Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 35


__ADS_3

Dipta sudah duduk di ruang keluarga setelah makan malam selesai pun papanya belum juga pulang,Dipta sangat kepikiran dengan syarat yang akan papa ajukan padanya untuk dapat berhubungan dengan Almira


''Semoga saja papa tidak meminta yang aneh-aneh ''batinnya..


Mama Rissa duduk di sampingnya memperhatikan kegalauan Dipta..Dia hanya tersenyum karena baru kali ini dia melihat anaknya memperjuangkan seorang perempuan mama Rissa tak menyangka Anaknya yang sangat cuek bisa galau juga..


''Mah kapan papa pulang ini sudah lewat makan malam lho..''tanya Dipta sambil terus melihat jam di HP nya


''Sabar dong paling sebentar lagi''jawan mama Rissa


Tak lama terdengar suara mobil datang,Dipta langsung berlari ke pintu untuk melihat yang datang bibirnya tersenyum saat melihat papanya turun dari mobil..


''Tumben kamu menyambut papa pulang''kata sang papa saat melihat Dipta ada di pintu


''Papa telat banget pulangnya,''kata Dipta


Tanpa menjawab pertanyaan Dipta Papa Wirawan masuk menghampiri Mama Rissa lalu mama Rissa mencium tangan papa dan mengambilkan minum untuk papa Wirawan


''Mau mama siapkan makan malam Pah''tanya mama Rissa sambil memberikan segelas air kepada suaminya


Papa wirawan hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum,Dipta langsung menghampiri Papanya sambil cemberut kesal karena merasa di abaikan oleh sang Papa


''Mengapa lagi Anak mu Mah,tadi di depan tersenyum sekarang cemberut gitu..''tanya papa wirawan kemudian


''Dia udah nungguin papa dari tadi..''sambil memberikan gelas ke suaminya mama Rissa pun tersenyum melihat tingkah Dipta


''Nungguin papa ada apa.''papa Wirawan heran sambil menatap Dipta


''Masalah Almira Pah,mama udah bilang ada syaratnya kalau mau berhubungan denganya'' jawab mama Rissa


''Oh masalah itu papa kira Ada hal penting apa''papa Wirawan pura-pura cuek


''Almira penting pah''Dipta sewot mendengar kata-kata papanya

__ADS_1


Mama Rissa dan papa Wirawan hanya tersenyum mendengar ucapan Dipta


''Ya udah tunggu papa mau mandi dulu nanti kita bicara tentang Almira ya''papa Wirawan berdiri akan pergi menuju kamarnya


''Pah ga bisa sekarang,aku kan udah nunggu dari tadi masa sekarang di suruh nunggu lagi'' cegah Dipta


Papa dan mama hanya saling melirik dan akhirnya papa duduk bersiap untuk berbicara dengan anaknya itu''ya udah papa akan bilang dulu syaratnya''


''Nah gitu dong aku kan udah penasaran banget''Dipta senang


''Gini papa tau Almira anak nya baik dan juga cerdas walaupun keadaan keluarganya bisa di bilang pas-pasan tapi Almira tak pernah memperlihatkan dirinya rendah atau pun malu ,malah dia membuktikan dirinya walaupun masuk ke sekolah dengan beasiswa tapi prestasinya sangat baik sekali''kata Papa Wirawan


''Intinya dong pah,aku tau Almira baik dan cerdas papa ga usah jelasin lagi..''potong Dipta tak sabaran


''Sabar dong papa kan harus jelasin detailnya agar kamu ga salah paham''kata papa nya kesal karena ceritanya di potong oleh Dipta


''Emang kenapa aku bakal salah paham''tanya Dipta bingung


''Maka nya dengerin dulu jangan terus di potong omongan papanya''Mama Rissa ikut kesal karena sikap Tak sabaran Dipta


