Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter

Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter
episode 7


__ADS_3

Mereka berdua pun sekarang sedang duduk di sebuah kursi di dekat kaca, sengaja Lia yang meminta , katanya biar bisa melihat seluruh kota Bandung, karena Dika mengajak Lia ke sebuah kafe, yang berada di lantai delapan,jadi selagi kita makan ,kita bisa melihat pemandangan seluruh kota B


Pasti banyak yang nanya dari mana Dika dapat tau ada tempat seperti itu,jadi pas tadi di perjalanan dia meminta sekertaris nya


untuk mencari sebuah kafe yang bagus,dan akhirnya sekertaris nya itu merekomendasikan kafe ini,Dika merasa puas karena Lia sungguh menyukai nya,dan Lia bilang dia juga sering ke kafe ini bareng dengan majikan nya.


"Ay ,kamu sering datang ke sini,"tanya Dika, karena melihat Lia yang kayanya udah tau betul seluruh tempat kafe tersebut.


"Owh,iya kak,Lia sering ke sini bareng ibu Asti,di sini makanan nya enak enak Lo kak,,"ucap Lia sambil terus melihat keluar kaca sambil tersenyum,.


Dika yang melihat senyuman Lia pun,tak sadar ikut tersenyum juga,


akhirnya mereka pun pesen makanan,dan Dika berpikir mungkin ini waktu yang tepat , untuk membahas masalah yang semalam, akhirnya Dika pun mulai berbicara.


"Ay, sebenarnya saya ngajak kamu keluar itu, untuk membahas hal yang terjadi semalam,saya minta maaf ,saya tak bermaksud kurang ajar sama kamu,bahkan saya pun tak tau kenapa saya melakukan nya, Jujur saya tak pernah dekat dengan wanita manapun, karena kerjaan saya yang menyita banyak waktu jadi saya tak pernah mau Deket dengan wanita,yang hanya akan menambah beban saya, karena saya tau mereka pasti akan meminta banyak waktu dari saya,tapi saya tak bisa memberikan nya


makanya saya cari aman,dengan menghindari mereka.


Tapi kenapa pas saya ketemu kamu,rasa itu berbeda ,Ay,malahan saya selalu ingin dekat dengan kamu, ingin selalu melihat kamu,dan waktu itu alasan saya datang ke pesta itu karena kamu


waktu itu pas Sarapan saya tak sengaja mendengar pembicaraan kamu dan ibu Asti ,bahwa kamu akan datang ke pesta itu.


Dan akhirnya saya pun datang,pas itu saya kecewa karena kamu tak ada di pesta itu,tapi pas saya keluar ke arah kolam berenang untuk mencari udara segar

__ADS_1


saya lihat kamu di sana, sedang tertawa dengan anak kecil.


Akhirnya dengan keberanian yang saya miliki,saya datang menemui kamu,karena waktu itu kamu terus tersenyum dan itu membuat hati saya menghangat dan tangan saya reflek mengelus puncak kepala kamu,itu adalah pertama kalinya saya mengelus puncak kepala seorang wanita,"ucap Dika panjang lebar sambil menahan malu.


Lia yang tadi hanya melongo mendengar pernyataan Dika,yang ternyata bisa bicara panjang lebar seperti itu, akhirnya Lia pun tertawa begitu lepas , sampai semua pengunjung di situ melihat ke arah mereka ,Lia pun membungkam mulutnya sendiri agar suara tawa nya tak keluar lagi,dan mengganggu pengunjung yang lain nya.


Dika yang melihat Lia tertawa begitu lepas hanya bisa melihat nya,dia tak mengerti mengapa Lia malah tertawa seperti itu,dia kira Lia akan marah atau gimana gitu.


