
''Aapaaaa mah ,ada syarat nya..kok gitu sih mah..''kata Dipta tak percaya dengan yang di katakan oleh mama Rissa
''Segala sesuatu nya ga ada yang gratis kan sayang''senyum licik mama Rissa terlihat di wajahnya
''Masa sama anak sendiri gitu sih, ga mau ah..''Dipta kesal
''Oh jadi kamu lebih memilih melupakan Almira daripada menerima syarat dari papa''ancam mama Rissa
''bukan..bukan gitu maksud aku Mah..''kata Dipta bingung harus menjawab apa lagi ''iya udah deh aku terima syarat nya,apa syaratnya''kata Dipta kemudian
''Mama juga belum tau sayang nanti tunggu aja papa pulang tanyakan sendiri sama papa mu nanti..''Mama Rissa tampak puas mempermainkan anaknya
''Aku yakin mama berbohongkan masa iya papa ga cerita syarat nya ke mama..''Dipta curiga melihat mama Rissa yang tampak tersenyum puas
''Emang mama ga tau kok papa mu sendiri nanti yang akan bicara sendiri''elak mama Rissa
''Iya udah deh nanti aku tanya sama papa syaratnya, sekarang aku ke kamar dulu ya mah ,''pamit Dipta sambil berdiri
Mama Rissa hanya mengangguk dan tersenyum menatap anaknya
*****
Almira yang masih di rumah bersiap untuk pergi ke toko di antar oleh Nuni walau matanya masih sedikit sembab tapi dia akan memaksakan pergi ke toko agar ibunya tak curiga bahwa Almira sedang sedih
''Mir sepertinya mata kamu masih merah gimana dong''tanya Nuni
''Iya padahal aku udah tambahin make up supaya samar tapi kayanya masih aja kelihatan abis nangisnya''
''Terus mau maksaain pergi,mening telepon ibu aja bilang ga bisa ke toko kita ada tugas kelompok..''saran Nuni
''Ga apa-apa kalau harus bohong gitu sama ibu''Almira Ragu
''Ngga lah Mir ini kan namanya demi kebaikan'' Nuni hanya nyengir
Saat Almira menghubungi ibunya ternyata ibunya bilang di toko ada bu Ani yang ingin bertemu dengan Almira jadi terpaksa Almira harus datang ke toko menemui bu Ani
Sesampai nya di toko Bu Ani dan Reno tengah duduk sambil berbincang dengan Bu Arum sambil sesekali tertawa,melihat Almira sudah datang Bu Arum memanggil Almira untuk mendekat padanya Almira pun menghampiri mereka dan berharap Ibunya tak bertanya yang aneh-aneh saat melihat wajahnya
''Nak Kamu duduk ada yang ingin bu Ani sampaikan kepada mu..''kata bu Arum begitu Almira duduk di samping nya sementara Nuni langsung mencari tempat duduk sendiri
__ADS_1
''Ada apa bu''tanya Almira penasaran
''Begini nak bu Ani ini berniat membuka lagi toko baru untuk kue kita..karena melihat penjualan toko sangat bagus bukankah begitu bu..''sambil menatap pada bu Ani
''Iya nak dan tante mau kamu yang mengawasi toko itu nanti bersama Reno..''jawab bu Ani
''Tapi Tante, Ibu tak kan sanggup kalau harus membuat kue untuk 3 toko..''mengingat ibunya sudah mengisi kue untuk tokonya dan toko bu Ani
''Oh kamu tenang saja bu Arum hanya mengawasi saja yang membuat kue-kue nya nanti ada bu Ratna yang akan mengolahnya dengan beberapa ibu-ibu yang akan menjadi pegawai bu Arum''kata bu Ani
''Iya nak,bi Ratna sudah mengajak tetangga kita yang akan bekerja bersama dengan kita nanti''tambah bu Arum
''Baiklah Almira setuju asal ibu jangan cape-cape ibu cukup mengawasi pembuatan kuenya saja biar urusan penjualan nanti Mira yang mengawasinya''Almira pun setuju
''Iya..''kata bu Arum tersenyum
''Oke Mir kita akan bekerja bersama ke depannya,semoga kita cocok ya jadi patner''kata Reno yang dari tadi hanya menyimak pembicaraan itu sambil menyodorkan tangannya kepada Almira
