Cinta Tak Mengenal Alasan

Cinta Tak Mengenal Alasan
Episode 6


__ADS_3

Hangatnya sinar matahari membuat siapapun merasa bersemangat jika menikmatinya dengan sepenuh hati..


Dengan setelan kemeja hitam,


Juga dibaluti dengan jas hitam,


seolah Memberi kesan tampan mendalam, bagi seorang karan yang sedang terduduk elegan didalam mobil pribadinya..


Tak tanggung tanggung,,


Hari ini karan meminta 12 mobil pengawalnya untuk menjaga ketat aktifitas sehariannya,,


Sebenarnya bukan untuk penjagaan, Sepertinya ia hanya ingin memperlihatkan kekayaan yang dimilikinya didepan mata Karman..


Seharusnya karan bisa saja mengaturkan pertemuan dirinya dengan karman tanpa harus ia mengunjungi perusahaan yang dimiliki karman,


Namun entah mengapa karan sedikit merasa penasaran dengan wanita yang berstatus sebagai putri karman itu.


Setelah tiba disebuah gedung megah yang menjulang tinggi,beberapa pengawal pun turun dengan bersegera membukakan pintu mobil untuk tuannya turun.


Setelah menapakkan kakinya diperkarangan kantor megah karman..


Karan pun terdiam sejenak memandang dengan seksama gedungan kantor itu.


Ratusan pegawai kantor karman, nampak terlihat riuh saat mengetahui kedatangan karan berkunjung kekantornya..


Yaa,,


Siapa yang tak mengenal sosok Karan?


Seseorang yang selalu terpampang ekspos dimedia dan berbagai majalah..


Pemberi inspirasi untuk kaum remaja


Bahwa sukses bisa dicapai dalam usia muda .


Inilah ucapan karan sehingga banyak sekali para remaja yang menganggumi dirinya.


Dengan sidikit penasaran,,


Ririn dan raisa pun menerobos kerumunan staf pegawai kantornya untuk mengetahui penyebab apa yang membuat mereka sampai benar benar gaduh..


Setelah berhasil,


Ririn sempat ternganga melihat seorang pria tampan sedang turun dari mobil diluar, ia berloncat kegirangan karna berhasil bertemu dengan karan secara langsung ..


Namun tidak dengan raisa,


Seolah membuangbuang waktu,


Raisa pun bergegas menarik tangan ririn untuk menjauh dari kerumunan pegawai yang sedang menonton pertunjukkan tak bermanfaat itu.


"Aduh raisa kok kita pergi sih,,


Itu kan tuan karan


Pria tampan dan juga pengusaha suksesl!!! "


Ucap ririn menghayal


"Karan siapa coba?


Kayaknya gak penting juga!! "


Balas raisa melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda..


"Masak sih kamu gak kenal sama Karan,,


Ketinggalan banget deh!! "


Sindir ririn bete.


Raisa tidak mengubris perkataan sahabatnya itu dan memilih untuk diam tanpa membantah..


Dengan dilanda rasa penasaran..


Karan menatap intens para pegawai karman yang sedang membisik² ketampanan dirinya..


Sambil berjalan ia mengamati secara seksama mana wanita yang sama seperti foto yang dion tunjukkan kemarin, karan berfikir bahwa wanita itu pasti ada dalam kerumunan tumpukan para pegawai itu karna takmungkin seorang wanita menganggurin kedatangan karan..


Dengan tergesa gesa tuan karman langsung menyambut kedatangan karan yang telah tiba.


Ia tak menyangka bahwa seorang karan akan meminta bekerja sama dengan dirinya..


"Selamat datang tuan!!! "

__ADS_1


Sapa karman ramah sambil mengulurkan tangan..


"Terimakasih! "


Balas karan singkat dan menjabat tangan..


"Ayo mari!! "


Ajak karman menuju ruang pribadinya.


Karan mengikuti arah langkah karman namun fikiran karan masih bertanya tanya yang mana sebenarnya putri karman..


"Silahkan duduk! "


Ucap karman mempersilahkan..


Tanpa menjawab karan langsung menduduki sofa empuk yang tersedia disana..


Kini mereka hanya beradu empat mata tanpa pengawal seorang pun..


Karan pun menyatakan maksud kedatangannya..


"Jadi saya fikir tuan karman telah mengetahui maksud kedatangan saya kesini hari ini " ucap karan seksama..


"Benar tuan!! "


Jawab karman segera..


"Jadi bagaimana keputusan anda!! "


Tanya karan sambil menaikkan satu alis.


"Saya sangat merasa senang dengan pengajuan permintaan bekerja sama anda tuan,,


Dan mulai hari ini kita akan memulai bisnis dan proyek baru bersama?? "


Balas karman menjulurkan tangan dan dibalas uluran dengan segera oleh karan..


