Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 48


__ADS_3

Kakek Malik menatap Almira tak percaya dengan apa yang di katakan cucu kesayangannya karena dia tau sejak kecil Dipta sangat di sukai oleh wanita-wanita di sekitarnya jadi rasanya tidak mungkin dia menolak Dipta..


''Mengapa kamu berani menolak cucu saya..apa kamu merasa cucu saya tak pantas untuk kamu haah..''tanya Kakek Malik marah


Almira terkejut karena pertanyaan kakek Malik dia tak menyangka Akan ada situasi seperti ini


''Maaf saya tak bermaksud begitu tuan..saya lah yang merasa tak pantas berada di sisi cucu anda..anda sekeluarga adalah orang yang terpandang saya tak berani untuk menjalin hubungan dengan keluarga anda..''jawab Almira takut


''Kamu cukup sadar diri rupanya''kata kakek Malik sinis


''Ayah..mengapa berkata seperti itu''tanya Mama Rissa yang baru mengetahui kehadiran ayahnya..


Bukan hanya mama rissa yang terkejut mendengar perkataan kakek Malik semua keluarga Dipta pun terkejut mendengarnya


''Ayah mengapa ayah ketus sekali kepada Almira''tante Ani pun bertanya karena setau dia Ayahnya walaupun tegas tapi tak pernah kasar kepada orang lain apalagi kepada orang yang baru di temuinya


''Sebelum masuk kemari Ayah sempat mendengar beberapa informasi mengenai Dipta dan wanita ini..yang Ayah dengar dia hanya memanfaatkan Dipta untuk kepentingannya saja iya kan...''kakek Malik menatap Almira menatap Almira dengan pandangan tak suka


''Sepertinya Ayah sudah salah paham''kata mama Rissa mencoba menjelaskan


''Maaf ayah sepertinya sekarang bukan saat yang tepat untuk membahas masalah ini..tamu undangan memperhatikan kita..mungkin nanti setelah pesta selesai kita bisa berbincang kembali''Pak Wirawan menyarankan karena melihat arah pembicaraan yang mulai panas..


Kakek Malik menatap semua anggota keluarga nya dan juga para tamu undangan yang menatap ke arah meja mereka


''Baiklah mungkin kamu benar sekarang bukan saatnya membahas ini..kalau sehabis pesta mungkin terlalu malam..besok ayah tunggu kalian semua di hotel ayah menginap''


Semua menggangguk setuju Dipta hanya memandang Almira yang menunduk menahan sedihnya


Sementara kakek Malik meminta Reno mengantarnya ke kamar tempat nya menginap yang kebetulan masih di hotel itu..


Mama Rissa menghampiri Almira begitu pun Tante Ani,Pak Wirawan dan papanya Reno hanya bisa diam dan saling pandang begitu juga Dipta yang bingung harus bagaimana dia tak menyangka kakek nya akan tidak menyukai Almira secepat ini


''Almira sayang kamu jangan sedih yaa..maafkan kakek,kakek seperti itu karena belum mengenal mu saja..kamu jangan sakit hati ya''Mama Rissa mencoba memberi pengertian pada Almira


''Iya Mir..kamu tenang aja besok kami akan menjelaskan kesalahpahaman kakek tentang kamu ya''Tante Ani ikut menenangkan

__ADS_1


Almira Menggangguk mengerti..tapi saat ini hatinya sangat bingung''Maaf tante.saya permisi ke toilet dulu yaa..''kata Almira


Dipta memendang ke arah Almira''mau Aku antar''tawar Dipta


''Ga usah aku bisa sendiri kok..''Almira mencoba tersenyum lalu berdiri menuju toilet


saat sampai di toilet Almira menyandarkan dirinya di dinding menatap ke arah kaca yang menampakkan wajah sedih nya..dia hanya terdiam sambil terus menatap ke kaca tersebut


''Mengapa..mengapa seperti ini baru saja aku ingin memberi tau Dipta bahwa ibu menginzinkan ku berhubungan dengan nya..sekarang ada kakeknya yang menentang hubungan kami..apa memang status sosial itu adalah ukuran untuk menilai seseorang...mengapa...mengapa''Almira terus bermonolog sendiri di dalam hatinya


Nuni yang baru selesai dari toilet kaget begitu membuka pintu tampak Almira dengan wajah sedihnya


''Mir elo kenapa..sakit..wajah loe murung banget''tanya Nuni bingung melihat Almira


