
"Yaudah semoga langgeng terus ya.." Ucap Mak kantin.
"Hmm makasih bu!" Ucap Frisslly melanjutkan makan.
Setelah kepergian mak mak kantin, tiba tiba Fans nya Frisslly dan Ryan datang ke kantin.
"Ka Frisslly...
"Ka Ryann...
"Minta Foto dong!!"
"Minta WA aja deh.
Senyum jahil ada dipikiran Frisslly.
"Adek adek mau sama kak Ryan?" Tanya Frisslly anak cewek pun berteriak kegirangan.
"Mau!!!!!!!"
"Yaudah sana deketin!!" Ucap Frisslly membuat Ryan membelalakan mata karena para cewe centil mengerubunginya.
"Slly tolongin gue napa malah di biarin!" Ucap Ryan kesal.
"Hahaha maaf, tuh nikmatin aja sama adkel. Aku mau pergi Dadah!!" Ucap Frisslly namun terhalang oleh Fans Frisslly.
"Hayo kakak mau kemana!"
Aduh senjata makan tuan gue!!"
"Hehe kakak mau ke toilet bentar kalian sama kak Ryan dulu ya!" Ucap Frisslly ngeles lalu kabur.
_________________
"Huft et dahh... gila tuh anak sepuluh gitu amat liat kakel nya herman eh heran gue!" Ucap Frisslly ngos ngosan karena berlari.
Frisslly pun menuju lapangan dari pada ke kantin lagi bertemu dengan tuh anak anak kelas 10 bisa kelar nanti!!.
Namun pada saat melewati gudang ada seseorang yang mendekapnya dengan sapu tangan.
__ADS_1
"Emmm..leps..." Teriak Frisslly, dia membawanya di gudang lalu melepas sapu tangannya.
"Mau apa lo!" Ucap Frisslly agak takut karena dia sudah tak bisa terlalu banyak gerak.
"Hehehe ngga apa apa gue mau main sama lo!" Ucap Seseorang tersebut, dia anak dari keluarga bermarga Alexander.
"Nggak lepasin gue hiks..." Ucap Frisslly.
"Tenang aja gue ngga akan nyakitin lo!" Ucap Ziko.
Ditempat lain.
"Kok kayak suara Frisslly ya?" Ucap Dina memberhentikan langkahnya didepan gudang.
"Halah ngigo palingan gue, tapi penasaran juga!" Ucap Dina sendiri lalu memanjat untuk melihat digudang. Betapa terkejutnya Dina saat sahabatnya ditindih oleh kakel kelas 12 yang populer.
"Frisslly!!" Dina cepat cepat menghubungi Ryan namun panggilan selalu dialihkan.
Nomor yang anda tuju sedang dalam panggilan lain coba... Suara Operator.
"Cih operator banyak bacotttttttttt*!! Ayo dongg Yan angkat!!" Umpat Dina khawatir hingga 10 panggilan
Tak lama telpon diangkat oleh Dio.
"Hallo kak, sekarang kakak ke gudang cepetan kasian Frisslly!" Ucap Dina ditelpon.
"....."
"Cepetan!!! Nanti gue jelasin sekarang cepet kesini!!" Bentak Dina.
"....."
"Hmm.. tut!!"
Dina menunggu kedatangan Dio sambil mondar mandir didepan Gudang.
_______
Didalam gudang, Frisslly hanya bisa menangis karena ia takut jika ia memberontak akan terjadi apa apa pada bayinya.
__ADS_1
"Lepasin gue, gue mohon jangan...!!" Ucap Frisslly dengan berderai air mata.
"Hahaha nggak akan lo akan jadi milik gue..!!" Ucap Ziko melanjutkan aksinya.
tepat pada waktunya, Ryan mendobrak keras pintu gudang hingga terbuka. Ziko pun melepas Frisslly yang sedang ketakutan.
"******** Kau dasar Sialann*!!!" Bentak Ryan menonjok pipi Ziko.
Bughh,, baghh!!! Ziko yang tak siap menerima bogeman tersebut langsung jauh tersungkur ke lantai. Tak lama Dio datang namun sebelum itu teman teman laki yang lain tak diperbolehkan masuk oleh Dio.
"Lo apain adek gue hah!! Bughh baghh!!" Bogeman beruntun didapatkan Ziko sampai Ziko pingsan.
Ryan mendekati Frisslly yang kacau bajunya telah robek, lalu rambutnya yang acak acakan dan lengannya berdarah.
"Sayang kamu ngga apa apa kan?" Tanya Ryan khawatir melihat Frisslly dengan tatapan kosong dan berderai air mata.
"Pergi jangan sakiti aku, aku mohon pergi!! Jangan pegang aku, ku mohon jangan lakukan.. Hiks hiks.." Teriak Frisslly kencang sambil memeluk lututnya.
Vany dkk, Ryan dan Dio terkejut atas perubahan Frisslly.
"Sayang ini aku jangan takut, ini Verronya Gilsha!" Ucap Ryan lembut lalu mendekati Frisslly.
"Nggak!! Pergi ku mohon pergi!!" Ucap Frisslly makin histeris.
"Ade.. ini abang de... kita ke rumah sakit ya!!" Bujuk Dio tapi Frisslly pun malah teriak ga jelas.
"Gini deh Yo, Yan kita aja yang Cewek biar nenangin nanti kita bawa ke RS, lo bawa baju ganti nggak?" Tanya Vany.
"Gue ada tapi sementara pake jaket gue aja dulu gue tunggu diparkiran!" Ucap Dio mengajak Ryan pergi, Ryan menatap Frisslly sendu dan menteskan Air mata.
"Slly ini kita, pake jaket ya biar ngga dingin!" Ucap Riri mendekat dan ternyata Frisslly langsung mengangguk.
Dipakaikan nya Frisslly langsung jaketnya Dio, Dan Vany teringat kalo biasanya Frisslly bawa pisau lipat jadi Vany mencarinya terlebih dahulu, karena ia berfikir nanti kalau dia berontak terus ngeluarin Pisaunya kan berabe.
"Lo nyari apaan Van?" Tanya Diva.
"Pisau lipatnya Frisslly lo tau ngga dimana?" Ucap Vany berbisik.
"Hmm di saku rok nya!" Ucap Nadine lalu mengambilnya tanpa sepengetahuan Frisslly.
__ADS_1
Setelah memakai jaket Vany dkk langsung menapah Frisslly masuk mobil lalu membawanya ke RS diikuti mobil Ryan dibelakang.