Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter

Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter
episode 2


__ADS_3

Matahari sudah terbit di pagi hari,tetapi seorang laki laki masih bergelung di dalam selimut.


Tok tok ,, pintu di ketuk


dari luar kamar.


"Dik ,woy bangun Lo,itu sekertaris Lo udah nunggu di depan katanya Lo ada pertemuan penting jam 9."


Ervan terus saja menggedor gedor pintu kamar Dika.


Tak begitu lama keluar lah Dika dari dalam kamar masih dengan muka bangun tidur nya.


"Gue masih ngantuk ,gak bisa tidur semalam ,Lo bilang aja sama Linda suruh batalin pertemuan nya,dan kosongin jadwal gue hari ini,gue ada misi,"ucap Dika Sambil kembali ke kamar nya sambil menutup pintu nya,dengan keras.


"Woy Lo bisa pelan pelan kan tutup pintu nya kena muka gue ni,"teriak Ervan.


Ervan kembali ke ruang tamu , melihat Linda duduk Sambil Sibuk menata berkas berkas yang menumpuk.


"Lin,kayanya bos Lo gak akan keluar deh dari kamar nya,dia bilang suruh batalin semua jadwal nya hari ini."


Linda langsung terkejut dan menghempaskan badannya di sandaran sofa,, sambil mengusap wajah nya dengan kasar.


"Bapak seriusan kan,ah bisa bisa kerjaan saya akan selesai sampai pulang kerja ini mah, ya ampun kalau cari kerja enggak susah ,saya mendingan keluar ini mah,.Ujar Linda sambil membereskan berkas berkas di meja untuk di bawa ke ruangan nya.


"Ha ha ha ha,kamu ini Lin ada ada aja,tapi aneh deh Lin kok kamu bisa betah gitu kerja sama bos kaya si Dika."

__ADS_1


"Terpaksa pak gaji nya gede,banget ,tapi saya heran kenapa semua cewek mengejar ngejar pak Dika, mungkin mata mereka udah rabun kali ya,"ujar Linda sambil beranjak pergi. Meninggalkan Ervan sendiri an di ruang tamu, dengan pikiran nya tak tau arah nya ke mana.


Lia sedang berada di meja restoran hotel dengan ke dua majikan nya,dan anak yang di asuh nya,ya mereka sedang sarapan pagi .


"Li ,nanti malam kamu ikut ya ke acara kantor nya bapak,jagain non takut nya saya kerepotan,,"ucap Bu Asti


"Ok ,Bu,lumayan kan cuci mata ,,hehehe ,,


maksud cuci mata banyak makanan,,ujar Lia sambil cengengesan.


Mereka semua tak sadar dari sebrang meja tempat mereka makan ,ada seorang laki laki yang sedang mencuri dengar pembicaraan mereka,ya dia adalah Dika,yang sedang sarapan juga.


karena jadwal dia hari ini tak bisa di batalkan,dan dia terpaksa bangun dari tidur nyenyak,nya,dari pada dia harus mendengar Omelan sang ayah,yang mendapat laporan dari sekertaris nya Linda."Owh jadi dia bakalan datang di acara nanti malam,ada untung nya juga gue bangun,dan sarapan,"batin Dika.


"Lin ,nanti malam saya jadi datang ke acara perayaan ulang tahun nya , (perusahaan A) ya,dan tolong batalkan acara makan malem dengan direktur dari (perusahaan B) ya,dan


Ujar Dika sambil pergi meninggalkan Linda di meja nya yang Diam mematung.


"Sejak kapan pak Dika mau datang ke acara yang banyak orang kaya gitu ya, apakah dia abis kejedot pintu kali ya sampai otak nya jadi bergeser,"ucap batin Linda.


Malam pun tiba terlihat di ballroom hotel tempat acara di selenggarakan , telah penuh dengan tamu undangan


Terlihat Lia dan kedua majikan nya telah sampai di tempat acara,tak lupa juga si gadis kecil nan lucu,yang sering di panggil non Kim Kim.


Walaupun Lia seorang baby sister tapi,dia tak pernah di ijinkan oleh majikan nya untuk memakai baju khusus baby sister .Jadi dia selalu menggunakan baju biasa seperti orang lain, seperti sekarang ini dia menggunakan dress berwarna putih yang panjang nya di bawah lutut, rambut yang gerai,di sematkan jepit kecil menambah kesan anggun nya,.

__ADS_1


Tak akan ada menyangka bahwa dia adalah seorang baby sister, karena majikan nya pun tak pernah memperkenalkan ia sebagai baby sister ,tapi selalu mengenalkan nya sebagai saudara jauh yang membantu menjaga anak mereka.


"Ibu ,Lia sama non Kim Kim, ke sana ya,cari makanan di sini mah penuh banget, sesak,lagian acara nya juga belum mulai."


Ibu Asti hanya mengangguk menandakan untuk mengijinkan Lia pergi,soal nya dia lagi sibuk berbincang dengan , teman temannya.


Ballroom yang begitu rame tiba tiba langsung diam tak ada suara sedikitpun ,mereka semua melihat ke arah pintu ,siapa yang datang,karena saking terkejutnya mereka melihat orang tersebut datang ke acara yang ramai orang seperti ini.


Setiap orang menampilkan ekspresi wajah yang berbeda-beda ,ada yang syok,ada yang terpesona, melihat dia ,yang pasti nya tatapan para wanita, seperti ingin memangsa nya,lucu memang sementara yang di tatap hanya jalan dengan santai,,di temani oleh sang sekertaris yang selalu ikut kemanapun dia ,pergi.


Ya ,yang datang itu adalah Dika bintang Anderson , seseorang yang tak pernah mau datang pada acara pesta yang ramai, walaupun orang penting sekalipun yang mengundang nya,dan entah alasan nya apa ,dia sekarang mau datang .


Dika berjalan dengan tegak, memandang lurus ke depan, menambah karisma nya, pakaian yang begitu pas di badan,di tambah dari brand yang mahal, menambah nilai plus,nya.


"Selamat malam pak Dika , bagaimana kabar nya,baik, terimakasih sudah mau datang ke acara perusahaan kami,"sapa direktur perusahaan tersebut


Dika pun hanya mengangguk ,dan tersenyum sekilas.


Acara pun di mulai ,semua ,orang sudah sibuk dengan, kegiatan nya masing masing, begitu pun dengan Lia,dia duduk di dekat kolam sambil terus makan , makanan yang tersedia, sambil menemani non Kim Kim ,yang fokus sendiri dengan handphone nya.


Sementara Dika dia sudah mulai kesal karena banyak orang yang selalu menyapa nya, apalagi cewek cewek yang kecentilan terus mencari kesempatan untuk berdekatan dengan nya,"Lin saya mau cari udara segar ke arah kolam,kamu bisa kan mewakili saya untuk menjawab pertanyaan mereka. Saya sudah bosen,menjawab,nya,apalagi melihat wanita wanita,itu membuat saya risih melihat nya,"ucap Dika sambil berlalu pergi meninggalkan Linda,.


"Sial , kalau tau bakalan gini gue gak akan mau datang,di mana lagi gadis itu ,apa dia gak jadi datang ya.


,"Gerutu Dika Sambil berjalan ke arah kolam berenang, sambil membuka jas yang ia pake,

__ADS_1


pas dia sampai di dekat kolam dia, melihat seseorang tengah tertawa lepas,dengan seorang gadis kecil,dengan makanan yang penuh dia atas meja depan kursi yang mereka duduki.


__ADS_2