
BRUUUKKK
Setelah melihat salah satu temannya tersungkur ke 2 pria yang lain nya menatap ke arah pria tersebut
" Hei pahlawan kesiangan mengapa kau mencampuri urusan kita kita ini heh..kau sudah bosan hidup rupanya" kata salah satu pria yang masih memegang tangan Almira
Pria yang di sebut pahlawan kesiangan itu hanya tersenyum sambil memegang tongkat bisbol di tangan nya..
Namanya PRADIPTA WIRAWAN biasa di panggil Dipta dia anak seorang pengusaha sukses dari AL FATIH grup yang bernama Wirawan al fatih..
Dia baru tiba seminggu di kota A ini memang sejak kecil dia tinggal d kota B bersama kakek dan neneknya...sekarang dia memutuskan pindah mengikuti orang tuanya tinggal di kota A dan melanjutkan sekolah sma nya di sekolah milik orang tuanya itu
FLashback on..
" Bi Nah..ini aku bawain obat dari mama" kata Dipta sambil memberikan bungkusan obat dari ibunya untuk asisten rumah tangganya tersebut yang sedang sakit
"Makasih den..harusnya Aden ga perlu repot repot antar sendiri kan bisa suruh mang Ujang ke sini.."kata Bi nah yang merupakan Art di rumah sang mama
" Ga tau tuh bi..mama rese nyuruh ke sini berisik banget..katanya aku harus ngerasain masuk ke kampung gitu deh pokoknya...ga ngerti mama aneh..."jelas anak majikannya itu
Bi Nah hanya bisa tersenyum melihat kelakuan anak majikan nya itu
"Ya udah ya bi aku langsung pulang kata mama bi nah baru boleh kerja lagi kalo udah bener bener sembuh jangan maksain klo belum sehat" lanjut Dipta
bi nah hanya menggangguk saja
"Aku langsung pulang ya bi nah udah mau malam juga..assalamualaikum Bi" kata Dipta sambil mencium tangan bi Nah
Dipta kemudian keluar dari rumah ART nya tersebut baru beberapa langkah Dipta menubruk seorang gadis, melihat gadis itu jatuh dia sebenarnya ingin menolong tapi karena bingung dia hanya diam saja tanpa mengatakan apapun
Sesampai nya d mobil saat dia akan pulang dia lupa memberikan oleh2 dari nya untuk Bi nah akhirnya dia memutuskan kembali ke rumah Bi nah..tapi saat akan melalui sebuah gang Dipta mendengar teriakan minta tolong suara perempuan..dia yakin perempuan itu dalam bahaya dan berlari kembali ke dalam mobilnya untuk mencari senjata yang akan dia pakai untuk melindungi dirinya...
FLashback off
" Kalian ini pria sejati bukan sih masa cuma bisanya gangguin cewe..ga malu yaa "sindir Dipta
"Diam loe jangan banyak bicara gue beri juga loe" kata satu pria tersebut
Dipta pun bersiap menangkis serangan pria tersebut dengan sigap dia menghindar dan mendaratkan pukulan pada dada pria itu..dan pria itu tersungkur memeggangi dada nya yang sesak akibat pukulan Dipta
__ADS_1
Pria yang masih memegang tangan Almira pun datang membantu teman nya yang tersungkur karena serangan Dipta..Almira yang terbebas mencoba membantu dengan mengambil tongkat bisbol Dipta dia lalu memukul pria yang tersungkur yang mencoba bangun walaupaun takut Almira memberanikan diri memukul pria tersebut
sementara Dipta masih berkelahi dengan pria penggang tersebut akhirnya pria itu dapat Dipta kalahkan hingga jatuh pingsan
Dipta menghampiri Almira yang masih memukuli pria yang sudah pingsan
"Hei..hei sudah loe mau bunuh dia apa.."kata Dipta sambil menarik tangan almira
"Ayo cepetan kita pergi keburu mereka semua sadar" lanjut dipta lagi
Almira mengangguk setuju dengan apa yang Dipta katakan saat akan pergi dia teringat keranjang jualan nya
"Eh tunggu dagangan aku ketingalan.."ucap dita sambil berbalik kembali ke tempat keranjan dan kue dagangan nya yang sudah berantakan..
