Cinta Sempurna Gadis Biasa

Cinta Sempurna Gadis Biasa
bab 3


__ADS_3

Pukul 13.10 wib Almira bersiap untuk pulang setelah acara pamitan dengan Nuni sahabatnya Almira pun bergegas pulang ke rumahnya dengan kendaraan umum dia tak mau membiarkan ibunya pergi jualan sendirian..


"Assalamualaikum... "ucap Almira sambil melangkah masuk


"Waalaikumsalam" jawab ibunya dari dalam kamar


Almira bingung mengapa ibunya masih ada karena biasanya ibunya akan berangkat jualan terlebih dahulu kemudian dia akan pergi menyusul ibunya jualan


" Ibu kok tumben masih ada,biasanya kan udah berangkat "tanya Almira setelah masuk ke kamar ibunya


" Iya tadi ibu mau berangkat pas mau nganter niko ke rumah bi Ratna badan Niko panas jadi ibu ga jadi pergi jualannya " jelas ibu Arum ibu nya Almira


" Terus jualan ibu gimana " tanya Almira lagi


" Itu di dapur udah siap..tapi mau gimana kan ga mungkin ninggalin Niko sendiri atau di titipin sama bibi kasihan Nikonya " kata sang ibu menjelaskan " atau gini aja kamu jagain Niko ibu pergi jualan sekarang..masih siang ini belum terlalu sore kan.." tambah ibunya


Almira diam dan hanya menatap adiknya yang sedang tidur dengan kompres di dahinya pikiran nya melayang


" Kalau ibu pergi takut Niko nanti bangun rewel nyari ibu..tapi klo ga jualan sayang ibu pasti sudah siapin semuanya.."batin Almira


Almira kemudian menatap ibunya "udah ibu yang di sini jagain Niko biar Almira yang pergi jualan gimana ?" tanya Almira dengan mata penuh pengharapan ibunya menyetujui ide tersebut..


Ibu nya melihat Almira dengan ragu..kemudian.


" Ga nak..bu khawatir klo kamu jualan sendirian.." jawab ibunya


"Ga akan apa apa kok bu lagian Almira hanya berkeliling di daerah sini aja kok..ga bakalan jauh" jawab Almira " lagian sayang juga klo ga jualan kan semuanya sudah siap"lanjut nya menyakinkan sang ibu


Ibunya tampak berpikir kemudian iya ia pun mengizinkan almira pergi asal jualannnya di sekitar kampungnya saja


Almira pun segera pergi ke kamarnya untuk ganti baju..dia tadi d sekolah sempat makan siang bareng Nuni jadi setelah selesai ganti baju Almira langsung pamit untuk berjualan pada ibunya


"Hati hati nak..jangan jauh jauh jualan nya.." kata ibunya yang mengantarkan Almira sampai teras rumah..


Ibu Arum menatap kepergian Almira dengan mata berkaca kaca ada nyeri di hatinya melihat sang anak harus ikut membantu perekonomian keluarganya yang seharusnya menjadi tanggung jawab suami nya..

__ADS_1


Beberapa tahun silam suaminya pamit pergi ke kota lain untuk bekerja tetapi setelah beberapa bulan pergi tak ada lagi kabar dari suaminya tersebut ibu arum harus berjuang sendiri untuk menghidupi Almira yang saat itu masih smp dan Niko yang baru 1 tahun..


Walaupun Almira sudah terbiasa pergi jualan tapi biasanya selalu bersama dengan nya


Baru kali ini ibu arum membiarkan Almira pergi seorang diri berjualan.ada rasa khawatir yang besar dalam dirinya akan keselamatan putri sulungnya itu..tapi ibu Arum berusaha menghilangkan rasa itu dan berdoa semoga Almira baik baik saja.


Satu jam sudah almira berkeliling d sekitar kampungnya dia sudah terbiasa ikut ibunya jualan jadi langganan ibunya pun sudah mengenal almira


Kali ini jualan ibunya sedikit banyak biasanya ibunya hanya berjualan gorengan dan makanan ringan sekarang ada aneka kue basah juga.. Almira berhenti sesaat melihat ke dalam keranjang dagangan nya


"Lumayan masih banyak juga sisanya.."keluh Almira padahal hampir seluruh jalan di kampungnya sudah almira lewati


Tiba tiba dia berpikir untuk pergi sedikit lebih jauh dari tempat biasa ibunya jualan


"Sepertinya aku harus ke kempung sebrang siapa tau di sana banyak yang beli.."


