Cinta Leader Black Swan

Cinta Leader Black Swan
Eps 31~Luka tembak kesekian kali


__ADS_3

Hari ini gue sudah mendapat janji untuk jalan jalan di taman bersama Ryan.


Gue berjalan dengan candaan nya, begitu juga Ryan yang tampak bahagia dengan suasana yang ada hingga seseorang mengusik kebahagian itu.


"Slly gue mau jujur sama lo!" Ucap Ryan memegang tangan gue.


"Entah sejak kapan, rasa ini hadir dengan sendirinya, gue tau mungkin lo juga merasakannya. Gue sayang sama lo, Lo mau jadi seseorang satu satunya yang mengisi hati gue?!" Ucapnya mengecup tangan gue.


"Yan, sekarang gue sadari entah sejak kapan pula gue sayang sama lo. Rasanya baru sebentar gue kenal lo, tapi rasanya gue udah lama kenal sama lo bahkan ada ikatan diantara kita. Gue mau jadi pacar lo!" Ucap gue tersenyum lalu Ryan memeluk gue dengan erat seakan tak mau melepas gue.


Tiba tiba seorang wanita datang mengacaukan segalanya.


"Gue benci sama lo! Ngga ada yang boleh sama Ryan, jika gue tak bisa memiliki lo, lo harus mati!!" Ucap Mira mencondongkan Pistol ke arah Ryan.


Mira adalah teman gue juga Ryan yang telah menyimpan rasa sejak dulu namun selalu ditolak Ryan hingga dia dendam.


"Apaa maksud lo Mir, sadar banyak laki laki disana yang jauh lebih baik dari pada gue!" Ucap Ryan yang sedari tadi menelpon polisi segera datang firasat buruk menghantuinya.


"Hahaha gue ngga mau liat lo bahagia selamat tinggal. Dorr!!!" Satu tembakan diluncurkan Mira namun Ryan tak merasakan apapun karena ia juga menutup mata, ia pun membuka matanya.


Betapa terkejutnya dia seseorang yang ia sayang lagi lagi mendapat luka tembak dibagian perut.

__ADS_1


Untung saja polisi bergerak cepat saat polisi tau Mira sedang ketakutan karena yang ia tembak bukan Ryan melainnkan Frisslly yang melindungi Ryan. Dengan Sigap ditangkapnya Mira untuk ditinjak lanjuti Polisi.


"Marisa sayang tahan ya.." Ucap Ryan menggendong Marisa masuk mobil lalu melajukannya ke RS terdekat.


_________♥♥.


"Dokter, Suster tolong cepat!!" Teriak Ryan sambil menggendong Marisa lalu meletakkan nya dibrankar.


Dengan cepat suster mendorong brankar menuju UGD. Dan segera ditangani dokter.


"Maaf ya tolong tunggu di luar dokter sedang melakukan tindakan!" Ucap Suster.


"Tolong lakukan yang terbaik sus." Ucap Ryan Panik.


_________


Ryan mengacak rambut frustasi. Karena ke egoisannya Marisa sekarang yang kena imbasnya. Ia pun lalu mengeluarkan ponselnya lalu menelpon Mama dan Papanya.


"Hallo! Mama, Papa cepat ke RS, Harapan. Sekarang!!. Marisa dapat luka tembak lagi!!" Teriak Ryan dari hp.


"Kok bisa!!" Ucap Bella tak kalah terkejut.

__ADS_1


"Ceritanya panjang cepat kesini!" Ucap Ryan lalu mematikan sambungan sepihak, beralih ke tante Alizabete.


*


"Halo ada apa nak?" Tanya Alizabete dari seberang.


"Hallo tante, sekarang tante kesini ya, cepat. Marisa dapat luka tembak lagi." Ucap Ryan lemas.


"Astaga Marisa. Papa.. kamu sekarang ada di mana?" Teriak Alizabete khawatir.


"Rumah sakit harapan, Cepat tante.." Ucap Ryan lalu telpon terputus.


**


"Papa.. cepat pa kita ke RS, anak kita dapat luka tembak lagi pa.. hiks hiks.." Teriak Alizabete pada Alex.


"Ha?? Oke oke kita kesana sekarang!" Ucap Alex menggendong Mila dan memanggil Dio.


"Papa. Papa kak Malisa kenapa?" Tanya Mila.


"Mila sayang, kakak lagi sakit do'a in ya.." Ucap Dio.

__ADS_1


"Huaa... kak Malisa... Huaa.. ayo cepat Papa Huaa.." Teriak Mila histeris.


__ADS_2