Cinta tanpa batas

Cinta tanpa batas
Kepesta


__ADS_3

Kediaman aditama


“ hallo vero apa aku menganggu kamu “ sapa susi .


“ tidak kok susi , ada yang bisa ku bantu “ tanya vero .


“ apa gita nanti malam ada acara, aku ingin gita dan mahendra pergi menghadiri pesta pernikahan salah satu kenalan kami “ tanya susi dengan lembur agar besan nya itu memberi izin gita pergi.


“ aku dan suamiku sedang diluar kota “ tambahnya lagi.


“ tentu saja mereka harus pergi kepesta itu “ jawab vero dengan senang hati.


Dan panggilan pun berakhir.


Vero langsung kekamar putri kesayangannya itu


Tok..tokkk


“ apa mama boleh “ masuk tanya vero.


“ ya.. masuklah “ jawab gita.


“ kamu sedang tidak sibuk nak “ tanya vero


yang saat itu gita sedang merebahkan dirinya diranjang.


“ gak ma.. gita lagi santai aja “ jawab gita sambil melirik mamanya


“ kalau begita kamu bisa dong menemani Mahendra kepesta kenalan keluarga calon mertuamu “ ujar vero sambil menjatuhkan dirinya diranjang putrinya.


“ gita gak mau ma.. gita gak mau kalau harus dekat-dekat sama orang itu terus “ timpal gita dengan nada kesal.


“ kamu gak boleh nolak, tadi calon mertua mu yang memberitahu mama “ vero menjelaskan pada gita.


“ ckh... iya udah gita siap-siap dulu ma” karna dia tau kalau berdebat dengan orangtuanya jangan kan menang untuk seri pun susah.


“ gitu dong.. Sini mama bantuin kamu make up “ katanya lagi.


Setelah selesai bersiap-siap gita dan Vero pun keluar dari kamar gita dan ternyata sudah ada Mahendra diruang keluarga.


“ kamu sudah lama menunggu nak “ tanya vero


Mahendra dan surya yang saat itu sedang bercakap-cakap langsung menoleh kearah suara vero.


“ gak kok ma.. hendra baru aja sampai“ jawab mahendra.

__ADS_1


“ kalau gitu kita pergi dulu ya ma pa “ kata hendra sambil meraih tangan mertuanya untuk berpamitan.


“ iya nak.. hati-hati ya, pulangnya jangan terlalu malam “ balas vero dengan melambaikan tangan pada keduanya.


“ lo gak punya kerjaan ya selain harus merepoti hidup gue “ tanya gita dengan ketus.


“ ckh... kalau gak karna kemauan orangtua gue, gue juga malas harus pergi sama lo “ jawab mahendra dengan kasar.


“ paling juga alasan lo karna orangtua , jangan-jangan emank lo sendiri yang suka sama gue “ tanya gita lagi sambil asik melihat layar hapenya.


“ sampai kapan pun juga gue gak bakalan suka sama wanita gak berpendidikan kayak lo “ jawab mahendra dengan nada yang meninggi.


Gita hanya membuang pandangannya keluar jendela.


##


Tempat pesta


Saat mahendra memasuki gedung pesta semua orang melihat wanita yang datang bersama dengan mahendra,


memang saat itu gita terlihat sangat cantik yang mengenakan dress berwarna hitam selutut dengan make up natural serta heels yang tidak terlalu tinggi membuat dia terlihat sangat elegan. Serta lekuk tubuhnya yang terlihat sangat ramping.


“ hai hendra “ sapa candra dan galang yang saat itu juga hadir dipesta itu.


“ hai “ jawab mahendra sambil berjalan mendekati meja temannya itu.


Mahendra langsung melirik dengan tajam.


“ hai.. perkenalan nama saya candra , saya teman dekat calon suami mu “ sambil menjabat tangan mungil gita.


“ kamu lebih cantik kalau dilihat dari dekat , pantes Mahendra langsung menerima perjodohan ini “ tambah candra sambil tertawa.


