Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter

Cinta Sang CEO Dan Baby Sitter
episode 8


__ADS_3

"Ay, walaupun saya tak bisa jadi pacar kamu,tapi saya masih bisa kan jadi temen kamu,kamu bisa menganggap aku kakak mungkin,"tanya Dika kepada Lia.


Menurut pemikiran Dika apabila dia bisa dekat dengan Lia siapa tau,suatu saat nanti Lia bisa membalas perasaan nya,egois memang tapi itu mungkin adalah salah satu usaha secara halus untuk mendapatkan hati Lia,bukan nya menurut pepatah sebelum janur kuning melengkung kita masih bisa mendekati nya.


"Iya kak,boleh kan berteman mah sama siapapun bisa, memperbanyak teman memperbanyak silaturahmi kak,"ucap Lia sambil tersenyum manis ke arah Dika.


Dika pun merasa lega karena Lia mengijinkan nya untuk menjadi teman nya,


karena makanan sudah datang akhirnya mereka pun makan sambil bercanda dan bercerita segala hal, tentunya kalian tau pastinya Lia yang banyak bercerita dengan heboh nya.


Dia menceritakan segala hal, tentang keluarga nya,yang ternyata semua nya kerja di kota B,


ayah nya yang sudah meninggal waktu Lia masih kecil.


Dan Dika hanya menjadi pendengar yang baik, ternyata benar yang di katakan ibu Asti Kalau kita udah kenal sama dia,kita akan tau sifat aslinya ,yaitu sungguh cerewet banget.


Tapi tak tau mengapa Dika merasa bahagia banget bisa mendengar kan Lia bercerita,, mungkin memang benar yang di katakan orang bahwa cinta bisa merubah segalanya.


Dika sedang berdiri di balkon kamarnya dia terus tersenyum mengingat kejadian tadi siang,ia bisa pergi dengan Lia, walaupun dia tak bisa membuat Lia menjadi kekasih nya tapi dia cukup senang karena sekarang dia bisa selangkah lebih dekat dengan dia.


Sebenarnya tadi siang ia ingin berlama lama bersama Lia, entah kenapa dia begitu nyaman saat berdekatan dengan nya,

__ADS_1


kalau saja dia tak di telepon oleh sekertaris nya Linda untuk kembali ke hotel karena ada salah satu klien yang penting yang mau bertemu langsung dengan dia, mungkin dia sudah mengajak Lia jalan jalan seharian.


"Kenapa gue terus kepikiran dia sih,apa yang dia perbuat dan apa kelebihan dia sampai isi pikiran gue penuh dengan dia semua,"gerutu Dika berbicara sendiri.


Akhirnya Dika pun memutuskan untuk tidur dan beristirahat , menurut dia mungkin saja dengan dia tertidur,


sedikit bisa melupakan wajah Lia yang terus muncul di kepala nya.


Sementara di kamar hotel tempat Lia menginap,dia tak bisa tidur sama sekali, dia merasa bersalah kepada kekasih nya, karena dia telah jalan berdua dengan laki laki lain,dan dia tak menceritakan kepada kekasih nya.


ya Lia selalu menceritakan apapun kepada kekasih nya, tak ada rahasia diantara mereka berdua,Lia akan menceritakan apabila ada pria lain mendekati nya atau menyatakan perasaannya.


Tapi sekarang kenapa dia tak bisa menceritakan kepada kekasih nya bahwa ada seorang laki-laki bernama Dika yang terang terangan menyatakan perasaannya kepada dirinya.


ya,itu kebiasaan mereka berdua , karena Lia yang tak suka berkirim pesan jadi setiap malam sebelum Lia tertidur mereka berdua akan berbicara dalam telepon dan akan bercerita satu sama lain apa saja yang mereka berdua lakukan seharian.


"Ah,, kenapa Lia tadi berbohong ya, kenapa Lia tak menceritakan tentang kak Dika ya,,ah bodoh banget sih kamu Lia,gimana donk sekarang,gak mungkin kan aku telepon lagi dan bilang tadi Lia berbohong,itu sama aja Lia cari masalah donk,,ah,,ya udah lah gak papa kali ya , bohong sekali mah,, untuk kebaikan juga,,"ucap batin Lia.


