Cinta Leader Black Swan

Cinta Leader Black Swan
Eps 42~Kejutan!!!


__ADS_3

Author POV.


Dan pada hari ini pula Ryan mengajak Mila untuk jalan jalan. Selagi menyetir Ryan merasakan hawa tak sedap ia pun menoleh ke kanan dan ke kiri matanya terhenti didepan toko roti.


Cittt.. Suara Mobil berhenti mendadak.


"Kenapa kak kok belhenti?" Tanya Mila penasaran.


Astaga tuhan cobaan apa lagi ini. Batin Ryan melihat Istrinya berduaan dengan orang lain sedang memakan donat. lalu masuk mobil.


"Kak kok ngelamun sih!" Ucap Mila agak keras.


"Eh kenapa Mila?" Ucap Ryan baru tersadar.


"Kenapa belhenti?" Tanya Mila.


"Ngga apa apa kita jalan lagi ya?" Ucap Ryan


Lalu Ryan mengikuti mobil yang membawa istrinya hati nya terasa sesak. Saat tau mobil itu berhenti dihotel paling mewah dikota itu.


Air matanya pun menetes, tanpa sepatah kata apa pun ia keluar menggendong Mila lalu mengikutinya masuk. Sebelum itu, ada yang mendekap hidung nya dengan sapu tangan hingga pingsan.

__ADS_1


Lalu beberapa saat kemudian ia membuka matanya, tangannya dan kakinya diikat di kursi, ia hati kecilnya sungguh terasa sakit melihat wanita yang ada didepannya sambil membawa pistol.


"Sayang apa yang akan kamu lakukan padaku?" Ucap Ryan sendu.


"Menurut lo gue mau ngapain bawa pistol?" Ucap Marisa dingin lalu mengelus muka Ryan dengan Pistolnya.


"Kamu berubah Gil, kamu bukan Gilsha yang aku kenal dulu. Kamu berubah!" Ucap Ryan penuh air mata.


"Memang dan ini saat nya!" Ucap Marisa.


Ryan menutup matanya tak mau melihat istrinya lagi.


Dorr. Satu peluru diluncurkan keatas.. Pencahayaan pun yang tadinya gelap menjadi terang.


Apa aku sudah di surga ya? Batin Ryan.


"Happy Brithday to you.. Happy birthday to you.. Happy birthday.. happy birthday.. happy birthday to youu... selamat hari tambah usia sayangku!!" Ucap Marisa berteriak diikuti yang lain, yang telah keluar di persembunyian. Mendengar nyanyian itu Ryan pun membuka matanya.


Ia terkejut melihat Orang yang ia sayangi masih ada di depannya dan selama ini sikapnya yang dingin hanya untuk membuat kejutan olehnya.


"Gimana bagus ngga Akting aku??" Tanya Marisa sambil membuka tali.

__ADS_1


Ryan dengan cepat memeluk gue.


"Udah, nih tiup lilinnya jangan lupa berdo'a masa diginiin istri 3 minggu aja dah mellow!" Ejek Mama Belle.


"Tiup lilinnya tiup lilinnya tiup lilinnya sekarang juga...


Ryan pun melepas pelukannya lalu Marisa tersenyum, Ryan pun memejamkan matanya lalu berdo'a.


Ya tuhan hamba hanya ingin, orang yang aku sayang bahagia. Semoga mereka bisa bahagia seperti ini tuhan, dan tolong jangan pisahkan kami apapun yang terjadi. Ucap Ryan dalam hati lalu meniup lilinnya.


Prok prokk... prokk..


"Loh kalian semua disini juga?" Tanya Ryan melihat semua sahabatnya.


"Hehehe iya yan sory kita semua bohongin lo. Kita cuma bantuin istri lo doang Sory ya." Ucap Fahri lalu Ryan memeluknya.


"Makasih semuanya terutama istri kesayangan gue. Maaf sayang kemarin aku ngelakuin hal yang seharusnya ngga kita lakuin saat itu!" Ucap Ryan menunduk.


"Ngga apa apa aku tau kamu emosi, tapi seru kan Akting aku?" Tanya Marisa lalu tertawa.


"Banget sampe aku mau bunuh diri!" Ucap Ryan kesal. Marisa hanya tertawa.

__ADS_1


"Yaudah kita duduk sambil makan hidangan ya.." Ucap Ryan lalu duduk mendapatkan semua do'a dari kekuarga dan sahabat.


__ADS_2