Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 33


__ADS_3

Almira pulang ke rumahnya tidak menemui ibunya di toko,rasanya Almira tak kan sanggup berbicara kepada ibunya..Nuni mengantarkan Almira memapah masuk ke dalam kamarnya Almira langsung berbaring di kasurnya melanjutkan kembali tangisannya untuk melepaskan beban di hatinya yang sangat menyesakkan dadanya..


Nuni membiarkan Almira menangis tanpa bicara apapun dia akan membiarkan Almira sampai tenang dan bercerita sendiri padanya,Nuni kemudian melangkah ke luar kamar menuju dapur untuk mengambilkan Almira minum dan membuat cemilan untuk Almira karena Almira belum makan sejak jam istirahat tadi..


Setelah kembali dari dapur Nuni melihat Almira sedang bersandar di ranjangnya kelihatan Almira sudah tenang kemudian Nuni mendekati Almira dan duduk di samping Almira sambil menyodorkan minum


Almira mengambil gelas dari tangan Nuni sambil mencoba tersenyum


''Terima kasih,padahal kamu tak perlu menemani ku kamu kan jadi ikut bolos sekolah''Almira menatap sedih pada Nuni


''Ga apa-apa gue senang menemani loe di sini dari pada harus sekolah..pusing,malas,suka ngantuk kalau di kelas''Nuni nyengir berusaha menghibur Almira


''Mir sebenarnya kenapa sih loe kok jadi begini kemarin kan ga apa-apa''tanya Nuni kemudian


Almira menatap Nuni sesak''Aku mencintai Dipta Nuni''


''Gue tau perasaan loe,bukannya Dipta pun mencintai kamu juga''Nuni bingung


''Iya tapi masalah nya sekarang ibu meminta ku untuk menjauh dari Dipta,dia ga mau aku berhubungan dengan Dipta''


''Mengapa bu Arum menolak Dipta''tanya Nuni heran karena tau selama ini bu Arum baik pada siapapun


''Karena....''Almira menggigit bibir bawahnya menunduk air matanya kembali mengalir


''Mir..''.Nuni menggemgam tangan Almira mencoba menguatkan Almira


''Ibu takut karena Dipta anak orang kaya,ibu takut aku akan kecewa bila nanti orang tuanya menolak ku, jadi ibu menyuruhku menjauh dari Dipta demi kebaikan ku''


''Mir..ngga semua orang kaya memandang orang lain hanya dari harta kekayaan saja banyak juga orang kaya yang merakyat lho Mir,mereka berbaur dengan masyarakat biasa tanpa peduli status mereka..''jelas Nuni


''Maaf Nuni..mungkin perkataan ku menyinggung kamu,tapi itu hanya ketakutan ibu ku''


''Gue ngerti kok Mir,mungkin Bu Arum hanya tak ingin loe sakit hati aja''


Almira menunduk sambil kembali meminta maaf..


''udah dong Mir jangan nangis lagi nya..''Nuni mengusap pipi Almira


****


sepulang sekolah Dipta yang tak masuk kembali ke kelasnya bersiap untuk pulang dia sedang menunggu Reno yang sedang mengambil tas mereka di kelas masing-masing


''Mas bro mau ke rumah Almira tadi gue udah nanya sama Nuni katanya Almira ada di rumahnya''kata Reno yang sudah ada di pakiran sambil menenteng tas sekolah Dipta


''Gimana keadaan Almira sekarang''tanya Dipta khawatir

__ADS_1


''katanya nangis terus''jawab Reno


''Dia cerita sama Nuni alasan nya''


''Iya katanya karena bu Arum ,ibunya takut Almira akan sakit hati kalau berhubungan dengan orang kaya karena status mereka gitu''Reno menyampaikan apa yang di dengarnya dari Nuni


''Oh jadi ini pinta Ibunya pantas saja dia selalu menjadikan alasan status gue yang anak orang kaya untuk menjauh dari gue''


''Jadi loe akan terus berjuang untuk cinta loe kan''tanya Reno


'' Gue kan udah bilang,untuk saat ini gue akan mengikuti apa yang Almira mau..kalau dia mau gue menjauh dari dia,gue akan lakukan itu..''jawab Dipta


''Mas bro loe jangan berpikir seperti itu dong loe kan harus ngomong baik-baik dulu sama Almira..''


''Gue lelah seperti ini mungkin dalam kisah cinta gue hanya cinta sepihak dari gue sendiri aja..'' Diptaa terdengar putus asa


''Ya udahlah kita pulang aja..biar loe bisa nenangin pikiran loe dulu''ajak Reno


Dipta hanya menggangguk..sementara tanpa mereka sadari ada seseorang yang tak sengaja mendengarkan obrolan mereka.