“ nama saya gita syah putri aditama “ ucap gita acuh sambil menarik tangannya dari ganggaman candra.


Chandra pun cepat-cepat melepaskan tangan gita karna takut membuat Mahendra murka.


“ saya galang “ kata galang sambil melambaikan tangan pada gita.


Gita hanya mengangguk pelan.


" gita kamu duduk disini aja jangan kemana mana kita mau ketemu sama seseorang dulu " ucap gilang seraya memperdilahksn gita duduk.


gita ditinggal oleh mereka bertiga , ginta hanya melamun saja tiba tiba gita dikejutkan dengan kedatangan arya . ternyata keluarga arya juga sedang ada disana .


" gue kirain gue salah liat , ternyata benaran lo " kata arya sambil memeluk gita.

__ADS_1


" oiya lo sama siapa tapi mama vero sama papa surya gak ada " tanya arya dengan mencari cari kesemua tamu kalau kalau dapat menemukan keluarga gita.


" iya gue kesini sama teman bukan sama mama sama papa " jawab gita.


" temen lo yang mana melo sana henni gak ada juga kayaknya " tambah arya dengan mengerutkan dahinya.


" ada teman gue udah lo santai aja napa " jawab gita santai.


gita bertemu dengan kedua orang tua arya ayah agung dan ibu harnum mereka pun bercerita banyak , keluarga arya dan gita saat akrab ibu harnum pun sudah menganggap gita seperti putrinya sendiri.


hal itulah yang membuat gita nyaman dengan kedekatan keluarga mereka yang sudah seperti keluarga.


" ayah kita tinggal dulu yah " ucap arya pada ayahnya.


ayah agung pun mengangguk , mereka berdua pun pergi ketempat yang tidak terlalu banyak orang , seperti biasa kalau mereka bertemu arya akan dengan senang hati menceritakan pengalaman barunya baik itu dibalapan atau tentang pekerjaan barunya dikantor ayah agung.


" lo hebat sekarang , udah bantu ayah agung dikantor " kata gita dengan senyum manisnya.


" ayahkan hanya punya gue , cepat atau lambat gue memang harus bantuin ayah " jawab arya dengan menatap gita .


arya memang dikenal anak nakal urakan tapi dia sangat cerdas sehingga diusia yang masih muda dia sudah bisa menangani proyek klien ayahnya.


karna terlalu asik bercerita membuat gita lupa kalau dia tadi datang dengan mahendra.


mahendra yang saat itu kebinggung mencari gita yang tidak ada ditempat duduknya.


mahendra meminta bantuan galang dan panji untuk mencari gita.


" makanya lain kali lo gak usah bawak anak kecil kepesta , lo tinggal bentar aja ilang " kata panji sambil terus mencari gita diantara tamu lain.


" lo juga salah , udah tau bawak anak gadis orang bukannya dijagain malah ditinggal " kata panji dengan ketus.


" lo pada bisa diam gak , gue binggung anak itu perginya kemana , hapenya ditelpon gak diangkat , nyusahin orang aja " gumam mahendra dengan kesal.


setelah lama mencari gita ahirnya gitapun dilihat oleh mahendra.


" carik mati ni anak " ucap mahendra dengan langkahnya yang diikuti oleh galang dan panji.


" ayo kita pulang " kata mahendra sambil menarik tangan gita.


Tapi sepanjang perjalanan mereka berdua hanya diam saja seolah di sana tidak ada orang.


mahendra sangat marah karna melihat gita bersama dengan pria lain, tapi dia gensi mengatakannya , mahendra memilih diam saja.


Saat sampai dikediaman aditama , gita langsung cepat-cepat turun dari mobil mahendra dan langsung masuk kedalam rumah tanpa sepata katapun.

__ADS_1


Mahendra hanya memperhatikan punggung gita dari belakang hingga gita menghilang barulah Mahendra melanjutkan perjalanannya.


__ADS_2