Cinta Tulus Sang Ketua Mafia

Cinta Tulus Sang Ketua Mafia
S3_episode-2


__ADS_3

Keesokan harinya.


Maya sedang memasak didapur. Namun aktivitasnya terhenti saat mendengar suara bell yang berbunyi.


"Keenan tolong buka pintunya, mommy lagi masak ini" teriak Maya.


"Okay Mom!" teriak Keenan yang sedang bermain diruang keluarga bersama Aidan.


Keenan pun membuka pintu, ia membeku ditempat nya saat tau siapa yang datang.


"Dimana mommy kamu nak?" tanya Abian berjongkok dihadapan Keenan. Lalu mengusap kepalanya.


"Akhirnya kamu datang juga" ucap Aidan tersenyum senang.


"Dimana dia?" tanya Abian.


"Ada di dapur, kesanalah dan bujuk dia" jawab Aidan dibalas anggukan oleh Abian.


Di dapur.


Maya sedang fokus memasak untuk sarapan pagi. Namun lagi lagi aktifitas nya terhenti saat sebuah tangan kekar tiba tiba melingkar di pinggang rampingnya.


"Kamu!" pekik Maya saat berbalik dan melihat Abian yang sedang memeluknya dengan erat.

__ADS_1


"Aku merindukan mu sayang" bisik Abian menenggelamkan wajahnya dicekuk leher Maya.


"Apa yang kamu lakukan disini! lepaskan aku!" ucap Maya memberontak dipelukan Abian.


"Aku yang menyuruhnya untuk datang kesini" jawab tiba tiba Aidan datang dan memergoki Abian dan Maya yang sedang berpelukan mesra.


"Kalian ini gila yah!! lepaskan aku Abian! atau aku akan melaporkan mu kepolisi!" teriak Maya memukul mukul dada bidang Abian.


"Laporkan saja sayang! tidak akan ada yang menangkap ku karena aku adalah suami mu!" ucap Abian tersenyum menyeringai.


"Kyaa!!! turunkan aku!! dasar maniak!!" teriak Maya terkejut saat Abian tiba tiba menggendongnya ala bridal style.


"Aidan aku titipkan putraku kepadamu. Aku akan menghukum istriku ini karena telah berani mengatakan itu kemarin!" pungkas Abian membuat Maya melotot.


"Hah.... apa kamu lupa sayang? kamu mengatakan kepada putra kita bahwa aku sudah tiada, mulut mu ini memang benar benar harus di hukum! agar kamu tidak macam macam lagi dengan ku!" jawab Abian membawa Maya kesebuah kamar.


"HUAAA LEPASKAN AKU!! DASAR BRENGSEK!!" teriak Maya semakin memberontak.


"Paman, itu Daddy aku kan?" tanya Keenan datang dan melihat Abian yang membawa Mommy nya masuk kedalam kamar.


"Iya Ken, dia Daddy mu" jawab Aidan tersenyum.


"Terus apa yang Daddy lakukan kepada Mommy? kenapa Mommy sampai teriak teriak seperti itu?" tanya Keenan penasaran.

__ADS_1


"Dia sedang membuat adik untuk mu" jawab Aidan tertawa kecil.


Didalam kamar.


"Aduh sakit!" pekik Maya mengelus bokongnya saat Abian tega melempar nya dengan kasar kekasur.


"Sakit? lebih sakit mana saat kamu mengatakan bahwa aku sudah tiada didepan putra ku?" tanya Abian tersenyum licik mulai membuka kancing kemejanya satu persatu.


"Ka-kamu mau apa?! Ja-jangan macam macam!" ucap Maya meringkuk ketakutan.


"Tenang sayang, aku hanya akan menghukum mu! bersiaplah untuk berteriak nikmat pagi ini" ucap Abian mulai naik kekasur.


"Jangan mendekat!!" ucap Maya hendak turun dari kasur. Namun Abian menarik kakinya hingga Maya jatuh terlentang kekasur.


"Kamu ga bisa lari dariku lagi" desis Abian menindih tubuh Maya.


"KAMU INI SUDAH GIL-! umhh....!!" ucapan Maya tiba tiba terpotong saat Abian langsung melahap habis bibir Maya.


Abian menekan tengkuk leher Maya. Lalu memperdalam ciuman. Lidah hangat milik Abian masuk kedalam mulut sang istri dan mengabsen setiap gigi yang berbaris rapi didalam sana.


"Eum... cpkk cpkk cpkk" decapan demi decapan terdengar di kamar itu. Abian benar benar melakukannya dengan lincah membuat Maya kewalahan menghadapi aksi suaminya tersebut.


Bersambung.

__ADS_1


Mampus gantung!☺️🙏


__ADS_2