"Udah jangan di ambilin lama tau"ucap Dipta saat melihat gadis itu sedang memunguti kue nya di tanah
"Tapi..."belum beres dengan kata katanya Dipta menarik tangan Almira
"Udah nanti gue ganti kerugian loe " ucap Dipta
"Sekarang kita cepetan lari mobil gue d sebelah sana ayo.." lanjutnya
Almira masih terdiam melihat tangan nya yang masih d pengang oleh Dipta ada getaran getaran d hatinya yang membuat wajahnya merah karena malu..
"Loe ga tuli kan..cepet masih ngapain loe masih begong" kata Dipta yang heran melihat Almira hanya diam saja
Perkataan Dipta menyadarkan Almira..
"Eh iya..tapi ga usah pake mobil aku pulangnya deket kok aku tinggal di kampung sebrang sana"jelas Almira sambil menunjuk ke sebrang jalan sana
"Oh ya udah ayo gue anterin loe pulang
tapii ayo cepet ga pake lama.." kata Dipta
Dipta menggandeng tangan Almira menyebrangi jalan raya untuk nengantarkan Almira pulang ke rumah nya
"Eh itu mobil kamu gimana?" Almira melihat ke arah mobil Dipta
"Udah ga papa amanlah.."kata Dipta sambil tersenyum sangat manis kepada Almira..
__ADS_1
Melihat senyum Dipta hati Almira kembali meleleh wajah nya sangat merah karena malu jantung Almira berdetak sangat cepat baru kali ini dia merasakan perasaan seperti ini
"Oh tuhan kenapa sih kok hati ku jadi tak karuan begini.." batin Almira
"Hey kok elo melamun terus dimana rumah loe masih lama nyampai nya"kata Dipta yang kesal melihat gadis di sebelah nya itu yang hanya diam menatap dirinya
Almira tersadar mendengar ucapan Dipta yang lumayan keras
"Eh iiya itu tinggal belok ke sana udah nyampai rumah gue" tunjuk Almira
" Oh gitu ayo jalan lagi klo gitu" jawab Dipta tapi kemudian dia berhenti dan menatap Almira
"gue anter loe sampai sini aja deh ga enak sama orang rumah loe.."ucap Dipta entah mengapa dia menjadi ragu mengantarkan Almira sampai depan rumah nya
"Oh ya gapapa makasih banget udah nolongin aku klo ga ada kamu aku ga tau gimana nasib ku saat ini"kata Almira sambil menunduk sedih
" Iya sama sama..udah sana pulang jangan nangis di sini ntar orang nyangkain gue ngapa ngapain loe lagi"jawab Dipta
Almira hanya menganggu dan melangkah pergi meninggalkan Dipta
mereka kemudian berpisah Almira sampai d depan rumah nya tampak ibu Arum di luar menunggu kedatangan putrinya..melihat putri nya datang hatinya menjadi lega
"Almira kenapa malam banget kamu pulangnya" tanya sang ibu begitu Almira mendekat
"maaf bu tadi Almira jualan nya sampai kampung sebrang bu.." jawab Almira tanpa berniat menceritakan kejadian yang sebenarnya..
"Kamu baik baik saja kan nak...ibu merasa khawatir sejak tadi kepikiran kamu terus" tanya ibu nya penuh selidik karena merasa ada yang d sembunyikan putrinya tersebut
"Mira baik kok bu beneran Mira ga apa apa" kata Almira lagi
"Ya udah ayo kita masuk udah malam juga" ajak sang ibu
"Iya bu "jawab Almira
mereka pun masuk ke dalam rumah
dari jarak yang tak begitu jauh Dipta memperhatikan interaksi antara ibu dan anak tersebut..
Setelah melihat Almira masuk ke dalam rumah nya Dipta pun kembali berjalan menuju mobilnya dan akan pulang..badan nya terasa sangat lelah setelah berkelahi tadi dan juga tangan nya yang terbentur di rasa sangat ngilu..
__ADS_1
Begitu sampai di mobil dia menyandarkan tubuhnya di kursi pengemudi rasa sakit d tangannya cukup membuatnya ragu untuk menyetir..tapi mengingat sudah hampir lewat jam 10 malam mama nya pasti khawatir akhirnya Dipta memaksakan mengemudi kan mobil nya untuk pulang..