
-Maya-
Kenapa wanita itu mengatakan bahwa kakak Abi tidak akan kembali kepadaku?. Kakak Abi bukan orang yang seperti itu kan?. Aku yakin kakak Abi tidak akan melakukan hal itu, dia tak akan tega meninggalkan aku sendirian dimansion ini.
Walau hatiku sangat sakit mendengar kabar itu, aku lebih percaya kepada kakak Abi. Kakak Abi adalah pria paling baik yang aku kenal. Dia adalah suami ku dan aku harus percaya 100% kepadanya bahwa dia tidak akan pernah meninggalkan ku.
Hari sudah malam, aku lelah dan perutku terasa keram akibat menangis seharian penuh. Aku menangis merindukan kakak Abi dan juga takut jika dia benar benar pergi meninggalkan ku.
Malam ini aku tidak bisa tidur, aku hanya duduk dikasur sembari bersandar di kepala kasur. Aku terus menatap kearah ponselku berharap Abian menelpon ku.
Setelah beberapa saat. Aku sangat bahagia dan senang karna aku mendapat telpon dari kakak Abi. Dengan cepat aku mengangkat nya.
Namun kebahagiaan ku tak berlangsung lama, Kakak Abi mengatakan sesuatu yang membuatku kecewa:).
-Maya End-
"Kakak Abi kemana aja?!" tanya Maya mengangkat telpon dari Abi.
"Kenapa baru kabarinnya sekarang!! Maya kangen banget sama kakak Abi, kenapa kakak jahat banget ninggalin Maya sendiri disini hiks" gerutu Maya menangis.
"Maaf Maya, hubungan kita cukup sampai disini, aku tidak ingin membuat mu terluka" ucap Abian dengan nada dinginnya.
Setelah mengatakan itu Abian langsung memutuskan panggilan.
"Kakak Abi...." lirih Maya terdiam berusaha mencerna ucapan Abian barusan.
"Dia mau memutuskan hubungan ini?" lirih Maya tersenyum miris.
"Lalu bagaimana dengan anak kita? BAGAIMANA!!" teriak Maya menangis histeris.
"Hiks kakak Abi jahat!! aku benci kakak Abi!!" ucap Maya semakin menangis.
Disisi lain. Di Spanyol.
"AAARRGGGG!!!" teriak Abian membanting ponselnya hingga hancur berkeping keping.
"BODOH! AKU BODOH! PRIA MACAM APA AKU!!" teriak Abian menangis sembari men1nju tembok secara memb4bi but4.
Abian seperti orang kesetanan, hatinya begitu hancur saat mengatakan itu kepada Maya melalui ponsel. Tapi itu ia lakukan agar Maya membenci nya.
"Hiks maafkan aku Maya, maafkan aku" ucap Abian tak berhenti men1nju tembok.
"Jangan bertingkah seperti anak kecil Abian!" teriak sepupunya dengan marah karena Abian men1nju tembok hingga tangannya terluka dan mengeluarkan d4rah.
"Hiks, aku tak ingin berpisah dengan Maya, aku mohon biarkan aku kembali bersamanya" mohon Abian berlutut dihadapan sepupunya.
"SEORANG MAFIA TIDAK BOLEH MENANGIS!" bentak sepupunya.
"Aku tidak ingin menjadi mafia!! aku ingin kehidupan normal!!" teriak Abian menangis histeris.
"Tidak ada gunanya kau memohon kepadaku, bukankah ini yang kau inginkan, menjadi seorang mafia dan memiliki kekuasaan dimana mana. Dan sekarang impianmu sudah terwujud, kau sudah menjadi mafia sekarang" ucapnya dengan dingin.
__ADS_1
"Aku menyesal mengatakan itu!! aku ingin kembali bersama Maya!! AARRRGGG AKU MENYESEL!!!" teriak Abian memukul mukul lantai walau tangannya sudah terluka dan mengeluarkan d4rah.
Abian tak merasakan sakit di tangannya tetapi Abian hanya merasakan sakit dihatinya, sakit yang begitu mendalam dimana ia harus meninggalkan istrinya yang sedang mengandung keturunan nya.
"Ingin kembali bersama Maya?" tanya Paman Abian tiba tiba datang.
"Apakah boleh?" tanya Abian menatap pamannya dengan Mata yang masih berlinang air mata.
"Boleh, tapi ada syaratnya" balasnya
"Apa itu?" tanya Abian mengerutkan keningnya.
"Ramuan ini sudah aku racik bersama para tetua. Dan kau tau pasti ramuan ini untuk apa" ucap paman Abian menunjukan sebuah botol kaca dengan air yang berwarna merah didalamnya.
"Bukankah itu ramuan..... APA!! TAPI ITU TIDAK MUNGKIN! AKU TIDAK MUNGKIN MELAKUKAN ITU KEPADA MAYA!" teriak Abian menolak keras.
"Jika kau tidak mau melakukan nya itu terserah kau! tapi jangan salahkan paman jika istrimu kenapa kenapa. Ingat! istrimu sedang hamil, dan aku baru saja mendapat kabar dari Aidan bahwa istrimu sangat terpuruk mengetahui kau meninggalkan nya!" jelas paman Abian.
"Maya..." lirih Abian.
"Gunakan ramuan ini untuk menghapus ingatan istrimu, pergi dan temui dia! waktumu hanya sehari setelah itu kau harus kembali kesini" tegas paman Abian memberi Abian ramuan itu.
"Maafkan aku Maya, aku benar benar terpaksa" batin Abian menerima ramuan itu.