Karena terus memikirkan kebohongan nya, akhirnya Lia pun tertidur,


pagi hari ini Lia begitu sibuk memasukkan semua barang nya ke dalam koper,

__ADS_1


karena hari ini dia dan majikan nya terakhir menginap di hotel .


Sementara Dika di buat bingung , bagaimana bisa dia menemui Lia pagi ini, alasan apa yang harus ia buat,ia ingat bahwa hari ini Lia terakhir nginep di hotel,dan ini adalah kesempatan terakhir Dika untuk bisa tau di mana Lia tinggal dan no telepon nya,,dia bisa saja menyuruh seseorang untuk mencari tau ,itu suatu hal yang mudah bagi dia,tapi Dika mau Lia sendiri yang memberitahukan nya ,dia terus saja mondar mandir di ruang tamu masih menggunakan baju santai nya.


"Dik , kalau Lo terus mondar-mandir ,kaya gitu bisa bisa gue pingsan deh liat,,nya," ujar Ervan yang sudah datang pagi pagi sekali karena mendengar gosip dari sekertaris nya Dika yaitu Linda .


Bahwa Dika kemarin pergi berdua bersama wanita, seorang Dika yang anti banget dengan wanita,jalan berdua dengan wanita pastinya bisa jadi suatu gosip yang luar biasa,dan itu juga membuat Ervan bela belain dari rumah sakit langsung menemui Dika walaupun dia baru selesai melakukan suatu operasi,dan bahkan sahabat sahabat Dika yang lain nya pun mendapat kabar itu , mereka langsung pada pergi ke kota B untuk mengintrogasi Dika tentang kebenaran kabar tersebut


karena ke 3sahabt Dika yang lain nya ada di kota J,jadi yang duluan sampai yaitu Ervan, karena memang Ervan tinggal di kota B.


Akhirnya Ervan duluan yang mengintrogasi Dika tentang kabar itu benar atau tidak nya,dan siapa wanita yang bisa meluluhkan hati seorang laki-laki dingin seperti Dika ,


Akhirnya Dika pun menceritakan semua nya kepada Ervan tak tertinggal sedikit pun,dari dia pertama ketemu Lia ,dia mulai ada rasa sama Lia, sampai dia menyatakan perasaannya kepada Lia,tapi sayangnya mendapatkan penolakan,dan itu sukses membuat Ervan melongo dan tiba tiba tertawa ngakak karena mendengar bahwa seorang Dika bisa di tolak cewek juga .


Dengan alasan bahwa gadis itu sudah mempunyai kekasih,, sungguh miris memang nasib cinta Dika ,baru pertama ngerasain jatuh cinta eh malah di tolak,ejek Ervan kepada Dika, selesai Dika bercerita dia bilang bahwa hari ini Lia terakhir nginep di hotel ini,tapi dia belum punya no handphone nya dan belum tau alamat rumah nya.


Dan itu sukses membuat Ervan tambah ngakak guling-guling,,tapi dia memaklumi nya, mungkin cinta kadang bisa membuat orang yang pintar pun menjadi bodoh seperti yang di alami Dika sekarang,


Dan sekarang di sinilah Ervan melihat salah satu sahabat terbaik nya itu,terus mondar-mandir ke kiri dan ke kanan membuat pusing kepala nya saja.


Akhirnya Ervan pun memberi solusi untuk nyamperin Lia ke kamar tempat ia menginap,basa basi aja ajakin sarapan,cowok itu harus berani,itu yang di katakan Ervan kepada Dika.

__ADS_1


Dan akhirnya Dika pun menuruti nasihat sahabat nya itu pergi untuk menemui Lia,dan meninggalkan Ervan sendirian, dengan ekspresi heran ,dia berpikir kok bisa ya seorang Dika bintang Anderson,yang mempunyai IQ tertinggi di antara ke lima sahabat nya itu ,tiba tiba jadi seperti orang bodoh,hanya karena seorang wanita,dan itu sukses membuat Ervan merinding membayangkan dia berperilaku seperti Dika Barusan,memang Ervan dan Dika tak beda jauh mereka tak pernah punya komitmen serius dengan wanita.


Cuma bedanya Dika anti banget dan tak pernah ramah sama wanita, kalau Ervan dia akan selalu ramah pada wanita,makannya keramahan Ervan suka di salah artikan oleh sebagian wanita makanya Ervan selalu di juluki playboy , nyatanya dia bahkan belum pernah berpacaran sekali pun.


__ADS_2