Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter

Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter
episode 9


__ADS_3

Suara ketukan di pintu mengagetkan Lia yang tengah menata baju ke dalam koper,dia yang sendirian di kamar hotel tersebut merasa takut ,siapa yang mengetok pintu tersebut.


Kalau Bu Asti atau pun pak Ilham yang datang , mereka tak mungkin mengetok pintu karena mereka membawa kunci cadangan.


Akhirnya karena ketakutan Lia pun menelepon majikan nya dulu, yang sedang berenang menemani non Kim Kim,tapi sudah berapa lama berdering, telepon pun tak kunjung di angkat, karena suara pintu terus saja di ketok, akhirnya Lia pun memberanikan diri untuk membuka nya.


Lia membuka pintu dengan pelan pelan, betapa terkejutnya Lia dengan orang yang mengetuk pintu tersebut , seorang laki laki yang memakai baju santai nya tapi kelihatan pas sekali, rambut yang masih basah menandakan bahwa dia baru selesai mandi, membuat Lia terpesona dan hanya diam sambil memandangi wajah laki laki tersebut.


( apakah ada yang tau laki laki tersebut siapa,


ya,,dia adalah Dika,)


Dika yang melihat Lia bengong sambil senyum senyum dan tatapan Lia yang tertuju ke wajah nya pun merasa senang ,ternyata pesona wajah dia masih bisa membuat Lia terpesona akhirnya Dika pun membuyarkan lamunan Lia .


"Ay,lama lama wajah kakak abis lo kalau kamu liatin terus seperti itu kalau terpesona bilang aja, kalau mau pegang atau mau cium sekalian juga boleh kok gratis gak bayar lagi,"ucap Dika sambil tersenyum ke arah Lia.


Dan Lia pun memasang wajah cemberut nya yang malah membuat Dika semakin gemas melihat nya,rasanya ingin sekali Dika mencubit dan mencium itu bibir yang kalau cemberut selalu mengerucut ke depan,


tapi Dika menepis semua pemikiran itu


,"Ingat Dika, Lia itu bukan gadis seperti yang selalu ngejar ngejar Lo,dia itu gadis kecil yang sangat polos,"ucap batin Dika.


"Udah jangan cemberut kaya gitu nanti malah kakak cium beneran mau"


ucap Dika,yang malah membuat Lia lebih tambah kesal.


"Ih dasar kak Dika mesum banget sih,bibir Lia itu masih perawan,gak boleh di kasih ke sembarang orang buat suami Lia kelak,"ucap Lia keceplosan.


Yang membuat Dika kaget sekaligus senang, berarti dia tak pernah melakukan itu dengan pacar nya,

__ADS_1


"masa,ay ,emang pacar kamu tak pernah cium kamu,"tanya Dika pada Lia.


Lia yang merasa malu dengan pertanyaan Dika , merutuki dirinya sendiri kenapa bibir nya itu tak pernah bisa di rem, kenapa tadi dia harus ngomong kaya gitu ,di depan laki laki lagi,


"A olkhirnya Lia hanya bisa menunduk kan kepala nya,dan mengangguk sebagai tanda iya,"


Dika yang mendengar jawaban Lia pun merasa senang ternyata memang Lia itu gadis baik baik, walaupun dia sudah berpacaran selama empat tahun tapi dia tak pernah melakukan apapun dengan kekasih nya.


"Udah ah Lia malu jangan membahas soal gituan lagi, sebenarnya ada apa kakak ke sini kalau kakak mau ketemu pak Ilham dia lagi di kolam berenang lagi nemenin non Kim Kim berenang,"tanya Lia kepada Dika.


"Owh ,iya kakak jadi lupa tujuan kakak kesini gara gara kamu sih bahas soal ciuman,


kakak ke sini mau ketemu kamu ,mau ngajak sarapan ,kamu udah sarapan,"tanya Dika pada Lia.


"Ah , telat kakak mah Lia udah sarapan,tadi pagi pagi banget "jawab Lia,


"Emmm, kalau gitu boleh kakak bicara sebentar, mungkin sambil jalan-jalan di taman hotel aja gimana,"tanya Dika kepada Lia,


"Aduh maaf kak,bukan nya Lia gak mau tapi Lia lagi beresin baju sama barang yang lain nya,soal nya kan hari ini Lia cek out,"ucap Lia menjelaskan alasan nya.


Walaupun Lia tak enak hati menolak Dika tapi mau gimana lagi dia belum selesai membereskan semua barang barang nya.


"Owh gitu ya ,ay,"


ucap dika singkat,


yang membuat Lia semakin tak enak hati, akhirnya Lia Mendapatkan ide,


"gimana kalau kakak bicara nya di dalam kamar saja ,biar kakak bicara Lia mendengar kan, sambil beres beres,gimana mau gak,"

__ADS_1


Dika yang mendapat kan tawaran seperti itu dari Lia sejenak merasa terkejut ,kok bisa Lia ngajak dia berbicara di dalam kamar yang hanya ada mereka berdua walau bagaimanapun Dika itu laki laki normal, berdua dengan wanita di sebuah kamar hotel dan wanita itu wanita Yang ingin dia miliki.


bagaimana kalau dia melakukan kekhilafan,ya, walaupun dia pasti bertanggung jawab atas apapun yang di perbuat nya,tapi di tak mau di cap oleh Lia ,bahwa dia laki laki gak benar,


sementara Lia yang melihat Dika,hanya bengong, akhirnya tau apa yang di pikirkan Dika,


"Hey kak, pikiran nya jangan ke mana mana deh dasar otak mesum,Lia tau apa yang kakak pikirkan, pintu nya kita buka,jadi orang yang lewat di lorong ini bisa liat, atau cctv di lorong ini juga bisa jadi saksi tuh ada cctv nya,


tunjuk Lia ke langit langit lorong hotel yang tepat berada di depan pintu kamar,"


ujar Lia sambil tersenyum mengejek ke arah Dika,


"emmm,, emang kamu tau apa yang kakak pikirkan,


akhirnya mereka pun memutuskan untuk berbicara di dalam.


Sekitar 15 menit kemudian Dika berpamitan pada Lia, karena seperti biasa, sekertaris nya itu selalu saja mengganggu mereka berdua , mengabarkan bahwa Dika sebentar lagi ada meeting penting


Tapi tenang saja, karena Dika sudah dapat no handphone Lia dan tentunya alamat dia tinggal, jadi walaupun dia hanya bisa mengobrol sebentar tak jadi masalah.


Setelah seharian bekerja ,Dika merasa badan nya letih sekali, pekerjaan yang tak selesai selesai ,berkas berkas yang bertumpuk tumpuk yang harus ia periksa dan Tanda tangani, rasanya dia ingin segera berendam air hangat, untuk membuat badan nya segar kembali maka ia pun memutuskan untuk langsung pergi ke kamar hotel nya,


dan berpesan kepada Linda bahwa malam ini ia tak mau di ganggu masalah yang berkaitan dengan pekerjaan.


"Lin,malam ini saya mau istirahat dan tidur dengan tenang saya minta kamu untuk tidak menggangu saya , kalau itu berkaitan dengan pekerjaan,bisa kan,"


ucap Dika dengan suara yang begitu tegas dan dingin,


Linda hanya bisa mengangguk sambil tersenyum kecil,

__ADS_1


Dika tau kalau Linda sudah berperilaku seperti itu pasti ada yang di sembunyikan nya,tapi hari ini Dika akan membiarkan nya , karena dia rasa nya sudah tak punya tenaga lagi ,badan nya terasa letih sekali.


__ADS_2