Almira pun menjabat tangan Reno sambil tersenyum,lalu kemudian bu Ani dan bu Arum melanjutkan perbincangan seputar toko baru sementara Almira,Nuni dan Reno keluar Toko untuk mebahas Hal lain
''Mir loe baik-baik aja ''tanya Reno khawatir
''Loe tau Dipta sangat frustasi,dia bingung dengan sikap loe yang seperti ini.gue sudah mendengar tentang rasa takut ibu Arum tapi gue hanya mau bilang sama loe kalau Dipta serius tentang perasaannya sama loe,dan setau gue orang tua Dipta bukan orang yang memandang status sosial walaupun mereka kaya mereka ga akan memandang rendah loe kok gue yakin itu..'' Reno menjelaskan
''Maksud kamu..mengapa bisa tau tentang kekhawatiran ibu''
''Tadi gue telepon Nuni''kata Reno
Almira hanya mendengarkan perkataan Reno sambi menatap tajam Nuni,Nuni yang merasa bersalah hanya menunduk salah tingkah
''Loe jangan salahkan Nuni gue yang maksa dia cerita..''lanjut Reno
''Makasih Ren tapi aku sudah bulat dengan keputusan ku demi menjaga perasaan ibu aku akan menuruti perintah ibu..''kata Almira yakin
''Dan melupakan Dipta''sambung Reno
''Mungkin itu yang terbaik saat ini..lagi pula kita masih sakolah aku ingin fokus dengan sekolah ku dan kuliah di kampus terbaik aku akan mengambil jurusan bisnis dan mengembangkan usaha kue kita dan membuat diriku menjadi pengusaha sukses..''kata Almira bersemangat
''Dan layak bersanding dengan Dipta iya kan''Kata Nuni sambil tetsenyum
__ADS_1
Almira hanya tersenyum menatap Nuni yang sudah kembali menggodanya
''Mir gue harap loe pikirkan perasaan Dipta juga''kata Reno mencoba membujuk Almira
''Tenang aja Ren,,kalau jodoh juga kan ga akan kemana..''kata Nuni santai mendengar perkataan Nuni Reno repleks memukul tangan Nuni,Nuni meringis kesakitan karena Reno dan berniat membalas memukul Reno karena terburu-buru Nuni hilang keseimbangan dan Akhirnya jatuh menimpa tubuh Reno yang bermaksud menahannya
''Awww berat banget sih badan loe''kata Reno
''Maaf..maaf Nuni langsung bangun dengan wajah memerah karena malu di bantu oleh Almira
''Kamu ga apa-apa..''tanya Almira
Nuni hanya menggeleng
''Kalau pengen meluk ngomong ga usah kayak tadi terlalu semangat patah nih pinggang gue'' goda Reno yang sudah berdiri dan meringis merasakan sakit di bagian pinggangnya
''Enak aja siapa yang mau meluk loe geer banget''Nuni sewot
''Loe juga liat kan Mir..Nuni yang nyosor meluk gue'' Reno tak kalah sewotnya sambil menatap Almira
''gue bukan mau meluk loe tapi mau balas pukul elo tapi kaki gu keserimpet jadi jatuh nimpa loe''jelas Nuni
''Ah Alasan..jangan-jangan loe emang naksir ama gue yaa''
''Dih..amit-amit mening gue jomblo seumur hidup dari pada harus dengan loe''
''amin..amin..gue aminin loe jomblo seumur hidup''Reno tertawa puas
''sialan banget sih loe''Nuni kesal
''Udah jangan bertengkar ga enak juga di tepi jalan bertengkar malu tau di liat orang'' Almira menengahi
''Iya nih anak,padahal kita kan lagi serius membahas Dipta dan Almira''kata Reno sambil menatap pada Nuni
''Elo yang salah juga...''
'' Udah dong ..ini nih yang namanya kalau jodoh ga akan kemana,kalau dekat berantem kalau jauh saling rindu''goda Almira kepada Nuni dan Reno
Nuni dan Reno kompak membalikkan tubuh mereka,Almira hanya tersenyum melihat dua orang di depannya itu..
__ADS_1