Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 41


__ADS_3

Setelah mendapat laporan Dari anak nya Pa Lukman tersenyum senang dengan begitu dia bisa menjalankan rencana nya..


Kemudian Dia mendatangi perusahaan AL FATIH GRUP setelah bertanya kepada resepsionis Pa Lukman menuju ruangan kantor pak Wirawan


Pak wirawan yang kebetulan sedang berada di kantor nya kaget setelah mendengar dari sekretaris nya bahwa pak Lukman ada di depan ruangannya dan ingin menemuinya


Pak Lukman masuk ke ruangan pak Wirawan dengan senyum penuh kemenangan di wajahnya


''Selamat sore pak Wirawan saya harap saya tak menggangu pekerjaan anda karena saya tau anda adalah orang yang sangat sibuk''kata pak Lukman sambil duduk di sofa tanpa di persilahkan


''Apa lagi yang anda inginkan pak Lukman''tanya pak Wirawan


Pak Lukman tertawa keras''mengapa sepertinya anda sangat tak ingin saya berada di kantor anda..apa anda merasa bersalah sekarang kepada saya setelah anda merebut perusaan saya''


''Maaf sepertinya anda harus menarik kembali kata-kata anda,bukan saya yang merebut perusahaan anda tapi anda lah yang menjaminkan saham perusaan anda kalau hasil kerja sama kita tidak memuaskan atau gagal,apa anda lupa anda sendirilah yang menghancurkan kerjasama kita''kata Pak Wirawan mulai terpancing emosinya


''Iya tapi dengan jebakan dari anda,dengan berpura-pura setuju tentang perjodohan anak kita dan anda mengirimkan orang untuk membuat saya menandatangani perjanjian palsu itu,anda sudah menyiapkan semuanya dari awal untuk menghancurkan saya''


''Saya sudah mengingatkan anda agar lebih teliti dan membaca dengan baik setiap poin dalam kontrak kita,anda sendiri yang memilih percaya pada saya''tegas pak wirawan


''Anda memang pembisnis handal..saya pun sampai tertipu dan percaya seratus persen pada anda itulah salah saya..sekarang saya tak akan memperpanjang masalah itu lagi''


''Oh ya..terus sekarang apa ada tujuan lain lagi anda datang ke kantor saya..''tanya pak Wirawan penuh curiga


''Saya hanya mau mengklarifikasi gosip yang saya dengar''jawab Pak Lukman dengan senyum mengejek

__ADS_1


''Maksud anda''mengkerutkan kening nya bingung


''Saya dengar setelah Dipta memutuskan Ratu, pacarnya yang sekarang hanya seorang anak penjual kue rendahan..apa itu benar''


Pak wirawan hanya tersenyum mendengar ucapan dari pak Lukman dia sekarang tau apa yang di inginkan pa Lukman sebenarnya


''Mengapa anda tersenyum apa menurut anda tak masalah kalau anak anda berhubungan dengan gadis dari kalangan bawah seperti itu''tanya pak Lukman melihat eksperesi pak Wirawan


''Saya tak pernah memandang status sosial seseorang dan siapa pun yang di pilih anak saya saya yakin itulah yang terbaik menurut dia''jawab pak Wirawan sesantai mungkin


''Oke saya yakin anda memang tak seperti itu dalam menilai orang lain tapi bagaimana dengan Mertua anda dan juga kolega-kolega bisnis anda,apa itu tetap tak menjadi masalah buat anda''pancing pak Lukman


''Apa anda mengancam saya menggunakan nama mertua saya..''tampak sekali pak wirawan mulai geram dengan pak Lukman karena tak menyangka pak Lukman akan mengancamnya dengan menggunakan ayah mertuanya


''Saya hanya bertanya bukan mengancam anda''dengan santai nya pak Lukman menjawab


''Baiklah kita akan lihat nanti..''kata pak Lukman sambil berdiri berniat pergi tapi langkahnya tertahan mendengar ucapan pak Wirawan


