Cinta Leader Black Swan

Cinta Leader Black Swan
Eps 37~Rasa Aldo.


__ADS_3

"Verr, aku mau ke markas bentar ngecek kemaren yang jadi korban aku." Ucap gue.


"Oke mau aku antar?" Tanya Verro gue menggeleng.


"Yaudah aku berangkat ya bye bye sayang!!" Ucap gue mencium pipinya lalu tersenyum.


"Gil!!" Panggil Verro.


"Apa?" Ucap gue.


"Hati hati!!" Ucapnya tersenyum begitu juga gue.


____________


"Black Swan I'am here!!" Teriakku bangga lalu masuk.


"Siang queen!!"


"Siang Miss!"


"hmm, dimana Aldo?" Tanya gue pada anggota DB(Dark Blood).


"Ada diruang rawat Queen!" Jawabnya gue hanya menangguk.


Gue pun berjalan menuju Ruang rawat dilantai dua. Lalu masuk bertemu dokter Mega.


"Dokter gimana apa ada masalah?" Tanya gue pada dokter Mega.


"Sejauh ini pasien yang luka sudah membaik kecuali 1 pasien yang memiliki luka ditangannya!" Jelas Mega.


"Humm apa aku bisa melihatnya?" Tanya gue lalu Mega mengangguk.


_________

__ADS_1


Melihatnya gue merasa prihatin dengan kondisi lenganya pasti sakit. ditambah lagi goresan goresan yang ada diwajahnya. Huh melelahkan kenapa aku kasih dia luka begitu Bodoh!!.


"Kakak Ipar!!" Teriak gue memanggil Zeka.


"Hobby banget teriak teriak, ada apa?" Tanya Zeka.


"Ikut gue ngecek luka nya Aldo Prihatin gue!" Ucap gue lalu Zeka mengangguk.


Gue dan Zeka berjalan mendekati Aldo, memang wajah nya ganteng tapi ngga seganteng Ryan.


"Gimana kondisi lo!" Ucap Gue dingin.


"Eh Queen, lebih baik kok!" Ucapnya tersenyum paksa.


Gue lalu jongkok didepannya.


"Sini lihat luka lo!" Ucap gue dingin dan datar.


"Jangan gini Queen." Ucap Aldo.


Aldo pun menunjukan luka pada lengannya, gue hanya tersenyum simpul melihatnya.


"Kak bisa ambilin tanaman obat yang ada dihalaman?" Ucap gue Zeka pun mengangguk.


Tak lama Zeka kembali sambil membawa daun daunan yang gue minta. Dengan cepat gue ambil lalu mengeluarkan getahnya.


"Lo yakin mau ngobatin ini sendiri?" Tanya Zeka.


"Kenapa ngga percaya? Mau coba? Sini gue cobain tapi sebelum itu kita main sayat sayatan dulu!" Ucap gue terkekeh. Zeka hanya bergidik ngeri.


"Tahan!! Agak Perih!!" Ucap gue lalu Aldo mengangguk.


Dingin sih dingin tapi tetep perhatian, cantik lagi.. Gumam Aldo dalam hati.

__ADS_1


"Aww... sakit queen!!" Teriak Aldo.


"Cih lemah lo! Ngga laki lo!" Ucap Gue.


"Ini tumbuhan apa sih perih banget!" Ucap Aldo lagi.


"Daun kematian!" Ucap gue dingin membuat Aldo pucat.


"Hahahaha nggak, ini namanya apa ya.. Setauku sih yodium tapi ngga tau juga!" Ucap gue sambil berfikir.


Bat kalau ketawa cuantik banget bat!!


"Nah dah selesai paling 5 hari sembuh!" Ucap gue lalu berdiri.


"Queen!!" Panggil Aldo.


"Why?" Jawabku singkat.


"Makasih!" Ucap Aldo tersenyum begitu juga gue.


"Do, gini ya gue mau ngomong sama lo, Andaikan saja lo berpikir 2 kali sebelum bertindak, lo ngga akan masuk kandang singa dan dapat luka kek gini." Ucap gue dingin kembali.


"Maaf saat itu saya sedikit emosi mendengar leader kami tiada!" Ucap Aldo menunduk.


Gue mengkode Zeka agar menjelaskannya, karena jika gue sendiri entah gue bisa menahan emosi atau tidak lalu gue pergi. Seakan paham Zeka menjelaskannya.


"Ngga usah terlalu formal, Lo gue aja! Asal lo tau Queen ngelakuin ini bukan untuk kesenangan geng kita Do. Queen melakukan ini hanya karena ada masalah sehingga terpaksa membunuhnya saat itu juga asal kamu tau, Quenn mendapatkan luka tembak ke dua kalinya karena Lisa hingga koma 1 minggu!" Ucap Zeka menjelaskan.


Aldo melongo tak percaya.


"Dan untuk Queen tidak membunuh lo itu karena lo cuma orang suruhan, dan hanya memberi lo luka itu pun dia merasa bersalah lalu ngobatin luka lo. Jadi jika lo berfikir mau balas dendam pikir 2 kali atas apa yang diberikan Queen." Jelas Zeka lagi.


Aldo nampak meneteskan air mata.

__ADS_1


"Gu.. Gue salah menilai Queen, ternyata dia orang baik. Maaf in gue ya Ka!" Ucap Aldo sendu.


"Humm.. tapi minta maaf lah dengan Queen jika dia kembali ke markas!" Ucap Zeka diangguki oleh Aldo


__ADS_2