih.. gini tadi ngancem gue! Siapa nama lo!?" Ucap Gilsa kesal.


"Aldo!" Jawabnya pelan.


"Dino, Kak Zeka, Cristine, bantu gue!!" Teriak Gilsha seketika Dino, Zeka, dan Cristhine menghentikan permainan sayat menyayat mereka.

__ADS_1


"Paan sih ganggu aja! Ngga liat lagi main apa!" Ucap Christine kesal.


"Ih tau! Nih urus. Eh maksud aku Urus sembuhin bukan malah dihabisin. Dia ngaku kalah. Terus anggota yang masih ada jadikan anggota BS." Ucap Gilsha lalu melepas topeng.


"Woy hentikan!! Leader kalian telah menyerah! Kalian ikut mengabdi atau mati!" Teriak Gilsha dingin.


Siapa itu, cantik banget.. Gumam Anggota DB.


"Gue Frisslly Leader BS, satu pertanyaan lagi. Ingin mengabdi atau Mati!" Ucap Gilsha sekali lagi.


"Ampun Queen kami ikut mengabdi!" Ucap Anggota DB.


"Bagus, yang luka minta diobati Dr. Mega sekarang!" Ucap gue lalu mendekati Verro.


"Gimana sayang, bagus ngga tontonan nya?" Tanya gue menahan tawa.


"Bagus gimana orang gue ngeri, nanti anak aku kamu suruh ikut mafia, gimana nasib sang papa!" Ucapnya lirih.


"Hahahaha ya ngga gitu juga lah. Gue juga ngga bakal biarin mereka jadi ganas, cuma bisa pake pistol, berantem sama sniper aja ngga sayat menyayat!" Jelas gue tersenyum.


"Yaudah deh kamu memang Mama the best!" Ucap Verro memeluk gue.


"Hahaha lebay deh!" Ucap gue.


"Lo Slly lo udah Nikah?" Tanya Bara tiba tiba mengkagetkan gue dan Verro.


"Ih lo itu dateng ngga salam mau gue bunuh!!" Ucap gue dingin.


"Hehehe sory mendadak!" Ucapnya cengengesan.


"Mendadak pala lo! Ya gue dah nikah. Nih sama adeknya Zeka!" Ucap gue tersenyum.


"Oh gitu kok gue ngga diundang?" Tanyanya lagi.


"hemm gue kan masih sekolah jadi ngga diadain pesta nanti kalau udah lulus gue undang lo lo pada!" Ucap gue panjang lebar lalu pulang.

__ADS_1


__ADS_2