''oh ya Pak Lukman saya lupa memberitahu anda kalau para preman anak buah anda yang anda tugaskan untuk mengancam keluarga saya sudah saya bereskan kalau anda masih berani bermain-main dengan saya sebaiknya anda pikirkan kembali..''sambil mempersilahkan pak Lukman keluar


''Kurang ajar kamu wirawan kamu akan menyesal,aku akan pastikan perusahaan kamu akan hancur oleh kesombongan mu itu''pak Lukman hanya mampu berbicara dalam hatinya sambil menatap tajam pada pak Wirawan


''Mengapa anda hanya berdiam diri apa anda masih betah di ruangan saya ini..dan perlu saya ingatkan apapun rencana licik yang ada di pikiran anda saat ini saya selalu siap untuk menghadapinya''pak Wirawan tersenyum penuh kemenangan melihat wajah kesal pak Lukman


Pak Lukman keluar dari ruangan pak Wirawan dengan penuh amarah rencananya untuk memanas-manasi agar menentang hubungan Dipta dan Almira ternyata gagal.sekarang menurutnya jalan satu-satunya jalan adalah membuat keluarga besar Wirawan malu dengan mengumumkan siapa pacar Dipta di depan para Kolega bisnis AL-FATIH GROUP

__ADS_1


Sementara di ruangan nya Pak Wirawan tampak gusar walaupun dia berusaha bersikap tenang tadi saat berhadapan dengan Pak Lukman tapi hatinya sangat takut apalagi mengingat ayah mertuanya yang sangat pasti akan menentang hubungan Dipta karena dia tau mertuanya itu sangat selektif dalam memilih pasangan hidup setiap anggota keluarganya ayah mertuanya itu sangat mementingkan bibit bebet dan bobot seseorang yang akan masuk menjadi keluarga besarnya apalagi Dipta adalah cucu kesayangannya..


Kalau sampai hal itu terjadi pak wirawan yakin akan banyak salah paham di antara Dipta dan kakeknya tapi kalau melarang Dipta berhubungan dengan Almira dan menjauhinya itu pasti akan memancing emosi Dipta..pak Wirawan menghela napas nya


''Aku pikir dengan membuat Almira menyetujui pertukaran pelajaran itu untuk sementara aku bisa membuatnya jauh dari Dipta dan Dengan begitu pak Lukman tidak akan bisa mempermalukan keluarga kami


''aku akan bicara dengan Dipta sekarang''pak Wirawan kemudian mengambil HPnya hendak menelepon Dipta,tapi kegiatannya terhenti saat melihat Dipta masuk ke ruangan kerjanya


''Kamu di sini papa baru saja akan menghubungi mu''kata Pak Wirawan saat Dipta duduk di hadapan mejanya


''Memangnya ada apa pah''tanya Dipta bingung karena dia memang hanya iseng main ke kantor papanya tapi melihat wajah sang papa yang terlihat tegang Dipta yakin pasti ada masalah


''Tadi papanya Ratu datang ke kantor dan kembali mengancam papa''jelas pak Wirawan


''Apa'' Dipta kaget ''benar-benar tuh orang tua ga ada akhlak sepertinya kesabaran kita sudah cukup pah kita harus ambil tindakan kita ga bisa tetus berdiam diri saja kita harus melaporkan nya ke kantor polisi''kata Dipta emosi


''Sabar untuk sekarang masih belum saatnya kalau hanya mengancam papa,papa masih bisa mengatasinya tapi masalah nya pak Lukmanĺ mengancam akan memberitahukan hubungan mu dan Almira pada kakek mu..kamu tau sendiri kan bagaimana sifat kakek mu itu''


''Iya Kakek pasti tidak akan menerima Almira karena statusnya iya kan pah..


Pak Wirawan menggangguk


''Terus sekarang aku harus gimana dong pah di satu pihak ada ibu nya Almira yang menentang sekarang di pihak lain kakek yang akan menentang''Dipta berkata dengan lesu


''Papa hanya bisa memberi solusi secepatnya kamu bujuk Almira agar mau menerima syarat dari papa''kata Pak Wirawan

__ADS_1


''Tapi pah''Dipta ragu meneruskan kata-katanya mengingat percakapannya tadi dengan Almira di atap


__ADS_2