
Pagi ini bik ani sudah kembali bekerja dirumah mahendra . Seperti biasanya dia sudah menyiapkan sarapan pagi demeja makan .
Sementara gita masih menyiapkan baju kerja mahendra , kini setiap pagi gita harus menyiapkan baju kerja suaminya serta mengantarnya hingga depan pintu .
Gita yang melihat mahendra keluar dari kamar mandi , dia selalu terkesima melihat otot perut milik suaminya yang seperti roti sobek .
“ sayang... kenapa kau harus melihat ku seperti itu , bukannya kau sudah melihat tubuhku lebih dari ini “ ucap mahendra sambil merangkul pinggang ramping istrinya .
“ cepat pakai baju mu , nanti kau telat kekantor “ sahut gita karna malu suaminya mengetahui ulah gita .
“ kau sangat mengoda ku sayang , aku tidak berniat pergi kekantor lebih aku disini , aku ingin melahap mu seharian ini “goda mahendra lagi .
“ hah.. apa kau berniat membuat ku tidak bisa berjalan “ jawab gita dengan memajukan bibir mungilnya .
Cup
Mahendra melumat bibir gita yang sedari tadi mengodanya , dia sungguh tidak dapat menahan nafsunya apa bila bersama istrinya itu .
“ sudah bersiaplah , nanti kau terlambat “ ucap gita sambil mulai memasangkan kemeja putih polos kesukaan suaminya itu.
Setiap pagi gita harus berjuang mulai dari membangunkan hingga memberangkatkan mahendra pergi kekantor , karna kalau mahendra tidak pergi kekantor dia akan kesusahan sendiri menghadapi tingkah bayi dewasa itu .
Selesai sarapan mahendra pun mencium kening gita .
“ kau dirumah saja , jangan pergi kemana pun “ perintah mahendra .
Gita hanya mengangguk dan mahendra pun berangkat kekantornya .
##
Drrtt..Drrtt
Hape milik gita berdering
“ hallo ... gita, gue sama melo lagi dimall Wiji , lo kemari ya “ucap seseorang diseberang sana .
“ iya hallo... gak lah gue malas keluar , ntar suami gue marah “ sahut gita yang sedang menonton tv .
“ lo kesini ya ... kemarinkan kita belom kasih lo kado pernikahan , hari ini lo bebas pilih kado apa aja “ melo mulai membujuk gita .
“ lagian kemall doang kok nggak mungkinlah kak hendra marah “ timpal melo .
“ yakin gue bole pilih apa aja “ gita kembali meyakin kan temannya .
“ iya kita janji “ sahut melo diujung sana.
“ ok gue kesana “ ucap gita setuju .
Gita pun pergi kemall menuruti keinginan kedua sahabatnya itu , dia pergi dengan mobil serta supir yang sudah ditugaskan untuk mengantar gita kemanapun pergi .
Tidak lupa dia berpamitan pada bik ani agar tidak kecarikan saat mahendra pulang nanti.
Tidak butuh waktu lama gita pun pergi kemall Wiji , dia pun langsung menghampiri kedua sahabatnya itu .
“ haii ... pengantin baru yang maunya berduaan trus sama suaminya “ melo mulai mengejek gita .
“biarin dari pada lo bedua jomblo aku “ sahut melo dengan menjulurkan lidahnya .
“ gak usah dibilang juga kali neng “ ucap melo dengan melipat kedua tangan nya didepan dadanya .
“ makanya cepat cepat carik pacar biar ngak dibilang perawan tua lo “ jawab gita yang sudah menahan tawannya .
__ADS_1
“ senang banget lo ya gue sama henni dibilang perawan tua , macam gue benaran gak laku aja “ ucap melo dengan memainkan bibirnya .
Haha..hahah..
Tawa mereka pun pecah bersamaan .
Mereka pun mulai berkeliling mencari barang yang mereka inginkan , setelah berkeliling cukup lama mereka pun selesai berbelanja .
“gue capek banget nih , kita cari minum dulu yuk “ajak henni yang sedari tadi sudah menahan hausnya .
