Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter

Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter
episode 14


__ADS_3

Setelah Dika menceritakan tentang Lia kepada ke dua orang tua nya, semua nya ia ceritakan tentang siapa Lia, pekerjaan Lia, tentang keluarga Lia,dan tentang ia di tolak juga sama Lia ,yang membuat bunda Siska dan ayah Alex tertawa begitu keras yang membuat Dika bingung,dia kira mereka berdua akan marah dan melarang dia untuk mendekati Lia.


"Ayah, kayanya emang anak kita itu udah tua beneran, bahkan menaklukkan seorang gadis pun sudah gak bisa,pesona nya sudah luntur,"


ucap bunda Siska sambil terus tertawa


"benar Bun, kayanya anak kita ini memang pesona nya sudah luntur, seharusnya kamu berguru sama ayah,bahkan umur ayah yang sudah segini masih bisa mendapatkan seorang gadis"


jawab ayah Alex keceplosan dan langsung menutup mulutnya,di lihat nya bunda Siska sudah berpindah tempat duduk ke sebelah ayah Alex,dan langsung menjewer telinga ayah Alex, sambil terus mengomel .


"Owh,jadi ayah niat cari istri lagi gitu,mau cari gadis lagi gitu, nanti malam jangan harap ayah tidur di kamar,sana cari aja cewek yang masih gadis,bawa ke sini,biar bertarung sama Bunda,"


ucap bunda Siska sambil cemberut, membuat ayah Alex kalang kabut membujuk bunda Siska supaya tak marah lagi,bisa gawat kalau ibu negara marah,bisa bisa dia tak bisa mendapatkan jatah harian.


Dika yang melihat kedua orang tua nya ,malah memerankan drama,malah memilih pergi meninggalkan mereka berdua,dan masuk ke ruang kerja nya


"Bun ,stop dulu deh marah nya,bukan nya kita lagi ngebahas Dika ,terus dia sekarang di mana,"ucap ayah Alex yang bingung mencari Dika yang tak ada di ruangan tersebut,


"gara gara ayah sih,Dika jadi pergi kan,bunda kan belum selesai meledek dia,"ucap bunda Siska .


"Udahan ,yah,Bun,drama nya, sebaiknya besok ayah dan bunda pindah profesi jadi aktor dan aktris,"


ucap Dika yang keluar lagi dari ruang kerja nya karena penasaran dengan pendapat mereka tentang Lia,dan kembali duduk di sofa ,di depan ke dua orang tua nya.


"Walah walah,jadi anak bunda ini udah gak sabar ingin segera melamar siapa tadi namanya,Aprilia ya,ayo hari ini pun bunda lamarkan untuk kamu,"


ucap bunda Siska sambil bercanda sebenarnya dia tau apa yang ada di pikiran anak nya, bahwa dia ingin tau pendapat dia tentang wanita pilihan nya itu.


"Udah deh Bun ,jangan buat Dika malah, semakin kesal,"ucap ayah Alex sambil tersenyum mengejek ke arah Dika,

__ADS_1


"maaf maaf,bunda hanya bercanda, menurut apa yang kamu ceritakan seperti nya dia gadis yang baik,sopan,dan apa adanya,benarkan.


Kalau kamu nanya apakah bunda setuju,dari awal kan bunda sudah bilang Bunda akan memberikan restu kepada siapapun itu,asal itu pilihan kamu sendiri,"ucap bunda Siska sambil tersenyum,


"jadi ayah sama bunda ,tak keberatan dengan pekerjaan dia,dan asal usul keluarga dia,"tanya Dika lagi untuk memastikan.


"Dik,sejak kapan ayah sama Bunda memandang seseorang dari harta nya,kita semua itu sama, mungkin kita lebih beruntung dari pada dia, karena kita di beri titipan harta yang cukup,


malah yang ayah khawatir kan , apakah dia mau sama kamu,dan meninggalkan kekasihnya itu,dari apa yang kamu ceritakan , seperti nya dia tipe wanita yang setia ,"ucap ayah Alex Sambil bercanda.


Pas Dika mau menjawab pertanyaan ayah Alex,bunda Siska langsung menyela nya,


dan langsung berbicara dengan heboh,


"nah,Dik sekarang bunda ingin bertemu dengan dia ,ayo cepetan kamu hubungin dia ,bilang bunda mau ketemu,ayo cepetan dan sekarang bunda mau hubungi Linda dulu,mau nyuruh dia cari hadiah buat Lia"


ucap bunda Siska sambil beranjak dari duduknya dan langsung menghubungi Linda untuk mencarikan hadiah yang cocok dan bagus buat Lia.


