
Tak pernah terbayangkan dalam hidupnya yang menginjak remaja harus memikul tanggung jawab mengurus ibu dan adik nya,setelah sang ayah menghilang entah kemana.
Almira putri gadis remaja yang baru berumur 16 tahun harus rela mengorbankan masa bermainnya untuk membantu sang ibu berjualan keliling d sekitar tempat tinggalnya.di saat remaja seusianya bermain,pacaran dirinya hanya bisa memikirkan bagaimana cara untuk dapatkan uang agar hidupnya dapat terus
berlangsung.
"Hey mengapa melamun" tegur sang ibu yang melihat anaknya sedang terdiam sambil menatap sekelompok anak berseragam sma seusianya
"Euh ngga apa-apa bu,hanya sedang ingin beristirahat saja bu..lelah juga seharian ini berkeliling jaualan" jawab Almira sedikit berbohong
"Maafkan ibu nak,gara-gara membantu ibu kamu kehilangan waktu bermain mu harus nya kamu sekarang sedang bermain bersama teman mu seperti mereka"kata sang ibu dengan tatapan sedih kepada Almira
"Ibu ngomong apa sih mira seneng bisa bantu ibu daripada mira harus pergi bermain sepulang sekolah kan lebih baik mira jualan nemenin ibu..iya kan" jawab Almira dengan senyum manis di wajahnya
"Kamu memang anak baik nak..andai saja.."kata ibunya tanpa bisa melanjutkan kata katanya
" Sudah bu sudah..jangan di pikirin lagi ya sekarang kita jualan lagi yu gorengan nya masih ada nih..klo terus ngobrol keburu malam" kata almira yang sudah bisa menebak apa yang ada dalam pikiran sang ibu
Mereka pun melanjutkan jualannya...tak terasa senja telah menyapa matahari terbenam d sebelah barat menjadi tanda mereka harus segera pulang.mereka tak bisa jualan sampai lebih malam karena mereka harus menjemput sang adik yang masih berumur 5tahun d rumah sang bibi
"Assalamualaikum bi ratna" ucap Almira saat tiba di rumah sang Bibi.sementara sang ibu pulang kerumahnya yang tak jauh dari rumah sang bibi untuk menyimpan sisa jualan mereka..
"Waalaikumsalam"jawab sang bibi sambil membuka pintu.."kamu baru pulang mira..adik mu sedang makan di dapur tadi katanya dia sudah lapar" lanjut sang bibi
"Aduh maaf bi..jadi merepotkan bibi memberi makan niko"kata almira terlihat tidak enak kepada sang bibi
" Ga papa mira ga usah sungkan begitu..bagaimana sekolah mu apakah tidak terganggu bila setiap hari harus membantu ibu mu berjualan..." tanya sang bibi
__ADS_1
ya memang setiap hari nya dia harus bangun pagi sebelum subuh untuk berbelanja bahan jualan ibunya,lalu pergi ke sekolah setelah pulang langsung pergi berjualan bersama ibunya sampai menjelang malam..
"Nggalah bi kan habis jualan mira langsung belajar jadi urusan sekolah tak terganggu"jawab mira dengan senyum d bibir nya
" Oh gitu ya..ya udah klo gitu bibi panggil nikonya dulu ya..mira masuk dulu tunggunya d dalam" kata sang bibi sambil melangkah ke dalam rumah
" Ga usah bi d sini saja nunggu nya" jawab almira sambil menatap sang Bibi yang sudah berlalu
Setelah menunggu sebentar akhirnya adik kecilnya niko keluar dari dalam rumah sambil d gandeng tangan nya oleh sang bibi...anak kecil itu tersenyum ceria melihat sang kakak yang akan menjemput nya pulang
" Ka..kok pulang nya lama iko nunggu kakak dali tadi"tanya adik kecilnya itu sambil memeluk sang kaka
"Iya maaf tadi kakak sama ibu jualan nya banyak jadi lama deh pulangnya..maaf yaa" jawab Almira sambil mencubit pipi adiknya yang terlihat menggemaskan
" Bi makasih ya..mira pamit pulang dulu kasihan ibu pasti udah nunggu.." pamit almira sambil menggendong adik kecilnya itu
"Iya bi..Assalamualaikum.." pamit Almira sambil melangkah pulang
Di temani cahaya bulan Almira pulang sambil mendengarkan cerita sang adik dengan gaya bicara anak kecil yang lucu dan ceria sepanjang jalan menuju rumahnya a
Almira hanya diam sambil sesekali tersenyum saat adik kecilnya itu berbicara...