''Terus papa ada rencana untuk mengirimkan Almira ke luar negeri ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk Almira..Papa yakin kalau Almira bisa membuat nama sekolah kita bangga karena murid yang terpilih mengikuti pertukaran pelajar ini adalah murid unggulan dari sekolah masing-masing''


''Lho Pah bukan kah pertukaran siswa itu sama aja kaya belajar biasa cuma di sekolah yang lain gitu ya kan..''tanya Dipta


''Iya tapi ini bukan sekedar pertukaran pelajar biasa tapi ini di siapkan sekolah khusus untuk melihat sejauh mana pendidikan suatu negara dan kalau misalnya Almira berhasil dia akan mendapatkan kesempatan kuliah di luar negeri juga dan juga akan menaikkan akreditasi sekolah kita..baguskan''


''Terus syaratnya''tanya Dipta karena papanya terus bercerita tanpa membahas syarat yang membuat Dipta semakin penasaran


''Kamu cukup bujuk Almira Agar mau menerima pertukaran ini karena untuk sekarang Almira menolak dengan alasan ibunya ga ada yang jaga''akhirnya Papa memberitahu syaratnya juga


''Papa mau aku bujuk Almira untuk pergi ke luar negeri gitu''tanya Dipta menduga-duga


''Iya..bisakan, kalau Almira setuju Papa akan ijinkan kamu menjalin hubungan dengan Almira''kata Papa Wirawan tersenyum menantang Dipta

__ADS_1


''Itu artinya Almira dan aku akan LDR an dong pah''Kata Dipta


''Ga masalah kan selama ini untuk masa depan Almira''papa menyakinkan Dipta


''Kok kayanya Papa jebak aku deh''Dipta mengerutkan keningnya


''Jebak gimana maksud kamu''Papa Wirawan sekarang yang tampak bingung dengan pemikiran anaknya


''Papa serius ga sih mau restui aku ama Almira''tanya Dipta lagi


''Oh jadi kamu mikirnya kaya gitu''kata Papa wirawan


''Ya iyalah papa seperti mau jauhin aku dan Almira dengan mengirim Almira ke luar negeri..alasan syarat ini hanya supaya aku ga merasa papa egois iya kan''tebak Dipta


''Kamu salah,papa ga mikir kaya gitu ini semua papa lakukan untuk membantu kamu,papa sudah cari info katanya Almira menolak kamu karena status ekonomi dia Iya kan..coba kamu pikir kalau Almira sukses dengan sekolah di luar negeri bukan kah status kalian nanti ga akan jadi masalah kan''Papa wirawan menjelaskan Alasannya pada Dipta


''Mengapa harus di luar negeri pah,kenapa ga di dalam negeri aja atau kita bantu perekonomian keluarga Almira..''


''Emang kamu berpikir mereka akan mau kalau kita bantu secara terang terangan begitu..bukan kah mereka malah akan tersinggung''


''Tante ani aja mau membuka cabang toko kue baru untuk bu Arum Almira sempat menolak apalagi di bantu langsung gitu''tambah mama Rissa


''Iya juga sih..tapi ke luar negeri aku bakal jauh dari Almira Mah Pah..''


''cenggeng banget sih..kan pertukaran pelajarnya hanya selama 6 bulan..''kata papa Wirawan


''Kan tadi kata papa kalau berhasil Almira juga bisa kuliah di luar negeri kan''kata Dipta memgingatkan perkataan papa nya


''Kamu ini,memang keluarga kita ga mampu kuliahin kamu keluar negeri,tinggal ikuti aja Almira kuliah di negara mana iya kan Pah''kata Mama Rissa kesal


''Wah bener juga yaa..nanti kan aku bisa susul Almira''


''Dasar kamu ini..bucin abisss''ledek mama Rissa

__ADS_1


''Dih mama tau dari mana bahasa BUCIN...''tanya Dipta


''Jadi gimana kamu setuju syarat dari papa'' papa Wirawan kembali bertanya pada Dipta


__ADS_2