Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 28


__ADS_3

Nuni sedang di toko bersama Almira mereka hanya diam sibuk dengan pikiran masing masing,Almira masih ragu dengan apa yang di dengarnya hatinya berharap bahwa yang Dipta ucapkan adalah benar perasaan yang hati nya rasakan kepada Almira.


Almira takut kalau semua hanya candaan untuk menggoda dirinya saja,tapi bila dia ingat wajah Dipta saat itu terlihat sangat serius


Sementara Nuni sedang sibuk memikirkan alasan apa yang akan dia katakan kalau Reno sampai benar datang ke toko bu Arum..karena saat Nuni mengirim pesan pada Reno Almira tidak mengetahuinya..dia penasaran hanya pingin bertanya tentang keseriusan perasaan Dipta pada Almira dia tidak mau asal mendukung Dipta seperti dulu dan asal mendekatkan mereka sehingga membuat Almira sakit hati lagi..


Mereka menghela napas hampir bersamaan..Almira menatap Nuni saat itu Almira baru menyadari bahwa Nuni juga sedang melamun.


"Kamu kenapa kok tumben melamun apa ada masalah" tanya Almira penasaran karena biasanya Nuni sangat cerewat


"Eh..ng..ngga siapa yang melamun" jawab Nuni gugup


"Kamu lah siapa lagi"sindir Almira


"Gue ga ngelamun justru yang dari tadi melamun itu elo"


"Aku emang melamun karena ada yang sedang aku pikirkan terus kalau kamu sedang melamunkan apa"Jawab Almira asal


"Ihh ga percaya..di bilang gue ga melamun kok"


"Nuni menurut kamu apa aku besok perlu menghindari Dipta di sekolah aku benar benar


bingung "tanya Almira


"Entahlah Mir gue juga bingung"jawab Nuni ragu"Mir jujur sama gue bagaimana sebenarnya perasaan kamu kepada Dipta"balik bertanya pada Almira


"Jujur"tanya Almira


"Iya jujur apa yang loe rasakan sekarang"Nuni mengulang pertanyaan nya


"Aku cinta sama dia tapi.." jawab Almira,belum selesai bicara Nuni sudah memotong nya


"Udah itu aja ga usah pake tapi..karena gue tau apa yang akan loe katakan"kata Nuni


"Nuni apa gue salah jatuh cinta pada Dipta dan berharap dia jadi milik ku tanpa memikirkan status sosial aku dan dia"


"gue rasa ga ada yang salah Mir..itu manusiawi jatuh cinta perasaan yang indah yang akan di rasakan oleh siapa saja tidak ada aturan bahwa manusia hanya boleh jatuh cinta dengan yang status sosialnya sama tidak ada yang seperti itu Mir"jelas Nuni


"Tapi aku benar benar takut..nanti bila perasaan ini semakin dalam keluarga nya melarang kami berhubungan aku takut bila berpikir kesana"


"Kamu berpikir terlalu jauh Mir..menurutku untuk sekarang kamu nikmati aja dulu masa masa di cintai tanpa memikirkan halangan yang akan datang nantinya"


"Kamu ngomong seperti itu apa kamu setuju kalau aku menerima Dipta ,tapi saat aku tadi tanya untuk menghindari Dipta kamu jawab bingung..jadi gimana"tanya Almira ikut bingung

__ADS_1


"Gue.."


"Nuni,apakah kamu ada rasa sama Dipta"


"Bukan..bukan seperti itu hanya saja aku ga mau asal dukung kamu seperti dulu Mir"


"Maksud kamu"


"Gue pernah sekali mendukung loe dekat dengan Dipta saat gue tau loe ada rasa sama Dipta tapi Dipta malah memilih Ratu gue liat bagaimana loe sakit hati..gue ikut sedih Mir gue ga mau liat loe sedih lagi jadi sekarang sebelum gue yakin tentang perasaan Dipta yang sebenarnya gue ga mau menyarankan apapun dulu"


"Bagaimana cara kamu untuk tau perasaan Dipta yang sebenarnya"


"Sebenarnya gue nyuruh Reno ke sini tadi.."


