
Mahendra yang telah tiba dikantornya dengan wajah yang marah karna kejadian dijalanan tadi membuat seluruh karyawannya tertunduk takut.
Karna mahendra dikenal dengan sifatnya yang memarah dan sangat disiplin.
Ketika jam makan siang 12.30 galang datang keruangan mahendra tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
“Haii bro... “ sapa galang sambil menjatuhkan dirinya disofa yang tak jauh dari mahendra.
Galang adalah salah satu sahabat mahendra jadi mereka sudah terbiasa masuk keruangan tanpa ketuk terlebih dahulu.
“Ngapain lo kemari ?? Gak punya kerjaan lo ya” Tanya mahendra seraya meninggalkan kursi kebanggaannya dan duduk di samping galang.
“Lo ada acara gak ntar malam “? Gue mau ajak lo ke sirkuit sentul kitakan udah lama gak latihan bareng.
“Gak lah gue sibuk” ucap mahenra.
“Lo kan udah lama gak ikut main bareng kita-kita. Udah lo ikut aja” pinta gilang
“Hmmm...” saut mahendra singkat.
“Nah.. !! gitu dong baru teman gue” timpal galang sambil merangkul pundak mahendra.
“Singkirin tangan najis lo” kata mahendra sambil menepis tangan galang.
Galang yang melihat tingkah sahabatnya itu hanya tertawa saja.
Setibanya mereka di sirkuit sentul yang hanya memakan waktu 45 menit dari jakarta,
di sana sudah ada chandra dan angga yang sudah tiba terlebih dahulu dan duduk di pinggiran lapangan.
__ADS_1
“Lho lo kok belom mulai latihannya” tanya galang heran.
“Itu masih ada yang taruhan tu” seraya menunjuk kearah motor yang masih kejar-kejaran di hadapan mereka.
Galang hanya beroh saja.
Tidak berapa lama akhirnya pertandingan itu dimenangkan oleh motor besar Ninja RR berwarna hijau dan penonton yang lain pun berhamburan menyambut sang juara.
Tetapi alangkah kagetnya mereka ketika sang juara membuka helm yang ada dikepalanya serta mengkibaskan lembut rambut panjangnya semua terkaget ternyata dia adalah wanita berparas cantik.
“Bukannya dia wanita yang tadi pagi “?? Gumam mahendra.
“gilak cantik banget tu cewek mana jago balap lagi” puji galang
“iyaa.. gue juga pengen punya cewek yang jago gitu” tambah chandra tanpa lepas terus memandang gita.
Ketika mereka berpapasan mahendra terhenti sejenak sambil melirik dan berkata,
“Pantesan buru-buru ternyata hanya buat bersenang-senang dengan banyak pria”, decak mahendra kesal.
Gita yang mendengar perkataan mahendra sontak saja langsung melirik mahendra tanpa mengubrisnya
dia memilih melanjutkan langkah kakinya meninggalkan mahendra.
“siapa sih tu orang, kok kayaknya hobi banget ngurusin hidup orang lain” gumam gita dengan kesal karna perkataan mahendra padanya tadi.
gita pun menjatukan dirinya tepat disebelah arya di stand tempat peristirahatan mereka.
" selamat yaa gita , salaut gue sama lo " kata arya sambil menyalami tangan gita.
__ADS_1
" apaan sih berlebihan deh lo , gue bisa gini juga kan lo yang ajarin " jawab gita sambil membuka sepatu safety miliknya.
**
SMA Nusa Bangsa
" gita kemana sih dari pagi hapenya gak aktif , buat orang khawatir aja deh " kata henni sambil terus memperhatikan layar hape miliknya.
" iya ya... , dia kemana ya " tanya melo
" kan gak mungkin kita kerumahnya , takutnya dia emank bolos hari ini " tambah melo lagi.
tiba-tiba henni dan melo bertemu dengan panji dan dedi ketika hendak menuju kantin.
" lo kok berdua aja , arya mana " tanya melo heran.
" arya gak masuk hari ini , tapi katanya sih lagi latihan ke sentul sama gita " jawab panji malu-malu karna wajahnya terus dilihati oleh melo.
karna kedua sahabatnya itu tau kemana perginya gita mereka pun tenang.
" makasih atas infonya panji " jawab melo sambil terus mengoda panji
akhirnya mereka semua tertawa karna melihat wajah panji yang memerah karna ulah melo yang terus mengoda panji.
mohon kritik dan sarannya...
maaf kalau bahasanya kaku karna ini karya pertama saya...
semoga hari anda selalu bahagia 😊😊😊
__ADS_1