
Di SMA Nusa Bangsa
“Jadi lo udah nerima perjodohan ini “ Tanya melo dengan keras.
Gita hanya mengangguk pelan.
Kedua sahabatnya itu hanya bisa terdiam saya melihat gita yang sudah mengambil keputusan.
“Yang sabar ya git..” sahabatnya mencoba menghibur gita.
Memang gita akan menikah dua bulan lagi tapi setelah ujian akhir nasional berlangsung karna gita juga harus menyelesaikan sekolahnya.
“Nanti kita gak bisa sama-sama lagi donk, pada hal kita kan udah janji bakalan masuk diuniversitas yang sama” rengek melo pada kedua sahabatnya.
“Apaan sih lo mel kayak anak kecil” ucap henni dengan ketus.
agar gita yang mendengar rengekan melo tidak menghiraukannya.
Gita hanya memilih untuk tetap diam saat melihat tingkah kedua sahabatnya itu
**
PT. Group wijaya
Semua karyawan menunduk saat mahenra masuk dari pintu utama.
Pagi ini wajah mahenra tidak ada bedanya dengan hari-hari sebelumnya.
Tiba-tiba handpone mahenra berbunyi dan dia langsung mengangkat satu panggilan dari sahabatnya galang.
__ADS_1
“Hallo...bro lo dimana “ Tanya galang
“Gue lagi dikantor bentar lagi mau metting “ jawabnya ketus
“Gue mau ngajak lo ke cafe Raja Laut gue lagi bosen dikantor gue” kata galang lagi.
“Lo aja sana gue sibuk” timpal mahenra.
Galang yang tau mahendra paling tidak suka untuk dipaksa lebih memilih mengakhiri panggilannya.
Di ruang metting mahendra sangat marah kepada karyawannya karna semua data yang di persentasikan sangatlah tidak sesuai dengan keinginannya,
sehingga membuat mahendra lebih memilih meninggalkan ruangan metting dengan amarah yang memuncak.
Mahenra memutuskan untuk menemui galang yang sedang memilih bersantairia dari pada bosan di ruangan kerjanya.
Tanpa sengaja mahendra melihat ke arah gita yang saat itu sedang duduk di meja yang berdekatan dengan mahenra dia melihat gita yang sedang tertawa bahagia tapi ntah apa yang ditertawakannya mahendra pun tidak tau,
tapi dia malah tersenyum melihat tingkah gita yang bahagia.
Gita yang saat itu sedang asik bercanda dengan temannya tidak menyadari ada sepasang mata yang memperhatikannya.
" kapan gue bisa tertawa lepas seperti mereka ,gue juga pengen bahagia tuhan " kata mahendra dalam hati.
Galang yang sadar kalau sahabatnya itu tersenyum langsung mencari apa yang sedang dilihat oleh mahendra.
“itukan wanita yang balapan kemarin” kata galang
Dan seketika mahendra langsung malu dan memilih membuang pandangannya keluar Cafe.
__ADS_1
“kenapa lo senyum-senyum liat wanita itu” tanya galang dengan tawa yang sudah
ditahannya karna dia sangatyakin mahendra tersenyum karna melihat wanita yang disana.
“gak lo salah liat mana ada gue senyum dari tadi” mahendra mencari alasan agar tak ditertawakan oleh sahabatnya itu.
Tetapi galang lebih memilih menyudahi menganggu mahendra karna dia tau sendiri kalau sahabatnya itu tidak memiliki tingkat humor yang tinggi.
tetapi lagi-lagi mahendra curi-curi pandang pada gita yang saat itu terlihat sangat cantik.
ntah kenapa biasanya mahendra tidak akan pernah memperhatikan wanita manapun bahkan secantik dan se seksi apapun wanita itu tidak akan membuat mahendra berselera untuk melihatnya apa lagi untuk memiliki hubungan khusus dengan mereka.
tapi saat itu hati mahendra berdebar dengan kencang seperti orang yang abis lari maraton sepuluh kilo meter.
" gue kenapa sih , kok jadi gini "kata mahendra sambil membuyarkan pandangannya.
galang yang melihat tingkah aneh sahabatnya itu tidak tinggal diam karna galang dikenal dengan orang yang paling kepo ingin tau segala sesuatunya walaupun masalah pribadi orang lain.
" kenapa lo , jangan bilang lo suka sama wanita yang duduk disana " kata galang sambil memajukan bibirnya menunjuk kearah gita.
" apaan sih gak lah , lo tu yang suka sama anak Abege kayak gitu " jawab mahendra sambil membuang wajahnya yang sudah mulai memerah karna malu pada galang.
galang yang melihat wajah mahendra malu hanya tertawa keras tanpa memperdulikan orang yang memperhatikan galang karna tawanya yang keras itu.
mohon kritik dan sarannya.
maaf masih pemula
semoga hari anda selalu bahagia ... 😊😊
__ADS_1