Cinta Tulus Sang Ketua Mafia

Cinta Tulus Sang Ketua Mafia
episode-14


__ADS_3

"Kakak Abi!" pekik Maya menutup matanya saat melihat Abian keluar dari pintu kamar mandi dengan menggunakan handuk kecil saja.


Maya malu tak kuasa melihat pesona Abian., wajahnya langsung memerah melihat tubuh kokoh dan gagah milik Abian.


"Buka matamu" perintah Abian terkekeh, berjalan mendekati Maya.


"Ga mau! kakak pake baju dulu ih! Maya malu tau!" gerutunya tak mau membuka mata.


"Malu kenapa hm?" tanya Abian sudah duduk disamping Maya.


"HUUAA KAKAK ABI!" teriak Maya merengek. Maya semakin malu saat tangannya tiba tiba ditarik oleh Abian kedalam pelukannya.


"Aku menginginkan mu malam ini, boleh kah?" bisik Abian dengan nada s3ksu4l nya.


"Iya iya, tapi pake baju dulu!" gerutu Maya dengan polos.


"Malam ini ga usah pakai baju" balas Abian mulai membuka k4ncing b4ju Maya.


Plak!


"Ish! ngapain sih!" omel Maya memukul tangan Abian yang hendak m3mbuk4 bajunya.


"Sepertinya aku harus melakukan pemaksaan" batin Abian.


Bruk-!! Abian mendorong tubuh Maya kekasur dan langsung men1nd1h nya.

__ADS_1


"Kakak Abi!" pekik Maya.


"Kenapa kamu begitu polos sayang? aku menginginkan mu itu berarti aku ingin melakukan penyatuan bersama mu" pungkas Abian.


"Penyatuan? penyatuan itu apasih kak! jangan bikin Maya bingung deh!" omelnya.


"Cukup diam dan ikuti alur permainan ku sayang!" jawab Abian mulai mencium bibir plum milik Maya.


"Eumm... cpkk cpkk" Abian menekan tengkuk leher Maya agar lidahnya bisa masuk kedalam mulut Maya dan mengabsen setiap rongga mulut miliknya.


7 menit berciuman, Abian turun keleher Maya, menyesap pelan leher jenjang Maya membuat Maya merinding merasakan sesuatu yang aneh pada tubuhnya.


"Ah..." satu d3s4han lolos dari mulut Maya membuat Abian tersenyum puas disela sela esapan yang ia buat dileher Maya.


"Kamu suka?" tanya Abian berbisik di telinga Maya sembari menjilat dan menggigit telinganya.


"Kita langsung keintinya" seru Abian merobek seluruh pakaian milik Maya membuat Maya teriak karena malu.


"Kakak Abi ngapain robek baju Maya!" teriaknya kesal.


"Bersiaplah sayang, aku tau ini sakit tapi aku melakukannya agar kau cepat hamil" pungkas Abian tersenyum seringai membuat Maya merinding.


Skip!๐Ÿ”ž๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญโœ‹โœ‹โœ‹โœ‹๐Ÿ‘ฎ๐Ÿ‘ฎ๐Ÿ‘ฎ๐Ÿ‘ฎ


IKLAN DULU.

__ADS_1


Sari roti, roti sari roti๐Ÿฅ–


Keesokan harinya.


"Eum..." leguh Maya terbangun dari tidurnya.


Seluruh tubuh Maya terasa sakit akibat semalam permainan Abian yang tak memberi ampun kepada Maya. Tubuhnya terasa remuk bahkan ia hampir pingsan. Beruntung Abian berhenti disaat dirinya menangis dan mengeluh bahwa dirinya sudah sangat lelah.


"Kamu sudah bangun?" tanya Abian tersenyum megelus pipi istrinya.


"Jahat!" ucap Maya cemberut, memalingkan wajahnya.


"Loh? aku kenapa?" tanya Abian menahan tawa melihat tingkah lucu istrinya itu.


"Pokoknya kakak Abi jahat! badan Maya jadi sakit gini gara-gara kakak!" gerutunya membelakangi Abian.


"Tapi kamu suka kan?" tanya Abian dengan nada menggoda.


"E-engga!" jawab Maya gugup.


"Yakin hm?" tanya Abian memeluk Maya dari belakang.


"Ish kakak Abi!! iya enak tapi lebih kesakit hiks!" rengek Maya menangis kejer bat anak kecil.


"Ini baru permulaan, kedepannya kita akan lebih sering melakukan yang semalam kita lakukan sayang" ucap Abian terkekeh.

__ADS_1


"Hah?!! HUAAA MAYA BISA MATI DONG KALAU GINI" rengek Maya semakin menangis.


Sudah cukup ia merasakan gempuran hebat dari Abian selama 5 jam. Jika Maya terus merasakan itu setiap malam bagaimana dengan nasib nya nanti? bisa bisa dia mat1 muda karena si g4nas Abian ๐Ÿ˜ญ๐Ÿคฃ


__ADS_2