Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 7


__ADS_3

Tak berselang lama sampai lah mereka di sebuah kafe yang lumayan besar tempat nya..kafe tersebut merupakan tempat nongkrong yang lumayan terkenal di kalangan anak muda


"Wah enak juga tempat nya" kata Dipta saat masuk ke dalam kafe tersebut


"Iya iyalah tempat nongkrong ini terkenal bro" sambil mengajak Dipta duduk di kursi dekat jendela yang memang kosong


"Bagus nih buat reperensi restoran gue" sambil ikut duduk di sebrang Reno


"Ah susah ngomong ma pembisnis mh apa yang d pikirin cuma bisnis aja" ledek Reno


"katanya mo refreshing ko jadi mikirin bisnis sih" lanjutnya


"Lhaa siapa yang ngomongin bisnis gue cuma bilang tempatnya bagus buat reverensi tempat usaha gue..gitu mas bro" bantah Dipta


"Udah cepet loe mau pesen apa gue pesenin.."


"Ga sekalian loe bayarin" goda Dipta


"Enak aja yang ada gue kali yang harus loe traktir loe kan udah punya usaha sendiri"


"iya udah sana pesen sepuas loe gue yang bayar"


"Ok siap" semangat Reno


Tak lama datang waiters mengantarkan pesenan yang tadi sudah di pesan oleh Reno


"Loe ga salah Ren banyak banget kan saya kalo ga abis nih makanan" melihat banyaknya pesenan Reno


"Ya udah tinggal bungkus aja kalo ga abis " jawab Reno sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya


"Dasar loe..."


"Eh besok pergi sekolah bareng ma gue tapi loe jemput gue.." kata Reno sambil nyengir kuda


"Enak banget hidup loe beneran eh.. tapi boleh lah asal loe yang nyetir"


"Siap boss'


Tak terasa waktu udah sore mereka asik ngobrol ini itu dari mulai masalah usaha sekolah perempuan pokoknya banyak deh..obrolan pun terhenti saat hp Dipta berbunyi...itu telp dari mama Rissa


"Hallo mah"


"Sayang kamu dimana sih kok belum pulang cepet pulang papa nanyain kamu.." langsung begitu tersambung


"Lho mah kan masih sore belum malam...ni aku main nya ma Reno kok di cafe doang ga aneh aneh" jawab Dipta, terdengar mama nya makin kesal


"Iya tante sama Reno kok ga keluyuran kemana mana kok" bela Reno yang kebetulan hp nya di loadspeaker oleh Dipta


"Iya udah cepet pulang"


"Iya...iya bawel ih"


Kemudian setelah membayar bill nya mereka ke luar dari kafe menuju mobil Dipta


"Ayo Ren gue anterin dulu loe pulang habis itu gue langsung pulang " kata Dipta saat akan masuk ke dalam mobil


"OK" sahut Reno


Mobil pun melaju menuju rumah Reno..setelah mengantarkan Reno, Dipta langsung pulang ke rumah nya


"Assalamualikum mah" salam Dipta waktu masuk ke dalam rumah nya


"Waalaikumsalam" papa nya yang menjawab


"baru pulang kamu " kata papa nya yang sedang duduk d ruang keluarga


"Iya pah..tadi habis jalan sama reno" jawab Dipta


"Udah sana cepet bersihin diri kamu tadi mama bikin kue enak banget kamu harus coba" kata mamanya yang baru sampai ke ruang keluarga

__ADS_1


"Perasaan hari ini selalu bahas kue mulu deh" bisik DIpta


"Apa sih malah ngomong sendiri gitu ga jelas"


kata mama Rissa yang melihat mulut sang anak komat kamit


"Ga mah ga apa apa"


"Ya udah sana cepetan mandi"


Dipta langsung naik ke lantai atas menuju kamarnya


**************


Keesokan hari nya Dipta sudah bersiap untuk ke sekolah dia sengaja berangkat lebih pagi karena sudah janji akan menjemput Reno


Setelah menjemput Reno mereka pun langsung berangkat ke sekolah sesuai janji Reno yang nyetir menuju sekolah


Sampai sekolah hampir semua siswa memandang pada Dipta


"Ren cepetan dong jalannya ga nyaman banget di liatin ma mereka" kata Dipta yang risih di liatin siswa yang lain


" Ga ah ni kesempatan gue jadi populer d sekolah ini"


"Emang loe ga populer" ejek Dipta


"Bukan ngga tapi supaya aku makin populer"Reno tertawa lebar


"Eh tuh di depan kantor kepala sekolah gue kantin dulu ya belum sarapan nih " lanjut Reno


Dipta mengangguk


Dipta pun melanjutkan jalan nya menuju kantor kepsek tanpa menghiraukan siswa siswa yang terus meneatap padanya sambil berbisik bisik


"Asslamualaikum.."salam Dipta sambil membuka kantor kepsek "boleh masuk pa" lanjut dipta saat melihat pak kepsek ada di tempat kerja nya


"Silahkan masuk.."pak kepsek menatap Dipta.. "Kamu Pradipta wirawan anaknya pak Wirawan" tanya pak kepsek kepada Dipta


"Mari silahkan duduk''


Lalu Dipta pun duduk di hadapan pak kepsek


"Papa mu sudah menelpon menjelaskan tentang anak nya yang akan mulai bersekolah di sini.. bapa senang semoga kamu betah sekolah di sini sebentar lagi ada pak Tio yang akan mengantarkan kamu ke kelas setelah bel berbunyi yaa.." jelas pak kepsek


