Cinta Leader Black Swan

Cinta Leader Black Swan
Eps 36~Rencana yang telah diketahui.


__ADS_3

"Gue tau kok kalo lo ngga suka sama Frisslly dkk." Ucap seseorang disamping pintu.


"Siapa lo!" Tanya Stela terkejut.


"Santai dong, jadi cewek jangan galak. Gue Raisa!" Ucap perempuan itu siapa lagi kalau bukan Raisa dkk.


"Ngga usah basa basi! Apa mau lo!" Ucap Fio.


"Gue cuma mau menawarkan kerja sama doang kok! Gue punya dendam sama Frisslly. Gue yakin lo juga!" Ucap Raisa.


"Iya apa kalian mau gabung?" Ucap Nara menyahuti.


"Oke, apa rencana lo?" Tanya Stela.


"Gue sih mau nya Frisslly mati! Karena dia udah bikin perusahaan papa hancur!" Ucap Raisa.


"Eng ngga walaupun gue benci sama dia tapi gue ngga mau bikin orang mati." Ucap Amara dan diangguki oleh yang lain.


"Terserah tapi itu yang gue mau!" Ucap Raisa tersenyum licik.


Tanpa ia sadari sedari tadi seseorang dibalik pohon besar sedang merekam kejadian tadi. Ya memang Raisa licik namun ia sedang berurusan dengan kancil yang lebih cerdik.

__ADS_1


Prokk... prokk... prokkk..


Suara tepuk tangan bersama orang nya keluar dari persembunyian bersama kawan kawannya.


"Wah bagus ada yang mau mencoba ngebunuh gue, ternyata!" Ucap Frisslly.


Muka Raisa mendadak pucat. Begitu juga Stela.


"Lo itu ya Ra, udah dibaikin sama Frisslly. Untung aja dia ngga nyuruh kepsek buat D.O lo!" Ucap Nadine.


"Apa hak lo bisa D.O gue?" Tanya Raisa memberanikan Diri.


"Woy dari mana aja lo selama ini. Sekolah ini sudah atas nama Frisslly dan Ryan!" Ucap Diva.


"Di dunia tak ada yang tak mungkin sayang. Ingat diatas langit masih ada langit lagi. Camkan itu!" Ucap Riri dan Dina.


"Udah lah terserah, kalo lo mau bunuh gue terserah gue ngga peduli, kita buat perjanjian gimana?" Tanya Frisslly dengan senyum Devils nya.


"Maksudnya?


"Gini deh kalo lo berhasil bunuh gue berarti gue kalah. Dan semisal lo gagal membunuh gue, Siap siap aja gue pastikan hidup lo gabakal tenang!" Ucap Frisslly dingin melepas aura membunuhnya.

__ADS_1


Semua yang ada disana sangat tercekat dengan aura tersebut, termasuk Ryan dan Vany yang pernah melihat Frisslly dengan ganas nya melawan tanpa ampun lawannya. Begitu juga si Raisa Dkk yang tau siapa Frisslly sebenarnya.


"Slly udah kita kekelas aja, Dari pada makin suram nih keadaan!" Ucap Ryan kepada Frisslly.


Frisslly menghembuskan nafas kasar lalu masuk kelas, dilampiaskan amarahnya melalui, meja paling belakang. Ia menonjok menendang hingga meja tersebut pecah dibuatnya, semua terngaga melihat Frisslly yang tak bisanya.


"Slly stop jangan sakitin diri lo!" Ucap Ryan lalu memeluk Frisslly.


Sedangkan Vany dan yang lain ingin membantu tapi malah dicekal Dio dkk.


"Apaan sih Ri, lepas in!" Ucap Vany mencoba lepas dari pelukan Fahri.


"Jangan dulu, biarkan dia tenang dulu. Nanti bisa bisa kamu yang kena tonjok Frisslly dia lagi emosi!" Ucap Fahri menenangkan.


Kembali ke Ryan dan Frisslly. Frisslly nampak tenang perlahan tubuhnya lemas lalu tertidur dipelukan Ryan.


Ryan pun mengelus tangan Frisslly yang terluka. Dan menyuruh yang lain mendekat.


"Frisslly udah tenang dia tertidur!" Bisik Ryan pada Dio.


"Yaudah taruh di UKS aja sekalian ngobatin tangannya!" Ucap Dio di angguki oleh Ryan.

__ADS_1


Ryan pun menggendong Frisslly ala Bridal Style menuju uks.


__ADS_2