Cinta tanpa batas

Cinta tanpa batas
kehamilan


__ADS_3

Kediaman aditama .


“ pa , aku sangat merindukan putri kesayanganku apakah dia baik baik saja , aku takut dia malah merepotkan suaminya “ ucap vero yang terlihat murung .


“ sayang... kenapa kau harus menghawatirkan putrimu , dia sekarang sudah dewasa pasti dia bisa mengurus dirinya bahkan suaminya , aku yakin dia tidak akan membuat kita malu “jawab surya seraya memainkan hape miliknya.


“ tapi dia sudah lama tidak ada kabar pa , aku sangat merindukannya “ ucap vero yang mulai menggoyang goyang pundak suaminya .


“ baiklah ma , nanti akan ku telpon mahendra agar mereka segera kemari “ surya mulai menghibur istrinya yang sedang kurang sehat .


Pagi ini gita dan mahendra sedang sarapan pagi , gita sebenarnya ingin mengutarakan niatnya yang ingin kuliah tapi dia takut mahendra akan marah kalau kalau dia kembali melanjutkan studinya lagi .


“ kenapa dengan wajah mu , apa kau tidak rela kalau suamimu yang tampan ini pergi kekantor “ tanya mahendra dengan mengunyah makanannya .


“ kau selalu saja mengodaku , apa kau tidak punya rasa malu “ gita membalas dengan wajah cemberut .


“ sayang jangan pasang wajah seperti itu , rasanya aku ingin melahapmu saat ini “ sahut mahendra yang sudah memasukan tangannya kedalam baju kaos yang gita kenakan .


“ kau nggak punya malu ya , singkirkan tanganmu nantu dilihat bik ani “ ucap gita sambil berusaha menepis tangan kekar milik suaminya itu .


“ memangnya kenapa kalau bik ani liat , dia juga pernah muda kok “ jawab mahendra dengan mengecup bibir gita .


“ kau --- tidak punya malu ya – “ perkataan gita terpotong karna mahendra sudah mengendongnya dan segera masuk kekamar gita .


“ turunkan aku , ini masih pagi jangan mengodaku mahendra “ ucap gita yang sudah ditindihi mahendra .


Cup..


Lagi lagi bibir gita menjadi sasarannya .


Gita tidak bisa mengelak lagi dia hanya bisa pasrah mengikuti nafsu suaminya yang sangat tidak bisa dia imbangi . Setelah kelelahan mahendra pun berbaring sambil memeluk tubuh istrinya .


“ sayang... aku menginginkan sesuatu “sahut gita pelan .


“ kau mau apa sayang ? Katakan saja kenapa kau harus ragu seperti ini “ tanya mahendra dengan mengangkat dagu istrinya .


“ aku --- ( diam sejenak ) , aku ingin kuliah, aku gak mau hanya berdiam diri dirumah saja “jawab gita dengan senyum manis agar suaminya mengizinkannya .


“ ide yang bagus , aku akan mendukungmu , aku juga gak mau ibu daru anak anak ku tidak memiliki pendidikan yang baik . Kau mau kuliah dikampus mana ? Akan ku antar kau mendaftar dimanapun itu “ sahut mahendra yang terdengar sangat bersemangat .


“ jadi kau mengizinkan ku kuliah ?” tanya gita tidak percaya .


“ tentu aku mengizinkan mu istriku “ jawab mahendra dengan menyibakkan rambut gita ke balik telinganya.


“ terimakasih sayang , kau yang terbaik “ ucap gita sambil mencium bibir suaminya .


##

__ADS_1


Gita dan mahendra yang baru saja tiba langsung disambut oleh vero dan suaminya surya .


“ sayang ... mengapa kau sangat lama mengunjungi mama ,apa kau sudah tidak merindukan mamamu ini ?” tanya vero dengan wajah cemberut yang dibuat buat.


“ aku sangat merinduka mama “ ucap gita dan langsung memeluk mama dan papanya bergantian .


“ bagaimana kabar mu nak ? Apa kau kesusahan menjaga gita ? “ tanya surya saat mereka semua sudah duduk disofa raung keluarga aditama .


“ gita tidak pernah menyusahkan aku pa, dia sangat menurut pada suaminya “ jawab mahendra dengan melirik gita sekedarnya saja .


“ iya pa ma , aku sekarang tidak seperti dulu lagi yang selalu membuat mama sama papa hawatir , maaf gita yang dulu ya ma pa “ ucap gita yang langsung memeluk mamanya yang duduk disebelahnya .


“ aku sangat bersukur punya menantu yang sangat menjaga putri semata wayangku “ sahut vero dengan mengecup pucuk kepala gita .


“ ma, aku pengen makan masakan mama, rasanya sudah lama aku tidak memakannya “ ucap gita dengan memandang wajah sendu mamanya.


“ mama udah masak makanan kesukaan mu , ayam rendang sama udang sambel , mari kita makan dulu “ ajak vero yang sudah berjalan lebih dulu kemeja makan.


Mereka semua pun makan dengan lahap tapi saat makanan gita hampir habis dia merasa sangat mual . Dia langsung berlari kekamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya .


“ kau kenapa nak , apa kau baik baik sayaa” tanya vero yang mengikuti gita kekamar mandi .


