
Setelah menyelesaikan laporan tokonya Almira dan Nuni keluar dari toko bu Ani tak tampak Dipta ataupun Reno sepertinya mereka sudah pulang..Almira menghela napasnya dia kecewa karena tentu saja berharap Dipta mau menunggu dirinya..
''Mengapa..kecewa ya pujaan hatinya udah pergi''goda Nuni sambil tersenyum memperhatikan wajah Almira
''Kelihatan banget ya..''tanya Almira
Nuni menggangguk'' Udah ayo pulang besok lagi aja bicara sama Diptanya''katanya sambil menarik Almira untuk naik ke mobilnya
Sementara Dipta sampai ke rumah nya langsung merebahkan tubuh nya di sofa..melihat anaknya sudah pulang Mama Rissa langsung menghampiri Dipta dan membelai rambut hitam Dipta..
''Kenapa sayang..kok lesu banget''tanya Mama Rissa penuh perhatian
''Mama..aku ga kenapa-napa kok cuma lelah saja''jawab Dipta
''Memang habis ngapain nak..sampai merasa lelah begitu''kata Mama Rissa
''Mah jujur aja ya sepertinya aku akan melawan kakek..kalau misalnya nanti kakek menentang hubungan ku sama Almira''kata Dipta sambil menatap mamanya
''ngomong apa sih kamu ngaco banget''mama Rissa terlihat bingung mendengar ucapan Dipta
''Emangnya papa belum cerita sama mama soal ancaman pak Lukman''tanya Dipta
''Oh soal itu..udah papa udah cerita ''jawab mama Rissa dengan santainya
''Ekspresi mama kok biasa aja..emangnya ga masalah gitu kalau kakek tau soal Almira''tanya Dipta heran
''Memang kalau kakek tau kenapa nak..lagian kakek ga akan pernah memaksakan kehendaknya kepada kamu,kamu kan cucu kesayangannya kakek''
''Mengapa mama yakin gitu tetap aja aku khwatir..papa aja khawatir kakek akan marah kalau tau Almira apalagi tentang status keluarganya''
__ADS_1
''Nak..wajar aja papa kamu takut karena dia merasa kan bagaimana dulu syarat yang di ajukan kakekmu saat papa mu ingin melamar mama..mungkin papa mu masih trauma dengan kakek dan takut kamu merasakan apa yang papa mu rasakan''jelas mama nya
''Benarkah Mah...mama bisa jamin kalau kakek akan setuju sama Almira''tanya Dipta senang
''Ya untuk sekarang setuju sebagai teman sepertinya ga akan masalah lagian kakek bukan orang yang akan langsung menerima walaupun menurut dia itu baik''
''Lho kok teman sih Mah aku kan mencintai Almira ..tadi kata mama kakek ga akan maksa apapun sama aku''
''Anak kecil..Masih belum saatnya cinta-cintaan belajar dulu yang benar kerja dulu baru boleh mikirin cinta..''
''Mah Aku udah gede kali..dan mama jangan lupa ya aku seorang owner beberapa restoran dan bengkel yang terkenal di kalangan Anak muda..''kata Dipta membanggakan dirinya
''Iya badan nya doang gede kelakuan masih belum dewasa..oh ya kamu tau kan sebentar lagi acara ulang tahun perusaan papa''
Dipta menggangguk
''Terus boleh aku undang Almira juga''potong Dipta
''Ya tentu saja boleh..hari sabtu depan kita akan pergi ke hotel tempat acaranya di adakan ajak dulu Almira ke rumah kita berangkat bareng oke..''perintah mama Rissa
''Baiklah Mah...''
''Dan massalah kakek kamu ga usah khawatir walaupun pak Lukman ngomong macam-macam tentang Almira sama kamu..mama yakin kakek kamu ga Akan langsung percaya gitu aja omongan pak Lukman..kamu harus percaya juga sama papa,papa pasti bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat''nasihat mama Rissa
''Iya Mah..makasih udah dukung aku sama Almira..mama dan papa orang baik ga membeda-bedakan orang hanya karena kekayaannya..aku semakin sayang sama kalian''kat Dipta
''Dan kamu juga harus yakin bahwa kakek kamu yaitu ayah mama juga orang baik mama begini juga kan karena didikan kakek kamu kamu harus percaya itu''lanjut mama Rissa menasehati
Dipta tersenyum dan memeluk mamanya
__ADS_1
''Makasih..makasih Mah''kata Dipta di pelukan mamanya
''Sama-sama sayang...''sambil mengusap punggung Dipta
******
Di sekolah tampak Ratu yang terlihat gusar..ntah mengapa sejak tau Dipta dan Almira kembali dekat dia seakan tak ingin berakting baik lagi pada Almira walaupun papanya selalu menekankan dirinya bahwa dia harus selalu pura-pura mendukung Almira dan Dipta tapi rasanya dia mulai tak tahan lagi
Ratu mengambil HP nya dan menekan no seseorang untuk menghubunginya tak lama kemudian
''Ada apa sayang''terdengar suara seseorang dari sebrang sana menjawab
''Papa kapan papa akan menghancurkan perusaan om wirawan..aku sudah ga mau lagi berpura-pura baik pa''rengek Ratu
''Sabar sayang papa sedikit mengubah rencana''jawab Pak Lukman
''Apa mengubah bagaimana maksud papa''Ratu kaget karena baru mengetahuinya''
''Tadi nya papa ingin menghancurkan hubungan Dipta dan papa nya yang 'menolak hubungan Almira tapi ternyata si Wirawan itu tak keberatan tentang status Almira
Dan sekarang harapan papa Adalah Pak Malik kakek nya Dipta karena setau papa pak Malik itu orang nya sangat teliti sekali mengenai pasangan anak dan cucunya dia akan menyelidiki langsung bagaimana orang yang mendekati keluarganya''
''Terus rencana papa Apa''tanya Dipta heran
''Pada sabtu depan saat Ulang tahun perusahaan wirawan pak Malik akan datang saat itu papa akan bicarakan tentang hubungan Dipta dan Almira''
''Papa yakin rencana ini akan berhasil bagaimana kalau sampai kakeknya Dipta malah setuju Dipta berpacaran sama Almira..aku pasti akan kehilangan Dipta
''Tenang sayang semua hal itu sudah papa pikirkan kali ini papa akan habis -habisan menjelekkan Almira sehingga membuat Pak Malik tak curiga dan bisa langsung mempercayai nya..''tersenyun sinis lalu mematikan sambungan teleponnya
__ADS_1