Ratu hanya tersenyum mendengar percakapan antara Dipta dan Reno dia menemukan cara untuk lebih menjauhkan Almira dan Dipta


Kemudian Ratu mengeluarkan HP nya dan menelepon seseorang setelah selesai dengan panggilan itu Ratu tersenyum puas dan masuk ke dalam mobil


Di sebrang sana nampak Pak Lukman yang tersenyum setelah mendengar kabar dari Ratu tentang Dipta, dia sudah berencana untuk membuat hubungan Wirawan dan Dipta Memanas dengan memanfaatkan Almira dan bu Arum..


****


Dipta pulang ke rumahnya saat masuk ke dalam Rumah Dipta melangkah dengan gontai terlihat sangat lelah..


Mama Rissa yang melihat anaknya tampak lemah langsung menghampirinya


''Sayang kamu kenapa''Mama Rissa memegang tangan anaknya


''Aku patah hati mah''jawab Dipta asal


''.Gara-Gara Ratu''Mama Rissa kaget karena takut anak nya teringat Ratu anak pak Lukman itu


''Apaan Ratu.. bukan lah'' Dipta langsung membantah


''Kamu kan baru memutuskan hubunganmu dengan Ratu kalau bukan karena Ratu terus karena siapa dong''tanya mama Rissa bingung Sementara Dipta hanya menggelengkan kepalanya mendengar pertanyaan sang mama lalu berniat melanjutkan langkahnya


Eh tunggu mama baru ingat ALMIRA..ya ALMIRA...''kata mama Rissa sambil menepuk.nepuk kan tangan nya


Mendengar mama nya menyebut nama Almira sontak membuat Dipta kembali menghentikan langkahnya dan menatap sang mama

__ADS_1


''Tuh kan benar Almira''goda mama nya yang melihat tatapan sang Anak


''Mama kok kepikiran Almira mah''tanya Dipta heran


''Karena papa mu pernah membahas Almira beberapa kali kepada mama''jawab mama Rissa dengan santainya


''Oh ya papa bilang apa sama mama'' dipta penasaran


''Ayo duduk pegal kaki mama kalau harus bercerita sambil berdiri kaya gini,sekalian sambil memcoba kue baru buatan mama yuk''ajak sang mama


Karena penasaran dengan cerita sang mama Dipta pun mengikuti sang mama duduk di sofa, Dipta duduk di samping sang mama dan bersiap mendengarkan cerita tentang Almira


''Cepetan dong mah cerita nya''Dipta tak sabar karena mama nya hanya tersenyum sambil memakan kue buatannya


''Sabar dong kamu mau mulai dari mana cerita nya''tanya mama Rissa


''Lho mama kok tanya aku kan mama yang hapal cerita nya dari mana'' kata Dipta kesal karena mama nya sangat lama


''Iya ga sabaran banget deh kamu,ingat papa pernah bilang bahwa Almira adalah murid yang pintar''Mama Rissa mulai bercerita dan Dipta hanya menggangguk sambil mendengarkan


''Nah papa berencana mau melakukan pertukaran siswa berprestasi ke malaysia dan Almira yang di rekomendasikan oleh Pak Sarman


''Terus''tanya Dipta terkejut karena takut Almira menerima tawaran papanya itu


''Almira menolak alasan nya karena ibunya dan kamu tau Almira juga tadinya menolak sekelas sama kamu tapi karena Papa sudah menyuruh pak sarman memasukkan kalian di kelas yang sama sebelumnya jadi pak Sarman menolak permintaan Almira itu itu semua papa lakukan demi kamu''lanjut mama Rissa


''Hubungan sama aku apa''


''Sejak tau kamu menyukai Almira papa mencari informasi tentang latar belakang Almira bahkan kamu tau papa selalu berusaha membuat kalian dekat ''


''mama Ga salah masa papa..''Dipta benar-benar heran


''Iya beneran..''mama Rissa tersenyum melihat wajah anaknya


''Mama sama Papa ga keberatan aku sama Almira''tanya Dipta tak percaya


''Mama senang Papa juga tapi ingat kalian masih sekolah jadi kalian jangan macam-macam tugas kalian sekolah belajar yang benar ngerti..''nasehat mama Rissa


''Ga bakalan macam-macam kok mah cuma satu macam aja....sayang-sayangan doang''kata Dipta sambil memeluk mama nya Dipta sangat senang karena ternyata mama dan papanya tidak keberatan dengan Almira seperti yang Almira Khawatirkan..


Dipta tersenyum lega sambil terus memeluk mamanya..tak sabar rasanya untuk memberitahukan hal ini kepada Almira...


''Eh tapi kalau kamu mau menjalin hubungan dengan Almira ada syarat dari papa kamu'' lanjut mama Rissa


DEG...

__ADS_1


Dipta kaget dan langsung melapaskan pelukannya..


__ADS_2