“iyaa gue juga haus , kita duduk dicafe sana aja yuk “ ajak gita . Melo dan henni pun mengikuti gita dari belakang .
Mereka pun memesan minuman dan beberapa cemilan .
“ haii.. disana ada toko sepatu yang baru buka , gue pengen kesana katanya disana bagus bagus sepatunya “melo menunjuk kesebuah toko sepatu yang tidak jauh dari tempat mereka duduk .
“gue juga pengen kesana “ sahut henni dengan tidak sabar .
Mereka pun bergegas memasuki toko sepatu itu , saat mereka masuk mereka bertemu dengan arya .
“hai.. git, semenjak lo nikah kita gak pernah ketemu “ sapa arya dan langsung memeluk gita
“iya gue tinggal di daerah Y , gue ikut suami gue “ jawab gita .
Disaat mereka sedang berpelukan mahendra dan para staff nya sedang berkeliling melihat keadaan sallah satu mall milik keluarga wijaya .
Dia yang melihatnya langsung kebakaran jenggot karna cemburu melihat wanitanya dipeluk pria lain . Dia langsung menghampirinya dan menarik lengan gita dengan paksa .
“ngapain lo peluk peluk istri orang “ ucap mahendra dengan wajah yang marah .
“ sayang... aku hanya tidak sengaja bertemu dengan arya “ gita mulai menenangkan mahendra .
“ mati kita sepertinya kak hendra benaran marah “ gumam melo sambil menepuk jidatnya .
“ gue gak mau tau lo siapanya gita ,tapi lo harus tau gita itu istri gue , jadi jangan pernah sentuh dia sembarangan “ jawab mahendra sambil menarik tangan gita keluar dari toko sepatu itu .
“ sayang tenang lah , aku sama arya tidak ada hubungan apapun , aku kesini hanya ingin melihat sepatu bukan untuk betemua arya “ ucap gita sambil mengelus pundah mahendra agar lebih tenang .
Bukannya tenang mahendra malah memerintahkan asistennya untuk membeli semua sepatu yang cocok dengan ukuran kaki gita .
“ Abi , sebaiknya kau beli semua sepatu yang cocok dengan ukuran kaki istriku dan segera kirim kerumah ku “ perintah mahendra pada asisten pribadinya yang bernama Abi itu .
“ baik pak “ jawab abi dengan sedikit tertunduk .
“apa kau sudah puas ?? sekarang sebaiknya kita pulang “ ucap mahendra tegas .
Melo dan henni yang tau mahendra sedang marah tidak berani berkata apapun mereka hanya tertunduk saat mahendra menarik tangan gita meninggalkan toko sepatu itu .
Selama di perjalanan gita hanya tertunduk serta menahan air matanya yang hampir jatuh , karna baru kali ini dia dibentak dimuka umum . Begitu sampai rumah mahendra memarkirkan mobilnya sembarang dan langsung menarik tangan gita masuk kekamarnya .
Bik ani merasa heran mengapa mahendra terlihat sangat marah , dia tidak berani menyapa sepasang suami istri itu.
“ aku sudah memperingatkan mu untuk tidak pergi kemana pun , mengapa kau tidak pernah mau mendengarkan perkataan ku “ ucap mahendra sambil memegang keningnya untuk menahan amaranya semakin menjadi jadi .
“ maaf kan aku ... aku... “ jawab gita dengan air matanya yang sudah tidak tertahannya lagi .
Mahendra yang melihat gita menangis , dia merasa bersalah sudah membentaknya didepan umum apa lagi hanya karna kecemburuannya yang berlebihan . seketika hati terasa sangat sakit melihat wanitanya harus menangis dihadapanya .
“ jangan menangis lagi “ mahendra mulai memeluk gita dan diciumnya pucuk kepala gita .
“ maaf kan aku “ ucap gita sambil membalas peluka suaminya .
__ADS_1
“ aku yang seharusnya minta maaf , karna kecemburuan ku kau jadi malu didepan umum “ sahut mahendra pelan.
“ aku yang salah aku pantas menerima itu “ ucap gita yang masih sesegukan .
