Cintai Aku Dion

Cintai Aku Dion
part 35


__ADS_3

Walaupun tubuhnya tidak baik- baik saja, Dion tetap masuk ke kantor. Tak lama kemudian seseorang datang Tampa memgetuk pintu membuat Dion menoleh.


"Brak"


"Jangan pernah melakukan hal memalukan ini lagi" acam tuan Albert menatap tajam. Ia benar - benar merasa geram dengan kelakuan putra semata wayangnya.


Dion hanya menatap datar berkas yang baru saja di lempar mejanya dan hanya orang tuanya yang berani melakukan hal ini.


"Dan ingat kalau sampai mommy tau hal ini. Daddy nggak pernah maafin kamu!!" Tuan Albert berucap dingin sembari melangkah pergi meninggalkan Dion.


"Sial!! Ini semua gara - gara wanita itu!!" Ucap Dion dengan penuh emosi.


Dion merasa kehadiran Lidia membuat semua rencana yang sudah ia siapkan hancur berantakan.


Padahal jelas - jelas Lidia tak ada sangkut pautnya dengan rencana Dion, entahlah egonya terlalu tinggi.


"Tok"


"Tok"


Justin masuk setelah Dion menyuruh dirinya masuk.


"Tuan malam nanti kita ke acara peresmian antar perusahaan" Justin membaca jadwal Dion.


"Hmmm" Dion hanya menjawab deheman dengan dingin dan datar seperti biasa.


Malam hari pun tiba Dion baru sampai di peresmian antar perusahaan ternyata semua member red white ada disana.


Ya, Dion sengaja tak mengajak Lidia karena ia tau red white akan ikut dalam peresmian tersebut mereka akan tampil.

__ADS_1


Acara peresmian antara perusahaan di bidang brand dan entertainment. Tentu saja banyak artis dan model Top menghadiri acara tersebut.


Namun Lidia sama sekali tak mengetahui hal tersebut. Sebab tadi siang hingga sore tadi mereka terus latihan karena acara secara tiba-tiba.


Tentu saja perusahaan tak menyia - nyiakan kesempatan sebab ini dapat semakin menaikan saham perusahaan.


"Baiklah semakin meriahkan acara kita akan mendengarkan Solo dari Lidia" ucap pembawa acara.


Suara tepukan tangan begitu meriah saat Lidia mulai bernyanyi membawakan cover lagu lyodra yaitu "Dibanding dia" sembari duduk sesuai dengan konsep.


Banyak ikut menagis mendengarkan Lidia bernyanyi. Lagu yang Lidia nyanyikan begitu sedih ditambah lagi suara lembut Lidia dan mendalami karakter dari lagu tersebut.


Seakan benar - benar terjadi di posisi tersebut.


Tapi gimana nanti kau terluka.....


Cari aku...


Bait terakhir lagu, air mata Lidia benar - benar jatuh di pipi cantiknya.


Tak jauh dari sana Kim - jisoo ikut hadir di acara. "Aku tau arti sebenarnya lagu itu li..." Gumam Kim - jisooo dalam hati. Menatap Lidia dari kejauhan.


Bagitupun dengan salah satu red white yaitu Clara. Ia tau gimana hubungan Lidia dan Dion. Namun Clara tak tau jika Dion sering berbicara Padas atau kasar terhadap Lidia.


"Terimakasih" Lidia berucap kepada semua orang yang hadir. Dan acara pun di lanjut dengan bebarapa artis lainnya.


"Suara Lo... benar - benar bagus" puji rose. Benar - benar kagum dengan suara indah Lidia membuat Lidia tersenyum.


"Iya" ikut Keyla juga memuji di ikuti Clara.

__ADS_1


"Isi lagunya persis mengambarkan seseorang" lanjut keyla.


Mereka bertiga serempak menoleh. "Siap??" Tanya rose penasaran.


"Siapa lagi kalau nggak aku dan ayang Justin tampan ku" jawab Keyla menarik turun alisnya.


"Ctek"


"Aw...sakit!!" Desis Keyla merasa keningnya di sentil rose.


"Kirain tadi apa" Cibibir rose menatap sinis ke arah Keyla. Dan di angguk oleh Clara dan Lidia.


Sesekali datang menghampiri mereka tak lain adalah Kim - jisoo. Mereka pun asik bicara sambil menikmati hidangan yang tersedia.


"Aku ke toilet bentar ya" ldiia perui setelah permisi namun ia tak sendiri sebab Kim - jisoo juga ikut.


"Lid...ikut aku ke suatu tempat yuk!!" Ajak Kim - jisoo. Awalnya Lidia menolak karena tak enak pada yang lain, namun pada akhirnya ia mengikuti jisoo.


Di perjalan tampak begitu hening,tak ada yang bersuara hingga sampai di suatu tempat, membuat Lidia mengkerut kening.


"Ini dulu tempat kami bermain" ucap jisoo memulai pembicaraan, lantas hal itu membuat Lidia mengkerut kening tampak ak bingung.


"Dion memiliki saudara kembar, namun tuhan berhendak lain" lanjut jisoo membuka kenangan masa lalu.


Dulu Dion begitu kompak kepada kembarannya, namun sifat mereka bertolak belakang. Dion memiliki sifat dingin dan ketus sedangkan saudara nya bernama derly bertolak belakang dangan Dion.


Sejenak Kim - jisoo terdiam menghela nafas panjang kenangan yang begitu menyakitkan. Melihat hal itu Lidia menepuk pelan pundak jisoo seolah memberi semangat.


"Jangan di paksa" Lidia tau apa tujuan Kim - jisoo mengajaknya ke tempat ini.

__ADS_1


"Nggak apa-apa" Sambil tersenyum melihat ketulusan Lidia.


__ADS_2