"Aduh Nuni..gimana kalau Reno datang bareng Dipta aku kan belum siap ketemu kalau Dipta.."Almira kaget mendengar kata- kata Nuni


"Maaf tapi..gue tadi nya ingin memastikan saja tanpa berpikir ke sana..tapi sampai sekarangkan Reno nya belum datang mungkin dianya ga bisa kali"jawab Nuni santai


"Mening kamu kirim lagi pesan bilang dia ga usah jadi ke sini oke"


"Gimana kalau udah di jalan" Nuni mencoba mencari alasan


"Batalin Nuni sayang"


"NUNI"Almira mulai kesal


"Iya gue telepon sekarang untuk batalin"akhirnya Nuni menyerah


"Nah gitu dong..makasih Nuni sayang"Almira tersenyum


^^^*****^^^


Nuni menelepon di saat Reno pun akan menghubunginya


"Eh panjang umur nih anak baru juga mau gue hubungi udah ngehubungi duluan"kata Reno saat melihat siapa yang menghubunginya


"Siapa"tanya Dipta


"Nuni "sambil menunjukkan layar HPnya


"Itu artinya kalian sehati "goda Dipta


"Apaan sih loe ga lucu,gue ga bantuin loe nanti"ancam Reno

__ADS_1


"Bercanda bro gitu aja marah..bukan di aminin siapa tau memang jodoh"Dipta masih ngeledekin Reno


"loe ya.."Reno cemberut sambil menunjuk Dipta


"Udah jangan marah-marah mulu cepet angkat keburu di matiin tuh telepon nya"kataDipta sambil menyingkirkan telunjuk Reno


Reno hanya tersenyum sambil mengangkat panggilan dari Nuni..dia hanya menggangguk sambil mengatakan iya..iya saja sambil sesekali ngelirik ke arah Dipta membuat Dipta sangat penasaran tentang obrolan mereka tak lama kemudian Reno menutup panggilan nya dan tersenyum kepada Dipta


"Napa loe.."tanya Dipta penasaran melihat senyum Reno


"Gimana ada ya kabar buruk dan kabar sangat buruk elo mau denger yang mana dulu"kata Reno


"ya elah ga ada kabar baiknya gitu"kata Dipta lemas mendengar kata- kata Reno hatinya langsung dag dig dug tak karuan


"ngga ada hanya itu pilihannya"kata Reno lagi


"kabar buruk dulu deh"akhirnya Dipta memilih


"Kita ngga jadi ke toko bu Arum karena Almira melarangnya"


"terus kabar sangat buruk nya"Dipta makin penasaran


"loe yakin mau denger"tanya Reno khawatir, Dipta menggangguk "kalau gitu loe harus nyiapin hati ya jangan pingsan setelah denger kabar ini" lanjut Reno lagi


"cepet ah banyak ngomong loe" Dipta mulai kesal karena Reno banyak basa basi


"sepertinya besok Almira akan menghindar dari loe lagi"akhirnya Reno mengatakan kabar itu sontak langsung membuat Dipta kaget dan tak terima dengan kabar itu


"Apa kok gitu sih..ga bisa gitu dong gue kan ga salah apa apa masa cuma nyatain cinta aja dia langsung mau ngehindarin gue "Dipta sewot


"tenang dong Mas bro loe jangan panik dulu"Reno mencoba menenangkan


"ya panik lah gue ga mau kalau Almira bersikap seperti itu sama gue kecuali dia ngomong sendiri kalau dia ga suka sama gue,gue pasti akan menjauhi dia"masih sewot


"Nuni akan coba membujuk Almira asal loe sungguh- sungguh dengan perasaan lo ke Almira, Nuni mau bantuin loe"


"Gue mau ke toko bu Arum sekarang"tanpa memperdulikan ucapan Reno Dipta berdiri dan akan melangkah pergi..


"Lho kan Almira ga mau kita ke sana"Reno mengingatkan


"terserah pokoknya sekarang juga gue akan kesana..Almira harus menjawab pernyataan cinta gue sekarang juga kalau nungguin Nuni bujuk Almira keburu mati penasaran gue"Dipta mantap melangkah menuju pintu keluar


"Loe yakin mau ke sana sekarang sepertinya waktunya ga pas deh"teriak Reno karena Dipta sudah keluar pintu

__ADS_1


"Aaah gue ga peduli..." kata Dipta


__ADS_2