Almira pun memutuskan untuk berjalan ke kampung sebrang ia melawati jalan raya dan memasuki kampung sebrang yang belum pernah ia datangi sebelumnya


Setelah berjalan masuk ke dalam kampung tersebut ia mulai berteriak menawarkan jualannya..tak berselang lama jualan nya pun banyak yang beli..


Almira pun memutuskan untuk pulang dan tiba tiba


Bruuk..


Dia dan keranjang jualan nya jatuh saat seorang pria yang berpakaian rapi dan memakai kacamata hitam seumuran dengan nya menubruk tubuhnya


Pria itu hanya menatap pada Almira yang terjatuh di tanah karena bertubrukan dengan nya tanpa berniat menolongnya sama sekali


Saat pria itu berjalan melewati tubuhnya almira pun berkata setengah berteriak karena kesal kepada pria tersebut yang hendak pergi


" Hey kamu buta yaa..bukan nya minta maaf atau nolongin malah jalan gitu aja" kata Almira sambil berdiri


Perkataan nya berhasil membuat pria itu berhenti kemudian pria yang kini membelakanginya hanya diam tanpa menjawab ucapan Almira


Almira yang makin kesal kemudian berkata..

__ADS_1


" Liat nih gara gara kamu jualan ku berantakan kamu ga ngerasa harus ganti rugi atau gimana gitu"


Pria itu pun ber balik dan melihat pada Almira yang berapi api..ia hanya tersenyum aneh dan kemudian pergi tanpa mengatakan apapun


"Dasar aneh .. aaah sisa kue nya kan kini ga bisa di jual lagi dasar pria sombong semoga aku ga akan pernah bertemu dengan nya lagi " kata Almira kesal sambil membereskan dagangannya yang berantakan


"Lagian udah tau mau malam masa pake kacamata hitam sih dasar pria aneh" Almira terus berkata kata sendiri


Setelah membereskan dagangan nya Almira memutuskan untuk pulang karena hari sudah berganti malam


Saat akan keluar dari kampung tersebut Almira melewati gang yang sepi tampak di depan ada 3 pria yang sedang berdiri dan mengobrol.Almira sedikit takut ketika akan melewati mereka


"Permisi bang.." kata Almira berusaha sopan saat melewati sekelompok pria tersebut


Tiba tiba salah satu pria memegang tangan Almira..sontak saja Almira terkejut dan takut


" Jangan takut neng abang ga gigit kok" kata pria yang satunya melihat Almira ketakutan karena di pegang tangan nya oleh teman nya itu


"Kkalian mau apa"kata Almira berusaha melepaskan tangan nya dia berusaha tenang walaupun kini hati nya bener benar takut


"Temenen main yuk neng" kata pria yang ke 3 sambil mendekati Almira bau alkohol tercium dari mulut pria tersebut


Kini Almira benar benar takut dia kemudian berteriak meminta tolong tapi tampak tak ada orang yang lewat di jalan tersebut


Saat ke 3 pria tersebut semakin mendekat padanya pikiran Almira pun semakin kalut ia tau apa yang mungkin akan terjadi pada dirinya ia tak mau kehilangan sesuatu yang berharganya seperti itu..


Almira berteriak makin kencang saat salah satu pria itu berusaha memenggang bajunya..Almira mulai menangis dan berteriak ia tak bisa berlari karena tubuh ke 3 pria tersebut berhasil menahan tubuh Almira..


Almira terus berteriak sambil berusaha melawan mereka yang akan membuka baju Almira..jelas saja tenaganya kalah di bandingkan dengan ketiga pria tersebut tapi Almira tak mau pasrah begitu saja saat ada yang berusaha melecehkan nya ..


BRUUUKKK


Tiba tiba salah satu pria tersebut tersungkur ke tanah..


**KIRA-KIRA SIAPA YAAA YANG MENOLONG ALMIRA

__ADS_1


terus dukung author jang lupa like and vote nya biar tambah semangat lagi UP NYA*....


__ADS_2