"Ay ,kok kamu malah ketawa sih,emang ada yang lucu dari pernyataan saya barusan,"tanya Dika ,


Akhirnya Lia pun menghentikan tawa nya,dan menjawab pertanyaan Dika


,"bukan gitu kak,lucu aja kak,Lia kira kakak gak bisa ngomong panjang lebar kaya gitu,terus kakak itu, lagi buat pernyataan cinta atau lagi pidato,gak ada romantis romantis nya,dan seorang tuan muda CEO dari Perusahaan C mengungkapkan isi hati nya sama Lia,yang hanya seorang baby sitter,apa gak salah kak,


"Ay ,jadi kamu menggangu pernyataan saya barusan itu cuma main main,Ay ,saya tak pernah main main sama perkataan saya, semua yang katakan saya barusan benar adanya,saya tak peduli mau kamu baby sitter,atau apapun yang penting saya nyaman sama kamu itu adalah hal yang utama buat saya.


Apakah saya boleh mengenal kamu lebih dekat lagi,dan maaf saya bukan laki laki yang bisa romantis, karena ini pertama kalinya saya melakukan ini pada wanita,tapi saya berjanji sama kamu saya akan mencoba untuk berubah menjadi laki laki yang kamu mau,,"ucap Dika sambil menatap Lia dengan serius.


Lia yang mendengar perkataan Dika,hanya bisa tersenyum dan akhirnya menjawab pertanyaan Dika ada rasa bersalah karena menganggap perkataan Dika hanya main main.


"kak , maaf bukan maksud Lia,menganggap perkataan kakak hanya main main, sebelum nya terimakasih banyak karena kakak sudah mau memberikan hati kakak buat Lia,


Lia adalah wanita beruntung yang bisa mendapatkan hati kakak ,Lia yakin di luaran sana pasti banyak yang berlomba lomba untuk mendapatkan hati kakak,tapi kayanya Lia gak bisa menerima hati kakak,dan untuk kejadian semalam Lia juga minta maaf karena tiba tiba pergi gitu aja, karena Lia itu gak pernah di perlakukan seperti itu sama cowok ,jadi itu pertama kali nya,jadi Lia agak kaget dan takut,makanya Lia langsung pergi."

__ADS_1


Jawab Lia


sambil tersenyum ke arah Dika,


dan Dika mendengar bahwa Lia gak bisa menerima hatinya langsung menanyakan alasan apa Lia menolak nya,,,


"Ay,tadi kamu bilang gak bisa menerima hati saya, kalau boleh tau kenapa alasan nya,apa kamu sudah punya kekasih,"tanya Dika pada Lia dengan wajah yang di buat senormal mungkin, walau hati nya merasa kecewa, karena penolakan Lia.


Dia yang tak pernah ditolak siapapun ,dan semua keinginan nya selalu terpenuhi,kini merasakan rasanya di tolak,benih benih cinta yang pertama muncul harus kandas sebelum mekar, sungguh tragis kisah cinta dia.


"Lia ,pun hanya mengangguk , sebagai tanda, iya,"Lia tak tau harus menjawab apa lagi, karena dia merasa tak enak hati karena sudah menolak cinta nya Dika,


Dika tau Lia merasa bersalah jadi dia berusaha untuk membuat semua nya kembali seperti biasa nya.


"Owh,,ya udah ,gak papa,,kamu udah lama pacaran nya,,dia asal nya dari mana,"tanya Dika dengan tersenyum ke arah Lia.


"sekitar 4tahun nan kak,dari semenjak Lia kelas satu SMP,dia satu kampung sama Lia,dan Lia jarang ketemu sama dia, ketemu kalau Lia pulang aja , yaitu pas Idul Fitri,sama libur tahun baru,,,"ucap Lia sambil tersenyum ke arah dika.


Dika pun merasa lega karena,Lia sudah tak merasa canggung lagi seperti barusan,


"hah,kamu gak becanda kan ,kelas 1SMP kamu udah punya pacar,ya ampun kok bisa,sih, Ay. bahkan pas kelas satu SMP,saya mah belum tau apa itu pacaran,yang tau nya hanya tumpukan buku doang,ya ampun kok bisa sih Ay,"tanya Dika sambil menampilkan wajah' syok nya,


"beneran kak,ih,di kampung Lia itu bahkan ada yang keluar SMP langsung nikah, Lia mah untung atuh cuma pacaran enggak nikah"jawab Lia Sambil cemberut, karena melihat Dika yang tambah syok dengan apa yang di bicarakan Lia.

__ADS_1


__ADS_2