Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter

Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter
episode 13


__ADS_3

Sedangkan di kamar hotel tempat Dika menginap ada seorang wanita yang terus saja mengomel karena tak menemukan anak nya di ruangan tersebut.


Ya, dia adalah bunda nya Dika yang bernama Siska diana putri Anderson ,dia baru sampai ke Indonesia dan langsung menemui Dika,tapi nyatanya orang yang mau ia temui tak ada di kamar hotel tempat Dika menginap.


Dia yang sudah tak sabar ingin menanyakan langsung tentang kelanjutan kisah cinta anak satu satu nya itu,dia sudah tak sabar ingin melihat anak nya menikah dan mempunyai anak yang banyak, karena dia yang tak bisa mempunyai anak lagi dan memberikan Dika adik karena suatu masalah pada rahim nya,bunda Siska terus saja mondar mandir ke sana sini.


Sedangkan ayah nya Dika yang bernama Alex Ferguson Anderson,hanya duduk di sofa sambil terus sibuk dengan laptop nya, memeriksa pekerjaan nya yang menumpuk, karena istri nya sang ibu negara memaksa untuk segera pulang ke Indonesia,dan tak bisa di bantah.


"Ayah,, udah deh jangan sibuk terus dengan laptop dan pekerjaan ,yang sebenarnya istri kamu itu bunda atau laptop itu sih, sebaiknya ayah pikirkan di mana keberadaan anak kamu itu,bunda udah gak sabar ingin ketemu sama calon mantu bunda,"


ucap bunda siska Sambil duduk di sofa di sebelah ayah Alex.


Sedangkan ayah Alex yang sedang bekerja pun langsung berhenti sejenak menoleh ke arah sang istri nya dan berkata.


"Bun,udah deh mungkin Dika masih ada urusan di luar,"ucap ayah Alex dengan singkat,


dan bunda Siska pun hanya cemberut dan akhirnya pasrah saja menunggu anak nya itu pulang,


sekitar 30menit kemudian Dika sampai di kamar hotel nya,tapi langsung di kejutkan oleh keberadaan kedua orang tua nya, terlihat bunda nya sedang tidur di pangkuan ayahnya dan ayah nya masih sibuk dengan laptop nya, memang orang tua Dika walaupun mereka sudah lama menikah tapi mereka selalu mesra seperti pengantin baru.


"Ayah,kok ayah sama bunda ada di sini,kapan ke sini nya, kenapa gak bilang sama Dika dulu,"


ucap Dika yang berbicara pelan pelan supaya tak membangunkan ibu negara yang tengah tertidur ,


"kamu ini,dari mana saja sih,pagi pagi begini udah pergi,kamu tau gara gara kamu , Bunda kamu marah marah dan paha ayah jadi korban nya,ini liat mana pekerjaan ayah banyak banget, gara gara bunda kamu maksa untuk pulang ke Indonesia jadi banyak pekerjaan ayah yang terbengkalai,"ujar ayah Alex panjang lebar berbicara kepada Dika.

__ADS_1


Dan Dika hanya tersenyum tipis mendengar Omelan ayah nya karena di susah kan oleh kelakuan bunda nya,


"lah,kan bunda, istri ayah, siapa suruh kok ada suami takut banget sama istri,"jawab Dika sambil tersenyum meledek ke Arah ayah nya,


"ayah bukan takut sama Bunda kamu,tapi memang jadi suami itu harus mengutamakan istri , karena istri punya sesuatu ,nanti kalau kamu sudah menikah pasti ngerti maksud ayah,"ucap ayah Alex sambil tersenyum dan menurun naikan alis nya.