“ jangan pernah mengabaikan perintahku lagi sayang ,aku tidak suka wanita ku disentuh oleh siapa pun “ sahut mahendra yang sudah melepaskan pelukannya dan menghapus air mata wanita cantiknya itu .
“ aku tidak bisa kalau harus kehilangan orang yang ku cintai , mungkin aku tidak akan bisa hidup tanpa diri mu sayang “tambah mahendra lagi .
“ maafkan aku sudah pergi tanpa berpamitan pada mu “ gita mulai memberanikan diri menatap mata suaminya itu .
“ kali ini kau ku maafkan tapi jangan pernah melaakukannya lagi , kau tau aku tidak suka berbagi apa pun dengan orang lain apa lagi dirimu “ kata mahendra dengan menatap gita serius .
“ baiklah aku akan selalu mengingat perintahmu “ jawab gita dengan merebahkan kepalanya ke dada bidang suaminya itu .
“ jangan pernah tinggalkan aku gita , kau adalah kehidupanku tanpa mu aku akan gila “ucap mahendara seraya mengelus pundak istrinya .
“ percayalah aku tidak pernah memiliki hubungan apa pun pada arya “ gita mulai memberanikan diri meyakinkan suaminya.
“aku percaya padamu , tapi karna kau sudah membuat kesalahan dan membuatku tidak berniat kembali bekerja kau harus melayaniku sekarang “ ucap mahendra dengan senyum nakalnya .
“ dasar laki laki mesum , bisa bisanya kau hanya memikirkan itu “ sahut gita kesal .
“ini adalah hukuman seorang istri yang tidak taat pada perkataan suaminya “ kata mahendra yang sudah mulai menindihi gita .
Bibir gita pun menjadi santapan empuk buat mahendra , dia mulai memasuki rongga mulut gita dan memainkan lidahnya . Gita pun membalas pagutannya.
Hingga ahirnya mereka pun menikmati percintaan mereka , karna kelelahan telah melakukan nya hingga beberapa ronde mereka pun ketiduran dengan mengenakan selimut saja .
##
Ditempat lain melo dan henni sudah uring uringan karna tidak ada kabar dari gita, mereka takut kalau gita akan dihukum oleh mahendra .
Tapi mereka juga takut untuk mendatangi rumah gita .
“ gimana donk ini , ini juga salah kita kan tadi kita yang ngajak gita keluar “ melo mulai ketakutan .
“ udah lo tenang dulu ,biar gue aja yang telpon gita “ ucap melo sambil mengambil hape miliknya .
“ lo yakin mau nelpon gita , nanti malah makin parah lagi “ tanya melo dengan mengerutkan dahinya .
“gak apa apa gue coba telpon dulu ya “ ucap gita dan langsung menelepon nomor gita .
Drtt..drttt..
Gita yang mendengar hapenya berdering langsung bersusah paya meraihnya karna dia takut membangunkan mahendra yang sedang memeluk tubuh ramping gita .
“ hallo .. git, lo gak dihukumkan sama kak hendra “tanya henni dengan cepat .
“ iya gue gak apa apa kok , kalian tenang aja “ jawab gita dengan berbisik bisik agar suaminya tidak bangun .
“ lo kenapa bisik bisik , lo gak lagi disekap sama kak hendra kan , kalau lo diapa apain kasih tau kita biar kita kesana sekarang “ ucap henni yang takut gita kenapa kenapa .
“gue gak kenapa kenapa kok , suami gue lagi tidud jadi gue takut dia kebangun aja “ bisik gita lagi .
“ oohhh.. pantesan gak dihukum rupanya udah dikasih jatah “jawab Henni dengan mengoda gita
.
“apaan sih lo , udah ya gue tutup “ ucap gita yang malu karna godaan temannya .
Gita pun kembali memejamkan matanya karna tubuhnya sangat lelah oleh ulah suaminya yang tidak pernah merasa puas saat di atas ranjang , gita selalu kalah dalam bertempur kalau urusan yang satu ini .
__ADS_1
Mohon kritik dan sarannya guys...
Semoga hari anda selalu bahagia 😗😗