Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter

Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter
episode 12


__ADS_3

Setelah mereka berbicara dan bercanda,


akhirnya Dika meminta Lia untuk ikut dengan nya untuk berkenalan dengan para sahabat nya yang sudah penasaran pake banget, untuk berkenalan dengan Lia.


"Ay,kamu mau gak kenalan sama para sahabat kakak, mereka ada di mobil, sama kakak di larang keluar ,biar mereka tak mengganggu kita"ucap dika sambil tersenyum ke arah Lia,


"Emang mengganggu kita ngapain kak,


boleh boleh saja Ayo kak,tapi Lia gak bisa lama lama ya ,soal nya lia harus bikin sarapan,"Jawab Lia sambil tersenyum ke arah Dika.


Akhirnya mereka pun berjalan ke arah mobil yang terparkir di sebrang rumah tempat Lia bekerja,


Dika pun mengetok ngetok kaca jendela mobil, karena pintu nya di kunci dari dalam,


tak begitu lama kaca jendela pun terbuka menampakkan wajah ke empat sahabat nya, dengan wajah terkejut nya dan itu membuat Lia tersenyum melihat kelakuan mereka semua.


"hey"suara Dika pun menyadarkan mereka semua,dan mereka pun berebut untuk keluar dari dalam mobil,


"Hay ,Lia kenalin nama aku Ervan,salam kenal,"ucap Ervan yang menang duluan berkenalan dengan Lia,


dan ketiga sahabat yang lain nya ,hanya menatap malas dan kesal ke arah Ervan yang bisa keluar duluan dari dalam mobil dan akhirnya menjadi orang yang pertama berkenalan dengan Lia.


"Hay juga,kak salam kenal juga,nama saya Lia,"jawab Lia sambil tersenyum dengan manis ke arah Ervan


yang membuat Ervan langsung pura pura jatuh,dan otomatis membuat para teman nya yang lain nya menyoraki nya.


dan itu membuat Lia menjadi sedikit ada rasa Malu, dan Dika pun menyadari nya,

__ADS_1


"hey kalian itu mau kenalan atau enggak,Lia gak punya waktu buat ngeladenin kelakuan kekanakan seperti ini,"ucap Dika yang membuat para sahabat nya berhenti bercanda,


"maaf,ya ,Lia makannya kamu jangan tersenyum terus ,soal nya senyum kamu manis banget,takut nya kita semua juga naksir sama kamu bisa bisa kita di kirim ke kutub selatan tuh sama laki laki yang ada di sebelah kamu,dan kenalin nama aku Riko,"


ucap Riko,yang membuat semua yang ada di situ tertawa mendengar apa yang Riko bicarakan.


"Maaf ya, Lia mereka memang suka gitu gak ingat umur kalau udah bercanda,dan kenalin nama saya Leon, sahabat nya Dika,dan saya mau bilang terimakasih sama kamu karena udah bisa mencairkan hati es kutub,salam kenal ya."


Lia pun tersenyum dan menjawab,"salam kenal juga kak,"


"dan kenalin nama saya David,saya cowok paling ganteng di antara mereka,"ucap David sambil menaik turun kan alis nya,


dan langsung mendapatkan pukulan dari Riko yang kebetulan paling dekat dengan David


"woy ingat anak bini di rumah,gue bilangin Ane baru tau rasa Lo,"ucap Riko sambil tertawa


Memang begitu lah mereka , kalau sudah berkumpul pasti gak akan pernah bisa di ajak serius,


akhirnya semua nya pun berpamitan kepada Lia dan mereka duluan masuk ke mobil ,


menyisakan Lia dan Dika berdua yang masih berada di luar.


"Ay,maaf ya atas kelakuan mereka ,emang mereka itu selalu segala di buat bercanda dan terimakasih udah mau dengerin ocehan mereka,"ucap Dika kepada Lia.


"Iya kak gak papa,malah Lia senang kok dan harus nya kakak bersyukur punya sahabat seperti mereka , mereka selalu ada di saat kakak bahagia maupun senang dan maaf Lia gak bisa lama lama soal nya Lia harus nyiapin sarapan,jadi Lia pamit masuk ke dalam dulu,"


ucap Lia sambil tersenyum,Dika pun membalas senyuman Lia dan mengangguk.