Mahendra dan surya pun ikut berlari kekamar mandi mereka sangat hawatir kalau gita sampai kenapa kenapa.


“ sayang , apa kau baik baik saja , ayo kita kedokter sekarang “ ucap mahendra dengan memegang tangan gita .


“ pa... cepat suruh dokter arni segera datang kesini , aku takut putriku kenapa kenapa “ pinta vero pada suaminya .


Surya langsung menelepon dokter pribadi keluarganya dan tidak lama dokter arni pun datang .


“ maaf pak saya terlambat ,tadi saya kejebak macet “ ucap arni seraya menunduk .


“tidak apa apa sekarang tolong segera kekamar gita , dia dari tadi mual mual terus , aku sangat hawatir padanya “ ucap surya dengan wajah yang panik .


Doktet arni pun menaiki anak tangga dan langsung memeriksa keadaan gita . Dia menyuruh yang lainnya keluar , hanya verk yang menemani gita dikamarnya .


“ sudah berapa lama kau tidak datang bulan “ tanya dokter arni seraya memeriksa perut gita dengan stetoskop miliknya .


“ hmmmm... sepertinya bulan lalu aku belum datang bulan dok “ ucap gita dengan tidak mengerti maksud dokter arni .


“ sebaiknya kau gunakan test pack untuk mengecek keakuratannya “ dokter arni menjelaskan .


Setelah mengeceknya gita pun keluar dari kamar mandi dengan menunjukkan hasil test pack yang bergaris dua .


“ selamat ya sayang , kau sekarang sudah jadi seorang ibu “ ucap dokter arni dengan menyalami gita yang masih belum percaya perkataan dokter arni .


“ selamat nak ,kamu akan menjadi seorang ibu , ibu bakalan punya cucu “ sahut vero dengan memeluk tubuh gita.

__ADS_1


Dokter arni pun langsung keluar dan terlihat mahendra dan surya yang langsung menghampiri dokter arni .


“ maaf pak , apa anda suaminya gita “tanya dokter arni .


“ ya benar saya suaminya dok, keadaan gita baik baik aja kan dok ?” tanya mahendra yang sudah mencemaskan keadaan gita .


“ selamat ya pak , sekarang bapak sudah menjadi seorang ayah keadaan istri bapak baik baik saja kok, itu hal yang normal buat seorang ibu hamil “ ucap dokter arni dengan menjabat tangan mahendra.


“ dokter gak sedang becandakan dok, istri saja benaran hamil ?” tanya mahendra yang masih tidak percaya perkataan dokter arni .


“ saya serius pak , untuk usia kehamilannya segeralah memeriksakan kerumah sakit, janin yang dikandungnya baik baik saja . sepertinya saja harus pamit sekarang pak “jawab dokter arni seraya meninggalkan kediaman aditama.


Mahendra langsung berlari masuk kekamar gita dan langsung memeluk tubuh gita yang sedang duduk ditepi ranjang .


“ terimakasi sayang , kita akan menjadi ibu dan ayah “ ucap mahendra .


Gita hanya mengangguk dan mengelus perutnya yang masih rata .


Surya pun langsung menghampiri gita dan langsung bergantian memeluk gita .


“ selamat ya nak , tolong jaga cucu papa dengan baik “ ucap surya dengan mencium pucuk kepala gita .


Kabar kehamilan gita pun langsung sampai ke keluarga mertuanya , mereka juga dengan cepat langsung datang ke kediaman aditama , mereka sudah tidak sabar untuk bertemu dengan menantunya yang sedang mengandung cucu mereka.


“ selamat sayang, kamu sudah menjadi ibu , kau harus lebih menjaga kondisi tubuhmu nak “ ucap susi yang langsung memeluk tubuh menantunya .


“ makasih mi , gita akan berusaha menjaga tubuh gita “ sahutnya dengan wajah yang berbinar binar .


“ pi... sebentar lagi kita akan menjadi kakek dan nenek pi “ucap susi dengan mendongkak kan kepalanya menghadap bambang .


“ selamat ya menantu ku “ kata bambang dengan memeluk tubuh gita .


Semua orang yang ada dikamar gita terlihat sangat bahagia , sampai tidak ada yang berniat meninggalkan kamar gita.


“ sebaiknya kita keluar dari kamar gita , dia juga perlu istirahat , cukup mahendra aja yang menjaganya “ vero mulai mengajak yang lainnya keluar .


“ tolong jaga menantu papi ya nak , kalau ada apa apa kami ada dilantai bawah “ sahut bambang seraya melangkah meninggalkan kamar gita .


Setelah semuanya keluar mahendra membaringkan tubuh gita dalam pelukanya .


“ sayang , apa kau masih merasa mual “ tanya mahendra dengan memegang pipi gita .


“ sudah tidak lagi kok, tapi aku sangat mengantuk aku ingin tidur “ jawab gita.


“ tidurlah , aku akan menjagamu disini “ ucap mahendra seraya mengecup kening istrinya itu.


Mahendra pun ikut tertidur disamping gita karna dia juga belakangan ini tubuhnya gampang merasa lelah.

__ADS_1


mohon kritik dan sarannya..


semoga hari anda selalu bahagia 😗😗


__ADS_2