"Karna anda menerima permintaan kerjasama dari saya,,


Sebagai pengawasan tuan dikantor saya,,


Bagaimana jika saya minta satu karyawan anda untuk menjadi pengawas pribadi di kantor saya,


Ucap karan memulai strateginya.


Karman sejenak memikir sekilas kata kata yang diucapkan karan barusan..


Memang benar apa yang dikatakan pria dihadapannya itu,


Ini kerjasama,


jadi memang sewajarnya mereka harus melibatkan orang kepercayaan mereka masing-masing untuk mempermudah Semuanya


"Baiklah,,


Saya akan meminta april sekretaris saya untuk bekerja dikantor tuan mulai dari besok!! "


Balas karman menyanggupi..


"No no no,,,


Saya tidak ingin sekretaris anda karna ini akan berpengaruh dengan kegiatan anda,,


Bagaimana dengan pegawai biasa anda!! "


Ucap karan mencoba menyeka..


Mulanya karman sempat menaruh curiga terhadap karan karna ia menolak pengawas dari sekretarisnya langsung..


Namun entah mengapa dalam tiba tiba karman mengingat putrinya sendiri,,


Kenapa ia tidak meminta putrinya saja untuk menjadi pengawas disana karna ia yakin putrinya adalah seorang yang jujur..


Namun sekali lagi karman berfikir keras,,


Tidak mungkin karman membeberkan status putrinya yang bekerja sebagai pegawai biasa dikantornya sendiri.


"Bagaimana jika putri saya saja yang akan bekerja dikantor tuan! "


Tanya karman tanpa basa basi..


Dengan sedikit tersenyum,,


Karan berteriak keras didalam batinnya,,

__ADS_1


penawaran yang sedari tadi karan tunggu akhirnya terucap sendiri dari mulut karman..


Tanpa membuang²kan waktunya,,


Karan langsung menerima tawaran tersebut..


***


Setelah menghabiskan waktu hampir 3 jam untuk berbincang sejenak dengan karman..


Karan akhirnya pamit untuk kembali kekantornya..


Semula karman ingin mengantarkan karan hingga sampai lantai bawah, namun karan menolak dengan alasan tak ingin merepotkan..


Setelah keluar dari ruangan karman,,


Karan berjalan menuju lift untuk turun, ,


Namun saat pintu lift terbuka ..


Seorang wanita yang sedang berjalan tepat di depan lift tidak melihat karan yang hendak keluar dari lift pun akhirnya tanpa sengaja ia tabrak, hingga dokumen² yang dibawa wanita itu jatuh berhamburan diatas lantai..


"Oh ya ampun maafkan saya! "


Ucap wanita itu cemas tanpa melihat siapa yang ditabraknya dan langsung bergegas mengumpuli kembali kertas bawaannya yang berserakan dilantai..


Dengan sedikit jongkok,


Wanita ini menyadari bahwa seseorang yang ditabraknya tadi masih berdiam diri dihadapannya sampai saat ini..


Hal ini diketahui wanita itu ketika ia melihat sepasang sepatu tak juga melangkah beranjak pergi..


Dengan raut wajah khawatir raisa pun dengan pelan menengadahkan kepalanya keatas hendak melihat siapa laki laki itu dan


"Maafkan saya tuan!! "


Ucap raisa tiba tiba berdiri saat menyadari siapa yang barusaja ditabraknya..


Merasa mengenali wanita ini..


Karan hanya terus menatap tanpa kedip kedua bola mata raisa hingga raisa merasa risih..


"Apa ada yang sakit? "


Tanya raisa lembut karna ia tak ingin mendapatkan masalah.


Karan masih terus saja diam menatap dan tak berniat mengeluarkan kata kata sedikit pun..


Sepertinya sehari berkunjung kekantor ini bisa membuat karan tersenyum puas karna bisa bertemu dengan dua orang yang diinginkannya sekaligus..


Mendapat kebisuan setelah melayangkan pertanyaan,


Semula raisa merasa heran dengan tingkah pria ini..


Tidak pergi, tidak mengocehi, dan juga tidak berbicara..


"Lalu mau apa?? "


Tanya diri raisa didalam hati..


Setelah sejenak memandang tajam mengarah pria ini,


Tanpa menunggu lama akhirnya raisa pun berlangkah pergi meninggalkan pria tak jelas itu sendirian.


Mengetahui wanita itu pergi,,


Karan membalikkan kepalanya kebelakang untuk mengintip kepergian wanita itu pergi hingga akhirnya ia tersenyum kemenangan.


.


.


.


.


.


.


Naah ketemukan 😂😂


Pokoknya tetap kepoin terus yah gimana kelanjutannya 😍Juga jangan lupa sama kritik dan sarannyah..


Thanks you so muchhh 😁😘😘

__ADS_1


__ADS_2