__ADS_1


"Li,kamu ngomong sama siapa barusan di luar,saya tadinya mau lihat keluar tapi malu, baru bangun tidur"tanya Bu Asti


"ayo tebak Bu, siapa yang datang,pasti ibu gak akan nyangka siapa yang datang pagi pagi kaya gini,"ucap Lia Sambil tersenyum membayangkan wajah Dika yang begitu tampan.


"Hey malah melamun, senyum senyum sendiri gitu lagi,kamu mikirin jorok ya,"tanya Bu Asti


"Ih,ibu mah mikirin jorok apaan sih,otak ibu aja yang ngeres,Lia mah masih polos ya gak tau soal gituan, Lia lagi Mikirin orang yang tadi datang,"ucap Lia sambil tersenyum cengengesan.


"Owh iya ,emang siapa yang datang,kok saya jadi penasaran kaya gini,"ujar Bu Asti sambil menampilkan wajah penasaran nya,


"tuan muda Dika bintang Anderson yang ganteng itu Bu "jawab Lia sambil membayangkan wajah Dika yang begitu sempurna dan enak di pandang.


..."Cie cie,ada yang mulai berpindah hati ni,emmm menurut saya mah, ya Li,mendingan kamu sama dia dari pada sama pacar kamu yang gak jelas itu "ucap Bu Asti sambil bercanda...


..."Ibu mah ih,Lia kan cuma bilang kak Dika ganteng, bukan Lia cinta sama dia,Lia gak punya perasaan apapun Sama kak Dika,Bu,"jawab Lia dengan tersenyum...


"Li , dengarkan saya ya, cinta itu gak bikin perut kenyang gak bisa buat beli kebutuhan hidup kamu,saya tau rezeki itu udah di atur tapi rezeki itu tetap harus kita cari dan tentunya harus ada jalan nya,


gak mungkin kan uang langsung turun dari langit,coba kamu pikirkan kembali andai kamu nikah sama Dika, pastinya mamah kamu pasti berhenti kerja kan,adik kamu bisa sekolah lagi,tapi kalau kamu nikah sama pacar kamu itu , apakah kamu bisa membantu ibu kamu, coba kamu pikirkan kembali mungkin ini itu takdir yang udah di tentukan untuk membuat kamu sekeluarga bisa tak bekerja lagi .


Mungkin nanti kalau kamu udah nikah sama Dika ,kamu bisa ngasih modal sama ibu kamu untuk membuka usaha,yang penting ada penghasilan dan tak bekerja seperti ini terus,memang kita sebagai wanita tak baik apabila matre hanya memikirkan harta,tapi kita juga harus realistis, kalau kita menikah tapi hidup kita malah lebih susah dari pada kita sebelum nikah ,lebih baik kita jangan dulu menikah,bener kan perkataan saya ,coba kamu pikirkan kembali ya ,Li, jangan pernah ngambil keputusan secara terburu-buru. pikirkanlah dengan baik baik, kayanya Dika beneran serius sama kamu,dia bela bela in kan pagi pagi begini datang kesini,kamu tau kan siapa Dika itu,


kamu udah cari di google kan informasi tentang dia,dia bukan orang biasa yang bisa pergi kapanpun untuk membuang buang waktu nya,tapi dia bela belain nemuin kamu kan mengorbankan waktu dia yang berharga,itu namanya pengorbanan,coba gimana dengan pacar kamu ,kamu udah 2tahun kerja di saya,dia di suruh untuk nemuin kamu pun tak pernah datang kan"


ucap Bu Astipanjang lebar .


Dan Lia pun hanya bisa mengangguk,dan membenarkan apa yang di katakan Bu Asti,apa dia harus mengorbankan cinta ,demi membuat ibu nya tak bekerja sebagai pembantu lagi,apa dia bisa menikah dengan orang yang sama sekali ia tak cintai.

__ADS_1


__ADS_2