Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 44


__ADS_3

Tante Ani mengajak Dipta dan Reno menuju ke ruangan kerjanya..


Setelah sampai mereka langsung duduk di sofa Tanpa basa basi Dipta langsung menceritakan maksud kedatangannya menemui tante Ani dan Reno juga sesekali membantu berbicara,tante Ani tampak serius mendengarkan sambil mengangguk-anggukan kepalanya


''Jadi maksud kamu papa kamu mau Almira menerima sekolah di luar agar punya nilai plus gitu''tanya Tante Ani setelah Dipta selesai bercerita masalah nya


''Iya tan..aku udah beberapa kali membicarakan hal ini sama Almira tapi Almira tetap ga mau..siapa tau kalau tante yang bicara dia bisa mengerti''jawab Dipta


''Terus mama kamu ada syarat juga ga''


''Aku ga tau tan..mama ga pernah ngomong syarat apapun untuk Almira malah mama ikut dukung juga Almira sekolah di luar kata mama kalau aku mau aku bisa nyusul Almira ke sana cuma itu aja yang mama omongin...


''Kalau menurut Tante keputusan Almira yang menolak pergi karena tak bisa meninggalkan ibunya memang ga salah..secara kan kamu tau sendiri bu Arum single parent,Almira anak yang paling besar yang di andalkan membantunya karena Adiknya masih kecil kan''


''Itu benar tan..tapi kan ini semua juga demi kebaikan Almira aku ga mau kalau sampai ada orang lain yang merendahkan nya cuma karena status sosial padahal Almira mempunyai kelebihan lain seperti sifatnya yang baik wajah nya yang cantik dan juga anaknya cerdas banget..


''Itu benar Mah aku setuju juga sama Mas bro Almira anak nya Baik,Pintar dan Cantik sayang aja nasib perekonomian nya kurang beruntung''kata Reno sambil melamun membayangkan wajah Almira


''mujinya dari hati banget''goda Tante Ani,mendengar kata-kata mamanya Reno langsung tersadar dan melihat ke arah Mamanya dan Dipta bergantian


''Maaf mas bro cuma muji aja ga maksud apapun''jelas Reno tampak salah tingkah


''Tenang aja gue ngerti''kata Dipta tenang walau dia tau bahwa mungkin Reno masih mencintai dan mengharapkan Almira tapi untuk saat ini dia tak mau memikirkan itu dulu


''Maaf tante juga ga bermaksud apapun''Tante Ani melihat ke arah Dipta dia merasa bersalah karena menggoda anaknya seperti itu karena takut nanti Dipta akan marah pada Reno


Dipta cuma tersenyum''udah beneran ga masalah kok sekarang yang aku pikirkan cuma Almira aja''


''Iya udah kita lanjut bahas Almira lagi ya..Tante akan berusaha membantu kamu bicara sama Almira tapi tante ga janji bisa membujuk Almira ''kata tante Ani


''Makasih tan..''

__ADS_1


''Dipta kalau misalnya tante ga berhasil bujuk Almira gimana atau kakek menentang hubungan kalian setelah tau tentang Almira gimana?''tanya Tante Ani membuat Dipta menghela napasnya


''Aku ga tau harus gimana tan..melawan kakek ga mungkin menjauhi Almira pun aku ga mau aku bingung''


''Kamu masih muda nak..jangan terlalu serius dalam berpikir takut kamunya ga sanggup..mening berpikir positif aja misalnya kalau pun sekarang kamu dan Almira belum bisa bersama mungkin suatu saat nanti setelah kalian dewasa kalian akan bisa bersama jodohkan ga ada yang tau...''kata tante Ani bijak


''Mama kok beri sarannya kaya gitu sih..seperti menyuruh Mas Bro menyerah sekarang''kata Reno


''Bukan menyuruh menyerah..tapi berpikir yang positif..kamu juga kan ga mau kalau Dipta bertengkar dengan kakek atau om Wirawan kan''


''Iya ga mau lah..tapi kan...


''udah Ren..mama kamu ada benarnya juga mungkin untuk sekarang aku harus berpikir lebih tenang..''sela Dipta


''Terus kalau pak Lukman mas bro mau gimana''tanya Reno


''Untuk sekarang masalah pak Lukman biar papa aja yang urus..mungkin kalau nanti papa udah minta bantuan baru gue ikut campur''jawab Dipta


Reno hanya nyengir aja''Ampun ma...Ampun..ini kan masalah nya tentang kegalauan Mas bro kok jadi kemana-mana sih''jawab Reno


''Mama ga bercanda lho''kata Tante Ani lagi


''Iya Reno ngerti''jawab Reno ''kalau gitu kita pulang yuk Mas bro udah Sore juga..Mama mau pulang sekarang atau nunggu toko tutup ''kata Reno


''Mama masih ada kerjaan kamu pulang duluan saja''


Mereka mengganguk dan berdiri bersiap untuk pulang setelah pamitan pada Tante Ani mereka keluar menuju mobil masing-masing


''Mas bro ''panggil Reno saat Dipta akan masuk ke mobilnya


''Ada apa..''tanya Dipta

__ADS_1


''Masalah Almira apakah memang akan di biarkan seperti ini..gue masih berharap Mas bro bertindak gimana gitu..''kata Reno


''bertindak gimana masa gue harus nekad menculik Almira dan membawanya sejauh mungkin agar ga perlu pusing lagi masalah restu''jawab Dipta asal


''Wah ide bagus tuh..Mas bro''kata Reno bersemangat


''Bagus darimana Gila iya...''kesal Dipta karena Reno yang asal ngomong


Reno hanya tertawa begitu juga Dipta..tak lama di depan sebuah mobil berhenti di dekat mobil Dipta..Reno dan Dipta saling pandang karena mengenal siapa yang punya mobil tersebut..kemudian dari kursi penumpang turun Nuni dan Almira mereka tampak terkejut saat melihat Reno dan Dipta sedang melihat ke arah mereka..


''Ngapain mereka di sini''bisik Nuni pada Almira


''kamu lupa ini kan toko mamanya Reno mungkin mereka menemui tante Ani atau sekedar main di toko''


Nuni mengangguk paham jawaban Almira sembari mengikuti Almira yang berjalan menuju toko..


''Ngapain Mir ke sini''tanya Reno begitu Almira sampai di dekat pintu toko


''Aku mau nyerahin laporan bulanan toko Ren...kamu habis ngunjungin mama kamu''jawab Almira dan balik bertanya pada Reno


''Oh itu tadi udah Nemenin orang yang mau curhat sama mama''kata Reno asal


Tentu saja mendengar jawaban Reno tersebut membuat Dipta melayangkan sikutnya ke perut Reno..Reno meringis kesakitan


''sakit mas Bro''


''Makanya kalau ngomong jangan asal jeplak aja''bisik Dipta


Almira dan Nuni yang melihat kejadian itu hanya tersenyum lucu..Melihat wajah kesal Dipta tentu saja membuat Almira ingin mengatakan kabar gembira tentang ibunya tapi dia pikir sekarang belum waktu yang tepat karena Dia harus segera menemui bu Ani..


''Ya udah deh kalau gitu kita duluan ya sepertinya juga kalian masih ada yang perlu di bereskan''kata Nuni sambil menahan tawa dengan menutup mulutnya dan menarik Almira..

__ADS_1


Reno menggangguk sementara Dipta hanya senyum terpaksa...


__ADS_2