''Nuni..kamu baru selesai.. aku pikir kamu sudah ke ruang pesta dari tadi''kata Almira yang kaget melihat Nuni ada di toilet


''Iya ga tau kenapa perut gue sakit banget..mendadak badan gue juga lemes banget tadinya gue mau hubungin loe mau bilang sepertinya gue mau balik aja''jawab Nuni


''Kamu sakit..''Almira kembali bertanya


Almira menggeleng kemudian menceritakan semua yang terjadi di pesta tadi


''Apaaa..Kakek nya Dipta bilang loe cuma manfaatin Dipta aja..mengapa kakeknya Dipta berkata seperti itu''Nuni kaget mendengar cerita Almira tentang Kakeknya Dipta


''Aku juga bingung..sepertinya kakeknya Dipta ga suka sama Aku..''kata Almira


''Ga..ini pasti ulah seseorang yang sengaja memfitnah kamu kepada Kakek Dipta..orang itu pasti sudah menjelek-jelekkan kamu sehingga kakek Dipta ga suka sama kamu..iya..pasti seperti itu''Nuni mengepalkan tangannya penuh emosi


''Maksud kamu ada yang sengaja Gitu fitnah aku''tanya Almira masih tak paham dengan pemikiran Nuni


''Iya dan gue bisa tebak siapa orang itu''jawab Nuni yakin


''Kamu curiga sama Ratu''tebak Almira


''Siapa lagi coba..loe pikir aja kalau sampai loe sama Dipta ga bisa bersama siapa yang akan senang coba..udah pasti si Ratu ular itu lah siapa lagi''...

__ADS_1


''Tapi ga baik menuduh tanpa bukti''Almira terdengar khawatir


''Oke..kalau gitu gue akan samperin si Ratu drama itu sekarang dia pasti ada di acara pesta itu juga kan''jata Nuni bersemangat dia seperti lupa keadaan perutnya sendiri karena emosi


''Jangan...kamu ga boleh kaya gitu kamu mau menghancurkan acara ulang tahun perusahaan papanya Dipta yang ada kita yang akan malu..apalagi orang tua kamu juga mungkin udah ada di acara itu''cegah Almira


''Iya juga ya..habis nya emosi sih..''Nuni tampak berpikir mendengar ucapan Almira ''tapi kita ga bisa diam aja dong..kita harus secepatnya menjelaskan semuanya kepada kakeknya Dipta loe mau kalau tuh kakek terus salah paham menilai loe''kata Nuni


''Nuni aku rasa ini jawaban semuanya deh ''kata Almira menatap Nuni dalam


''Maksud loe''Nuni bingung


''Iya kan dulu ibu yang ga suka sama Dipta karena mereka keluarga kaya sekarang setelah ibu setuju ada kakek Dipta yang ga setuju sama hubungan ini..kamu pikir ga sih kalau ini semua bukan hanya ujian bagi aku sama Dipta tapi ini merupakan tanda bahwa kami tak pernah di takdirkan bersama''Almira menjelaskan pemikirannya


''Loe terlalu banyak berpikir Mir''Nuni tampak kesal pada Almira karena Almira selalu saja pesimis bila menyangkut hubungannya dengan Dipta


''Entahlah..tadi kamu bilang mau pulang kalau gitu ayo bareng aku juga mau pulang..aku ga mau di sini terlalu lama''ajak Almira dia sudah ga mau lagi memikirkan kejadian di pesta tersebut


''Tapi..''Nuni memegang tangan Almira


''Apa lagi..''tanya Almira


''Loe yakin mau pulang aja''Nuni bertanya untuk menyakinkan


Almira menggangguk yakin dan menggandeng tangan Nuni untuk keluar dari toilet


Tak di sangka saat keluar dari sana Ratu datang dan melihat mereka


''Hai..kalian di sini juga..bagaimana Mir pestanya seru kan''tanya Ratu sambil tersenyum lebar


''Ga usah pura-pura..loe pasti sudah dengarkan yang terjadi''sambar Nuni kesal


''Apa..apa..gue ga ngerti maksud loe''tanya Ratu dengan wajah bingung mendengar perkataan Nuni


Almira tersenyum menatap Ratu..Ratu semakin bingung''menyenangkan bagi orang yang berhati licik melihat kesengsaraan orang lain benarkan...''sindir Almira

__ADS_1


__ADS_2