Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 40


__ADS_3

''Pulang yuk..''ajak Dipta


Saat Bel pulang sekolah berbunyi Dipta langsung menghampiri Almira takut Almira kembali menghindarinya..Almira mrnghela napas nya saat Dipta sudah ada di hadapannya Dia benar-benar belum ingin melanjutkan obrolan tentang mereka apalagi syarat orang tua Dipta untuk nya..


''Ayo..Udah ga usah beralasan apapun''kata Dipta melihat Almira yang hanya diam di bangku nya


Akhirnya Almira terpaksa mengikuti Dipta..


''Mau ngobrol dimana..aku ga bisa lama-lama aku harus ke toko kasihan ibu kalau sendirian''kata Almira terlihat malas


''Tenang aja tadi aku udah WA Reno untuk ke toko bu Arum gantiin kamu dulu..gimana kalau kita makan siang dulu kamu setuju''ajak Dipta


Almira menggelengkan kepala nya..dia tak mau kalau harus pergi makan berdua saja dengan Dipta pasti akan sangat canggung pikirnya


''Terus kamu mau gimana dong''tanya Dipta


''Aku udah bilang aku harus ke toko jadi kita ngobrolnya di sini dan langsung ke intinya ga usah banyak basa-basi..''kata Almira sangat ketus


''Padahal aku lapar banget lho..''


''Ya udah kamu makan sendiri saja aku pulang.''


''Ya..Iya deh kita ngobrol di atap sekolah saja ajak Dipta sambil menarik tangan Almira


sampai di atap Dipta melepaskan gandengan tangannya dan menatap ke arah Almira Dipta memandang Almira penuh harap


Almira yang merasakan tatapan Dipta jadi salah tingkah''mengapa kamu melihat ku begitu''tanya Almira

__ADS_1


''bagaimana emang nya''tanya Dipta


''seperti tadi..aku ga nyaman banget di liatin kaya gitu''


''Oke..maaf..maaf..aku hanya merasa senang kamu mau kembali ngomong sama aku..dah lama kan kamu nghindarin aku''


Langsung aja ya Mir aku bener-bener ga bisa terus kaya gini aku pengen kita pacaran resmi apalagi papa ku sudah mengizinkan kita''jelas Dipta


''aku tau tapi ibu aku masih belum yakin keluarga mu bisa menerima aku yang hanya orang biasa dan juga kalau harus keluar negeri aku ga bisa aku mohon kamu ngerti aku''


"Aku ngerti kekhawatiran ibu kamu..mungkin ibu kamu terlalu banyak nonton di TV drama yang kaya gitu..keluarga ku ga kaya di sinetron kok mir.."


"Aku akan pikirkan kembali untuk meminta izin pada ibu ku..."


"Izin untuk yang mana..pacaran sama aku atau sekolah ke luar negeri...''


"Mungkin tuk hubungan sama kamu dulu kalau masalah ke luar negeri aku masih ragu untuk cerita"


"Emang bisa seperti itu..itu kan syarat dari papa kamu kalau mau kita berhubungan..?"


"Sebenarnya papa hanya ingin supaya kamu dan ibu kamu lebih percaya diri.."


"Maksudnya"


"Dengan kamu mengikuti pertukaran pelajar itu kamu bisa mendapatkan juga beasiswa kuliah di sana..sebagai seorang yang lulusan luar negeri ke depan nya nanti kamu ga akan susah mencari kerjaan yang stabil dengan begitu kamu bukan keluarga biasa lagi dan ibu kamu pasti akan bangga dong.."


"simple banget ya pemikiran orang kaya..emang nya bisa begitu tetap saja orang akan selalu bilang bahwa kesuksesan ku nanti itu karena keluarga kamu dan tetap saja mereka hanya akan memamdang aku sebagai wanita yang memanfaatkan kamu yang anak orang kaya"

__ADS_1


"itu sih kamu nya aja yang berpikir nya terlalu negatif..mungkin saja orang akan berpikir seperti itu tapi itu tak akan lama seiring berjalan nya waktu mereka akan menyadari kemampuan seorang Almira Putri aku yakin akan begitu.."


Almira tersenyum.."kmu yang terlalu jauh berpikir nya..sekarang aku mau pulang dulu ya aku harus ke toko"


"Aku antar"


"Ga usah..."Almira pun berdiri dan melangkah pergi di belakang Dipta mengikuti Almira saat akan menuju turun tangga mata Dipta melihat seseorang yang bersembunyi tapi Dia pura-pura tak melihat nya setelah sampai di depan kelas Almira pamitan pulang pada Dipta sementara Dipta berencana menunggu orang yang tadi di atap dia lihat..dia yakin orang itu pun akan segera turun


Benar saja tak lama Seseorang itu menuruni tangga dan kaget saat melihat Dipta yang sudah berdiri seperti menunggu dirinya


"Hai..mengapa mukanya kaget gitu"sapa Dipta begitu melihat Ratu ada di depan nya


"Siapa yang kaget gue ga kaget kok"kata Ratu terlihat masih kaget


"Loe ngga nyangka kan gue nunggu di sini gue tau loe tadi dari atap abis nguping omongan gue sama Almira kan"


"gue..gue.."Ratu terlihat sangat gugup


"Jadi memang loe nguping "Dipta terlihat kesal


"Maaf gue benar-benar ga bermaksud apapun sumpah loe harus percaya sama gue..kalau loe mau gue akan bantuin loe lebih dekat lagi dengan Almira"Ratu mencoba menjelaskan dan membujuk Dipta


"Apa loe bilang loe mau bantuin gue ga salah..makasih gue ga butuh bantuan loe lagian hubungan gue dan Almira bisa lebih dekat tanpa bantuan dari loe" kata Dipta sambil melangkah pergi


"Tunggu..."Ratu mencegah Dipta pergi dengan memegang tangan Dipta" mungkin untuk sekarang loe belum butuh bantuan gue tapi kapan pun loe butuh bantuan dari gue gue selalu siap"kata Ratu penuh percaya diri


Dipta melepaskan tangan Ratu dan hanya tersenyum Sinis mendengar perkataan Ratu " gue harap ga ada akal licik apapun di otak loe karena untuk sekarang gue ga akan biarin loe berbuat jahat pada siapapun terutama Almira

__ADS_1


"Tentu " jawab Ratu terdengar tulus padahal dalam hatinya Ratu masih sangat mencintai Dipta"Kalau gitu Aku pulang dulu yaa..daahhhh"kata Ratu kemudian


Dipta menggangguk...setelah sampai ke mobilnya Ratu menelepon papa nya untuk melaporkan perkembangan hubungan Almira dan Dipta dia ingin secepatnya rencana papa nya segera selesai dia sangat tersiksa harus selalu berpura-pura baik di depan Almira itu membuat nya muak sangat muak..


__ADS_2