Paman Abian sebenarnya baik, ia mengancam Abian untuk menceraikan Maya karna ia tak ingin semua musuh nya tau bahwa Abian memiliki istri. Dan ketika para musuh megetahui bahwa Abian memiliki istri, yang menjadi icaran para musuh adalah Maya. Itulah yang di khawatirkan oleh pamannya. Pamannya ingin melindungi Maya dari kejamnya kehidupan mafia.
SKIP-!!
"Ada apa?" tanya Maya.
"ABIAN! ABIAN KEMBALI!" teriak Aidan tersenyum senang.
"APA!! DIMANA DIA?!" tanya Maya berdiri dari duduknya.
"Aku disini sayang" ucap Abian tersenyum. Maya yang mendengar suara Abian langsung menoleh kearahnya.
Sontak Maya terdiam di tempatnya. Mata Maya langsung berkaca kaca bahkan rasa sakit di hatinya kembali muncul membuatnya merasa sangat sesak.
Maya tak tahan, Maya tidak sanggup dan memutuskan untuk berlari kekamar dan membanting pintu dengan keras.
"Susul dia kak, dia sudah lama menderita" ucap Aidan menangis.
Abian pun menyusul istrinya masuk kedalam kamar.
"Hah... aku merindukan kamar ini" ucap Abian saat masuk kedalam kamar tersebut. Teringat jelas kenangannya bersama Maya didalam kamar tersebut. Abian tak akan pernah melupakan momen romantis yang pernah ia lalui bersama Maya di dalam kamar tersebut.
"Bayi kita sehatkan? nak apa kau merindukan Daddy mu ini?" tanya Abian duduk disamping Maya, lalu mengusap perut buncit milik Maya.
"Kenapa kak? kenapa kakak melakukan semua ini?" tanya Maya menangis.
"Maafkan aku, aku tidak bisa berbuat apa apa sayang, aku memang harus meninggalkan mu" ucapnya menahan tangisan. Abian menyeka air mata sang istri yang mengalir deras membasahi pipinya.
__ADS_1
"Tapi kenapa?! salah Maya apa kak sampai kakak ninggalin Maya seperti ini!" bentak Maya semakin menangis. Abian hanya diam, ia mengepal tangan dengan kuat berusaha menahan tangisan yang hendak keluar menerobos melalui matanya.
PLAK-!!! satu tamp4r4n keras mendarat di pipi Abian.
"KENAPA KAKAK DIAM!! JAWAB PERNYATAAN MAYA!" teriaknya setelah men4mp4r pipi Abian.
"TAMP4R LAGI SAYANG! TAMP4R!!" bentak Abian men4mp4r dirinya sendiri berkali kali.
"Itu tidak akan mengubah apapun! aku memang harus meninggalkan mu! seharusnya ini semua tidak pernah terjadi! aku bodoh karna aku telah berani mencintai mu yang pada akhirnya kita tidak akan bisa bersama!" pungkas Abian mulai menangis tak mampu menahan nya.
"Hiks jangan pergi kak, Maya mohon" pintah memegang tangan Abian dengan erat seolah Maya menahannya untuk pergi lagi.
"Tidak bisa sayang" ucap Abian melepas tangannya dari genggaman Maya.
Abian mulai mengeluarkan ramuan penghilang ingatan dari tasnya.
"Maya, kamu lihat ramuan ini?" tanya Abian menunjukan ramuan kepada Maya.
"Itu apa kak?" tanya Maya sedikit curiga.
"Ini adalah ramuan yang diracik sendiri oleh pamanku. Aku ingin kau meminum nya" jawab Abian.
"Untuk apa aku meminum itu?" tanya Maya sendikit menjauh dari Abian karna ia merasa ada sesuatu yang tidak beres.
"Aku tidak akan berbohong kepadamu sayang. Ini adalah ramuan penghilang ingatan. Minumlah agar kau melupakan ku" jawab Abian membuat Maya terkejut dan resfleks bangun dari duduknya.
"KAKAK ABI APA YANG KAMU BICARAKAN! KAMU PULANG BUKAN UNTUK PAMIT KAN?!" bentak Maya.
"Aku akan kembali ke Spanyol" jawab Abian tersenyum palsu. "Kamu jaga anak kita baik baik yah, soal kenangan kita, biar aku saja yang menyimpannya sedangkan kamu tidak" lanjutnya.
"Maya mohon jangan lakuin ini, Maya ga mau lupain kakak" pintah Maya menangis.
"Tidak sayang, kenangan ini hanya akan menyakiti mu dan anak kita" ucap Abian mulai mendekat.
"JANGAN KAK, JANGAN MENDEKAT!! KAKAK GA ADA HAK BUAT HAPUS INGATAN MAYA!" teriak Maya mundur hingga ia mentok ke tembok.
"Maafkan aku" lirih Abian.
ABIAN MEMINUM RAMUAN ITU, LALU MENCIUM MAYA DENGAN PAKSA.
Abian memuntahkan cairan itu kedalam mulut Maya, sehingga Maya tak sadar bahwa ia sudah menelan seluruh ramuan itu.
Beberapa saat kemudian Maya jatuh pingsan.
"Maafkan aku Maya" gumam Abian mengangkat tubuh Maya kekasur lalu mencium keningnya berkali kali.
"Aku akan kembali sayang, aku akan kembali untuk mencari kalian" ucap Abian.
NANGIS GA?!! NANGIS GA?!! NANGISLAH MASA ENGGA😮💨😭
TAMAT.
__ADS_1
HEHE:V akhirnya tamat, ini cb pertamaku yang akhirnya sad sih, HUUU sedihh banget Abian dan Maya ga bisa bersatu