Dipta hanya mendengarkan


"Oh ya pak Wirawan bilang saya harus memperlakukan kamu sama seperti siswa lainnya..jadi kalau kamu berbuat yang melanggar aturan sekolah saya pasti akan menghukum kamu"lanjutnya


Dipta pun hanya mengangguk..papa nya sudah mengatakan hal itu kepadanya


Tepat jam 7.30 bel pun berbunyi pak Tio datang ke ruangan pak kepsek untuk mengantarkan Dipta


"Dipta kamu ikut sama pak Tio ya"


"Baik pak"


Pak Tio berjalan di depan Dipta nenuju kelas 10-1 yang akan menjadi kelas Dipta


Tok..tok..tok


"Selamat pagi bu.." ucap pak Tio


Semua siswa melihat ke arah pintu kelas itu..sang guru bu Amel yang sedang mengajar menghampiri pak Tio


"Iya ada apa"


"Ini saya mengantarkan anak baru bu" jelas pak Tio


"Baik silahkan masuk dan perkenalkan nama kamu" kata bu Amel

__ADS_1


Almira yang berada di kelas itu cukup terkejut melihat anak baru itu...


"Ya allah dia.." batin Almira seketika hatinya dag dig dug tak karuan dan wajahnya pun memerah..


Kemudian Dipta memperkenalkan dirinya apalagi saat Dipta menyebut nama lengkapnya semua anak mulai menebak nebak hubungan nya dengan Wirawan pengusaha yang terkenal itu..


''Silahkan Dipta kamu duduk di sana kamu lihat kan bangku yang kosong itu ''kata bu Amel sambil menunjuk bangku tepat di belakang bangku Almira


"Iya bu" kata Dipta sambil melangkah menuju bangku yang di tunjukkan sang guru


Almira yang dari tadi terus memandang pada Dipta sejak pertama Dipta datang sangat gugup..hatinya senang karena bertemu dengan sang penolong nya tapi dia pun tak berani untuk menyapa nya saat pandangan mereka bertemu walaupun hanya untuk tersenyum


Pelajaran pun kembali dilanjutkan bu Amel..tapi Almira tak begitu fokus pada pelajaran nya..badannya panas dingin hatinya tak karuan mengingat pria yang ada di belakangnya itu


Nuni yang sejak tadi memperhatikan sikap Almira yang tak biasa itu pun mulai bertanya-tanya


"Loe kenapa sih...gelisah banget..ngga enak badan..mau izin ke uks" tanya Nuni khawatir


"Ngga usah aku baik baik saja kok"


"Loe yakin" tanya Nuni lagi


Almira pun mengangguk


Pelajaran pertama pun selesai...lanjut ke pelajaran ke 2 tapi sang guru tidak hadir mereka hanya di beri tugas mencatat saja..


Almira menoleh ke belakang bermaksud menyapa Dipta...tapi ada Tasya murid yang di kenal paling centil d kelas nya..mendekat pada Dipta


"Hai...hai kenalan boleh dong..nama gue Tasya" katanya sambil menyodorkan tangan ke arah Dipta...


Tapi Dipta mengacuhkannya "ga penting.."kata Dipta membuat semua murid menertawakan nya


"Diaaammmm loe semua.."bentak Tasya dia bergegas duduk kembali di bangkunya menahan amarahnya kepada Dipta karena mempermalukan dirinya


Melihat hal itu membuat Almira mengurungkan niatnya untuk menyapa Dipta


"Untung ga jadi nanyanya klo ngga bisa bisa kaya si Tasya malunya...."bisik Almira agar tak terdengar oleh Nuni


"Loe kenapa sih ngomong sendiri aneh deh loe hari ini..."Nuni heran melihat sahabatnya itu mengelus elus dadanya


Almira hanya tersenyum aneh pada Nuni


"Sumpah loe ga jelas banget Mir..."


Percakapan 2 orang di depan nya itu sempat terdengar oleh Dipta..sebenarnya Dipta menyadari gadis yang ada di depan nya itu adalah gadis yang ia selamatkan tapi Dipta tak mau menyapa nya karena melihat sikap Almira yang seperti nya tak ingin berbicara dengan nya entah karena malu atau apa dia pun tak mengerti


Bel istirahat pun berbunyi semua siswa langsung menuju kantin..Almira yang masih d dalam kelas hanya mengeluarkan buku novelnya tanpa berniat untuk pergi istirahat..


"Loe ga mau ke kantin" tanya Nuni


"Ga ah aku malas..di sini aja" jawab Almira


"Ya udah deh gue mau ke kantin dulu loe mau nitip ga.." tanya Nuni lagi sambil berdiri


"Ga usah makasih"


"Oke..gue ke kantin dulu yaaa..."


Saat berjalan keluar kelas Nuni bertubrukan dengan Reno..


"Aww napa sih loe ga liat apa nih orang segede gini main tubruk aja.."kata Reno kesal


"Loe kali yang jalan nya tuh mata ga di pake..loe yang salah juga.." ucap Nuni tak mau kalah


lagian ngapain sih loe ke kelas gue pasti mau gangguin Almira yaa" lanjutnya


"Hahaha...ngga juga gue mau cari sepupu gue si Dipta dia anak baru di kelas loe..tapi boleh juga lah sekalian liat Almira..." kata Reno sambil cengengesan ga jelas


"Huuuhhh...modus loe..."sungut Nuni

__ADS_1


Reno hanya tertawa sambil masuk ke kelas Dipta tanpa memperdulikan Nuni lagi...


__ADS_2