"Huh, bilang aja ayah takut di suruh bunda tidur di luar dan gak bisa dapat jatah dari bunda, benarkan yah,"elak Dika


"nah itu kamu tau,owh iya bagaimana kabar kelanjutan gadis itu, apakah kamu sudah siap untuk memperkenalkan nya kepada ayah dan bunda,"


ucap ayah Alex,memang mereka berdua itu kalau sedang berbicara berdua bisa seperti seorang sahabat ,yang saling bercerita satu sama lain,dan saling memberi solusi juga,


karena obrolan dua laki laki di ruangan tersebut membuat bunda Siska terbangun,


dia langsung bangun dan langsung berjalan ke arah Dika, menjewer telinga nya sambil mengomel,


"dasar anak durhaka ya, kamu tau bunda nunggu kamu, Sampai udah tumbuh tanduk dari kepala bunda,"


omel bunda Siska sambil terus menjewer telinga Dika , walaupun Dika sudah meminta ampun dan bilang kesakitan,tapi Bunda Siska tak menghiraukan nya,


"bun, ampun Bun,sakit banget,bukan nya bunda ke sini mau ketemu calon menantu bunda,"ucap Dika yang efektif membuat bunda Siska melepaskan jeweran nya,dan langsung duduk di sebelah Dika sambil tersenyum senang.


"Owh iya sampai lupa,di mana calon menantu bunda sekarang,bunda udah gak sabar ingin bertemu dengan dia,"


tanya Bunda Siska dengan begitu antusias dan jangan lupakan senyum nya yang tak berhenti sedikit pun,

__ADS_1


"huh,bunda sebenarnya Dika anak bunda bukan sih, kenapa bunda gak nanyain kabar Dika dulu,"ucap Dika dengan sedikit merajuk,memang Dika akan berubah menjadi anak seperti pada umumnya kalau sedang bersama kedua orang tua nya, walaupun dia tak pernah bersikap manja ,tapi dia tak akan berbicara dingin apabila sedang berada dengan kedua orang tuanya.


"Kamu ini ,yah bunda bersikap seperti ini karena sudah tak sabar ingin punya menantu dan pasti nya ingin segera punya cucu, makanya ayo cepetan ,bunda ingin segera bertemu dengan dia, kalau bisa hari ini kalian langsung menikah saja,"ucap bunda Siska dengan begitu antusias,dan kedua laki laki itu,hanya diam melihat antusiasnya bunda Siska.


"Dika sayang,ayo cepat ceritakan sama bunda, gimana dia,apa kalian sudah membicarakan tentang pernikahan,di mana ia tinggal,dia asli dari kota B, kerja di mana,"


tanya bunda Siska dengan begitu heboh nya,


dan Dika yang mendengar pertanyaan Bunda nya sedikit Takut untuk menceritakan tentang Lia,tapi dia harus tetap menceritakan nya apapun keputusan bunda nya nanti, Dika akan mencoba untuk membujuk nya apabila bunda nya nanti tak memberi restu.


"Bunda ,ayah sebelum nya Dika mau nanya apa ayah atau bunda akan menerima dia apa adanya, apapun pekerjaan nya, dan berasal dari keluarga apapun, "


tanya Dika kepada kedua orang tua nya,yang membuat ayah nya Dika langsung meninggalkan pekerjaan nya ,dan memilih fokus mendengar kan apa yang dika bicarakan


"Dik,bunda sama ayah akan menerima dia apa adanya,yang penting dia gadis baik baik, mencintai kamu dan sayang sama kamu,kami sebagai orang tua hanya bisa mendoakan dan memberikan restu.


Memberikan nasihat apabila kalian ada masalah,itu saja peran kami sebagai orang tua, untuk siapa yang akan di nikahi kamu,itu sepenuhnya hak kamu,kami berdua tak punya hak sedikit pun,"


ucap bunda Siska berbicara dengan begitu lembut,


"benar ,yang bunda kamu katakan,Dik kita akan menerima siapapun dia,kita hanya bisa mendoakan dan merestui saja,sisa nya kamu yang putuskan,kamu sebagai seorang laki laki,yang akan menjadi pemimpin di rumah tangga kamu kelak,harus bisa menuntun dan membimbing istri kamu menuju hubungan yang harmonis, jangan pernah memaksa dia untuk berubah sesuai keinginan kamu,tapi beritahu dia secara Pelan pelan apabila ada perilaku atau pendapat dia yang kamu tak suka,


hanya itu nasihat ayah,jadi kapan kami berdua melamar dia untuk menjadi istri kamu,"


ucap ayah Alex sambil menepuk pundak Dika.

__ADS_1


__ADS_2