
Gita masih tetap memikirkan perkataan orang tuanya sehingga membuat gita selalu uring-uringan.
“Sayang... mama tau papa pasti sudah memikirkan keputusannya ini dengan matang-matang nak” ucap vero sambil mengelus lembut kepala putri semata wayangnya itu.
“Tapi gita masih mau sekolah mah, masih mau ngejar cita-cita gita ! " ucap gita sambil memeluk mamanya.
“Iya mama tau itu nak, tapi kamu tau sendirikan papa mu gimana kalau sudah buat keputusan gak ada yang boleh ngebantah "
Mama udah bujuk papa kamu tapi papa kamu bersikeras gak mau perjodohan ini dibatalkan, ucap Vero sambil merenggangkan pelukannya dan mencium kening putrinya itu.
**
Sementar di kediaman Mahendra wijaya yang tidak lain adalah calon suami dari Gita syah putri,
Bambang memberitahu mahendra atas perjodohan ini tetapi mahendra tidak menjawab perkataan papinya itu.
Minggu depan kamu harus mengosongkan semua jadwal kamu karna kita akan pergi kerumah calon istrimu, ucap bambang sambil melirik mahendra.
“ Tapi kan pi.. Mahenra bisa cari istri sendiri kenapa harus dijodoh - jodohkan sih pi ” ?? tanya mahendra pelan.
“Mahendra, papi dan mami kamu ini sudah tidak mudah lagi. Apa kamu mau mami kamu meninggal sebelum melihat kamu menikah” kata bambang dengan sedikit sedih.
“Kamukan tau sendiri mami kamu sekang gimana keadaannyaa, mami gak mau nanti kalau mami gak ada kamu gak ada yang ngurusin nak...” ucap Susi yang hampir menangis.
“Ok.. Mahendra bakal nurutin kata – kata mami sama papi” kata mahendra sambil menatap orangtua nya bergantian.
Mahendra memang terkenal dengan sikapnya yang pemarah tetapi kalau dihadapan orangtua ya dia akan berubah menjadi orang yang sangat lembut dan penyayang.
__ADS_1
Susi yang mendengar ucapan Mahendra langsung memeluk putranya karna sangat bahagia.
Pagi harinya Bambang langsung menghubungi Surya yang akan menjadi calon besannya itu memberitahukan kalau Mahendra sudah menyetujui perjodohan yang mereka rencanakan.
**
Gita yang pagi ini masih galau karna kabar kemarin, diperjalanan gita melihat arya teman satu kelasnya yang akan berangkat kesekolah dengan mengendarai motor ninja RR merah.
Dengan sigap gita mengejar arya agar mensejajarkan motor mereka, arya yang melihat kedatangan gita disisi sebelah kanannya langsung tersenyum manis serta melambaikan tangan menandakan ingin mendahului gita,
tetapi gita tidak mau ketinggalan dia semakin meningkatkan kecepatan motornya tanpa aba-aba dari siapa pun kini mereka telah memulai balapan di jalan raya.
Secara bergantian mereka menyalip mobil-mobil yang ada di depan mereka. terkadang arya yang menyalip dari sebelah kiri tetapi terkadang dari sebelah kanan begitu juga gita yang tidak mau kalah dari arya yang saat itu memimpin permainan,
tetapi di saat bersamaan ingin menyalip mobil lamborgini silver yang ada di depan mereka tiba-tiba ada pejalan kaki yang menyebrang, sehingga mereka kaget dan memilih berhenti dibahu jalan sebelah kiri begitu juga mobil sport itu.
Pemilik mobil itu pun turun dari mobil mewahnya dan menghampiri pejalan kaki itu.
Tetapi ibu itu terdiam dan wajahnya pucat karna terkejut.
“Lo berdua udah gak waras ya ngebut-ngebut di jalan raya ?? Gak mikirin keselamatan orang lain lo huh” !!! Bentak mahendra kepada mereka berdua
ketika gita membuka helmnya baru lha mahendra tau kalau dia adalah seorang wanita serta memiliki paras yang sangat cantik.
“Ki- ki kita buru-buru kak makanya kita ngebut-ngebut” ucap gita gugup karna masih syok.
Arya yang ada disebelah gita menyadari gita yang syok langsung meraih tangan gita serta bertanya
__ADS_1
“lo gak apa-apakan “? Sambil memastikan keadaan gita saat itu.
“Gue gak apa-apa kok jawab gita” Dan membuat arya pun tenang seketika
Tanpa perintah gita dan arya menghampiri ibu tadi dan langsung meminta maaf secara bergantian.
“Buk.. maafin kita ya, kita gak maksud buat ibu syok” ucap gita sambil memeluk ibu itu
“Ibu gak apa-apa kan ?? Atau apanya yang sakit buk” ? Tanya arya
“Ibu gak apa-apa kok nak.. ibu juga salah nyebrang tidak hati-hati” jawab wanita tua itu.
“Syukurlah kalau ibu gak apa-apa. Mau kita anterin pulang atau kerumah sakit bu “? Tanya arya lagi
“Gak usah nak ... ibu gak apa-apa kok, lagian rumah ibu dekat, ibu bisa jalan sendiri” sahut wanita tua itu
“Ibu yakin gak mau dianter “?? Tanya mahendra yang sedari tadi diam.
“Ibu bisa sendiri” sahutnya lagi.
Lalu wanita tua itu pun pergi meninggalkan mereka bertiga.
Sepeninggalan wanita tua itu mahendra hanya melihat mereka bergantian seakan ingin memakan gita dan arya.
Tidak lama mahendra pun pergi dengan mobil sportnya.
Arya dan gita pun melanjutkan perjalananya kesekolah.
__ADS_1
mohon kritik dan sarannya...
semoga hari anda selalu bahagia 😊😊😊