"Tapi yah,Dika gak tau apa Lia bisa kita temui atau tidak, pekerjaan dia sebagai seorang baby sitter tak memungkinkan dia untuk bisa keluar sesuka dia,dan Dika pun harus minta izin ke majikan nya dulu, sebelum membawa Lia keluar."


Ucap Dika dengan wajah serius nya,


"coba saja dulu kamu hubungi dia ,siapa tau dia lagi gak sibuk,kamu gak mau kan Bunda kamu itu, mencari tau sendiri,dan datang langsung ke rumah tempat dia bekerja,kamu tau kan sifat bunda kamu bagaimana ,apalagi ini menyangkut wanita yang kamu cintai,pasti dia akan melakukan segala cara biar dia bisa bertemu dengan gadis itu,dan membuat dia menerima cinta kamu,"ucap ayah Alex yang mengingatkan sifat bunda nya itu,


akhirnya Dika pun mencoba menghubungi Lia,lewat telepon,nada dering hp pun terdengar tak lama kemudian telepon pun di angkat oleh seseorang dan dia mulai memberikan salam,


"assalamualaikum, maaf dengan siapa ya,"


ucap wanita di telepon yang Dika tebak itu adalah suara Lia, karena Dika hapal sekali dengan suara Lia,

__ADS_1


"wa, Alaikum salam,"ay"ini kakak,kamu lagi sibuk gak,boleh kakak pinjem Waktu nya sebentar,"


tanya Dika dengan suara begitu lembut dan hangat, sampai membuat ayah Alex di buat heran kok bisa anak nya yang selalu berbicara datar itu,bisa bicara lembut juga, berarti Benar anak nya itu sedang jatuh cinta,dan dia tak menyangka bahwa anak nya itu bisa berubah 180 derajat hanya karena seorang wanita,tapi dia merasa senang anak nya itu bisa berubah menjadi seperti itu.


Begitu pun dengan bunda Siska,dia sampai mengabaikan telepon nya, karena mendengar anak nya yang berbicara dengan begitu lembut saat menelepon yang dia yakini pasti gadis itu yang Dika telepon,dia harus berterimakasih kepada gadis itu karena sudah mengembalikan Dika nya yang dulu kembali lagi, Dika yang selalu berbicara lembut dan ceria, selalu tersenyum ramah kepada siapapun termasuk kepada seorang perempuan,ucap batin bunda Siska.


"Enggak ganggu kok, emang kakak mau bicara apa,sama Lia,"ucap Lia di telepon,


"jadi begini ,Ay,bunda Kakak baru sampai ke Indonesia,dan dia ingin bertemu dengan kamu, kalau kamu ada waktu ,"ucap Dika , sambil was was , bagaimana kalau Lia menolak nya,dia gak tau gimana kecewa nya bunda nya itu.


"Emmm,tapi Lia malu kak, ketemu bunda kakak nya,"ucap Lia


"kenapa harus malu,tenang aja ,bunda kakak baik kok dia gak akan,gigit"ucap Dika yang langsung mendapatkan pukulan dari bunda nya,


yang langsung duduk di sebelah Dika pas tau Dika lagi menelepon gadis tersebut,


"ih, kakak,gak boleh gitu tau, pamali,kata ibu Lia mah, memang kapan mau ketemu nya kak,"ujar Lia Sambil tersenyum.


"Kalau hari ini,bisa ,Ay,soal nya bunda kakak udah gak sabar ingin bertemu sama kamu,"jawab Dika Sambil melirik bunda Siska,yang tengah tersenyum lebar.


"kalau hari ini, kebetulan lia lagi di luar kak, kakak bilang aja di mana ketemuan nya nanti Lia minta tolong sama ibu Asti buat nganterin Lia,"ucap Lia,


"kebetulan banget donk kalau begitu, sekarang kamu ada di mana,biar kakak jemput aja,sekalian kakak minta izin sama Bu Asti"ujar Dika,


"Lia masih di jalan kak, mau makan siang di restoran jepang,di jalan Z kak,"jawab Lia,


"oke deh, kalau gitu , sekarang kakak langsung jalan,kakak jemput kamu ke sana, terimakasih ya ,ay ,sudah mau bertemu dengan Bunda kakak,"


ujar Dika, sambil terus tersenyum

__ADS_1


"iya kak,sama sama,ya udah kalau gitu,Lia tutup telepon nya ya kak, assalamualaikum"ucap Lia dan telepon pun terputus


__ADS_2