Setelah sekitar 20menit berjalan sampailah mereka d rumahnya..rumah sederhana yang tampak di huni beberapa pot bunga d teras rumahnya dan di bagian dalam rumah hanya ada 2 kamar tidur ruang tamu yang lumayan luas tanpa ada sekat dengan ruangan keluarga dan dapur yang kecil dan kamar mandi d sebelah dapur tersebut
"Assalamualaikum..Bu" ucap Almira sambil melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah
"Waalaikumsalam" jawab sang ibu sambil membalikkan badan melihat kedatangan anak anak nya.." kok lama" tanya sang ibu
__ADS_1
" Maaf bu tadi bi Ratna ngajak ngobrol dulu sambil nungguin Niko makan"jawab Almira
"oh jadi Niko udah makan...Ibu juga baru beres goreng telur untuk kita makan malam"kata sang ibu sambil memindahkan niko dari gendongan Almira
"Iya bu iko udah lapel..nunggu ibunya lama"jawab anak bungsunya itu
"Iya udah mir..kamu cepetan bersihkan diri sana habis itu kita makan yaa.." titah sang ibu
"Iya bu mira mandi dulu ya bu...setelah itu mira makan klo ibu mau duluan makan ga papa kok ga usah nungguin mira"kata sang anak yang langsung menuju kamarnya untuk mengambil handuk dan pakaian ganti ke kamarnya
Setelah makan malam bersama ibu dan adik kecilnya almira pamit ke kamarnya untuk mengerjakan tugas sekolahnya dan istirat karena besok pagi ia harus pergi ke pasar untuk belanja...
Di dalam kamar berukuran sedang,Almira duduk di kursi belajar mengerjakan tugas sekolahnya..badan nya memang lelah tapi dia harus semangat belajar demi mempertahankan beasiswa dari sekolahnya..ya Almira hanya gadis biasa yang beruntung mendapatkan beasiswa penuh di SMA ternama tempat sekolah nya sekarang
SMA Tunas Bangsa tempat anak2 orang kaya bersekolah dari anak pengusaha kaya sampai anak pejabat sekolah d sana..
jadi almira beruntung dapat bersekolah d sana dengan beasiswa prestasi yang d capai nya sekarang...yaa almira adalah siswa yang pandai walaupun hidup dalam kekurangan tapi semangat belajarnya tidak pernah berkurang dari sejak SD SMP hingga sekarang di SMA dia selalu Juara Kelas..
Jam menunjukkan pukul 22.00 malam..Almira baru selesai mengerjakan tugas sekolahnya dan membaca beberapa buku untuk pelajaran esok hari..
Ia merasa sudah cukup membaca dan memutuskan untuk tidur..sebelum tidur ia pergi ke dapur untuk mengambil air minum..dan melihat sang ibu dan adik kecilnya di kamar sebelah..tampak sang ibu sudah terlelap bersama sang adik d pelukan nya.
"Kasihan ibu sepertinya sangat lelah setelah jualan.." batin Almira
Ia pun membenarkan letak selimut ibu dan adik nya itu..setelah itu ia pun kembali ke kamarnya untuk tidur
Setelah kembali ke kamarnya Almira langsung membaringkan diri d ranjangnya yang berukuran kecil..matanya mulai terpejam mengiring dirinya ke alam mimpi di tengah malam yang sunyi...
__ADS_1