Cintai Aku Dion

Cintai Aku Dion
part 20


__ADS_3

"di..aku boleh tanya sesuatu nggak?" Tanya Lidia hati - hati karena mereka hanya berdua di mobil. Dion mengajak makan malam ini ke mansion sepupunya, baru lulus serjana.


Entah apa yang di lakukan mommy sehingga tiba - tiba acara wisuda. Sebenarnya dion tau tujuan sang mommy. Namun hanya dia berpura-pura seolah tak tau.


"hemm" ucap Dion dengan deheman, tetap fokus menyetir.


"Nama sepupu kamu itu siapa?" tanya Lidia tak jadi berucap yang bersarang di benaknya.


"nanti juga kamu tau" ucap Dion dengan cuek. Sebenarnya ia tau ada lah yang ingin ditanyakan gadis di sampingnya. Namun ia tak peduli.


sepanjang perjalanan hanya keheningan menghiasi mobil tersebut. Jujur Lidia bingung memulai topik arena seperti yang sudah - sudah hanya di balas deheman.


mobil mewah masuk ke arah gerbang mansion yang mewah dan luas. Namun jika dibandingkan mansion keluarga Dion lebih megah dan luas.


"oppa"ucap seorang gadis cantik berlari ke arah Dion ingin memeluk. Namun bukan pelukan yang ia dapat justru sebuah tangan menahan, membuat gadis cantik itu cemberut.

__ADS_1


"ish...oppa" ucapnya dengan cemberut.


"aku bukan opak mu" ucap Dion sambil berlalu meninggalkan mereka dengan beberapa pelayan dan penjaga yang berjaga di pintu utama.


"Hai kakak calon ipar" ucap gadis cantik dengan kulit putih dan pipi bulat membuat dia menggemaskan.


Lidia hanya membalas dengan senyuman.


"O..iya namaku Cleo Devira..." ucapnya sambil mengulurkan tangan.


"Namaku Li..." ucap Lidia belum selesai berucap namun sudah di potong kenal artis idol i-pop dengan heboh. Wajahnya benar - menggemaskan membuat siapapun pasti gemas sendiri.


"jadi yang lulus itu kamu?" ucap Lidia tak percaya. Ia kira gadis mengemaskan ini sekolah menengah atas.


"iya kak" ucap Cleo atau lebih sering di sapa Devi oleh keluarga besar. Membuat orang - orang di ruang tamu terkekeh dengan wajah tak percaya Lidia.

__ADS_1


Namun berbeda dengan Dion hanya sibuk dengan dunianya yang fokus pada handphone di genggaman.


acara begitu meriah apalagi setelah selesai makan malam para perempuan sibuk dengan dunianya di ruang tamu.Begitupun dengan para pria sedang membicarakan bisnis dan rencana berlibur yang tepat di berbeda ruangan.


Inilah yang membuat keluarga besar ini tampak kompak. Walaupun ada yang tak bisa hadir dan di luar negeri.


"Gimana hubungan kamu dengan kakak ipar" ucap bian menatap kolam renang. karena Bain tak melihat Dion ikut bergabung malah sibuk duduk di kolam.


"baik" ucap Dion dengan singkat.


"Lo..yakin udah lupain dia?" ejek bian. Bukan rahasia lagi karena bian saksi mata bagaimana Dion mengagumi Kim - jisoo dari kecil.


"bre*gs*k Lo" ucap Dion melempar botol minum yang ia ambil dari kulkas.Dion lebih tua satu tahun dari bian. Namun bian sudah terbiasa memanggil sebutan nama.


"jangan buat anak orang berharap lebih dan Lo bisa menyesal di kemudian hari" ucap bian

__ADS_1


"kadang kita nggak tau kalau kita jaga mencintai nya namun penyesalan hanya penyesalan" lanjut bian pergi berlalu, meninggalkan Dion hanya menatap lurus.


"mungkin jika melupakan hal yang gampang pasti sudah dari dulu" ucap Dion dalam hati menatap ke arah langit.


__ADS_2