
"kalian antar kan nona Lidia ke kamar tuan Dion" kata Justin.
"apaa kau ini.... enak saja aku kan sama dion hanya sebatas partner kerja, kalau nanti aku yang antar nanti dan terjadi apa - apa bagaimana kau mau tanggu jawab!!" ucap Lidia dengan marah dan terkejut secar bersamaan.
"maaf nona saya ada urusan mendadak" jawab Justin sambil pergi berlalu tak mengidah teriakan nyonya Lidia.
"Justin...kau ini!!" teriakan Lidia terhenti saat benda kenyal menempel di bibirnya. Membuat Lidia melotot ke arah pria tengah mencium bibirnya.
"kau ini sangat berisik" kata Dion sembari mengusap bibir yang terasa manis di bibirnya.
"akh... ciuman pertama ku" pekik Lidia. Jantung Lidia terasa mau copot. "tapi nggak apa-apa juga kok" batin Lidia terus berperang hingga ia membaringkan tubuh Dion. Di kasur king size milik Dio sembari menatap Dion diam.
"Di...andai kamu tau kalau aku suka sama kamu udah dari pertemuan kita dua bulan yang lalu aku terus mencari perhatian kamu." mengusap wajah Dion tampak kelelahan.
"kamu tau aku udah teman sama jisoo karena kami akan jadi partner kerja" kembali berucap padahal tentu saja Dion tau. Biarlah orang menganggapnya bodoh tentang cinta. Namun cinta tak tau kapan datang dan dimana.
*
*
*
malam pun berganti menjadi pagi, Dion yang Bagun karena silau sang matahari menandakan hari sudah berganti.
"kepalaku pening sekali!!" lirih Dion sambil menganga kepala terasa tak nyaman. Hingga pandangan nya terhenti saat melihat seorang gadis tidur di sebelah nya.
"Hey...bangun kamu kenapa ada di kamar saya?" bentak Dion merasa geram melihat seorang gadis tidur di samping dan tak pernah terjadi selama hidupnya.
"huam... kenapa berisik banget sih" ucap Lidia masih setengah sadar. Hingga tangannya di pengang erat oleh seseorang.
" awh....maaf pak saya tidak sengaja" ucap Lidia menahan sakit di lengan tangannya di genggaman dengan erat.
"Semalam saat saya hendak pergi tapi tuan menarik dan memeluk saya dengan erat" mencoba menjelaskan kronologi yang terjadi semalam bukan karena dia ingin tidur dengan pria ini.
Berteriak pun tak berguna sebab kamar Dion memiliki kedap suara jadi percuma saja. Hingga Lidia menyerah, tak lama kemudian ia tertidur karena lelah berteriak dan berontak.
"Kamu pikir saya mau tidur dengan wajah jelek mu" kesal Dion menatap perempuan di hadapannya. " Cepat sana pergi!!" bentak Dion. Setelah mengingat kejadian semalam, menutupi rasa malunya mengingat kejadian semalam.
__ADS_1
.
.
Siang hari pun sekarang member red white akan kolaborasi dengan aktris model Kim jisoo. Untuk MV lagu comeback mereka terbaru.
"huf... akhirnya selesai juga ya,semoga para penggemar kita suka dengan lagu kita ini" ucap rose merasa lelah setelah syuting selesai.
"iya semoga aja" balas yang lain dengan serempak.
"iya pasti karena kalian itu udah semangat dan berusaha untuk menampilkan yang terbaik" ucap seseorang dari belakang. membuat mereka menoleh secara bersamaan.
"hai kak jisoo" ucap mereka.
"hm... emang umur kalian berapa kenapa kalian manggil aku kakak emang aku udah setua itu ya " tanya jisoo dengan mode serius.
"maaf kak jadi kami harus manggil Kakak apa dong?" tanya Lidia tak enak hati.
"haha...kalian aku cuman becanda aja kok,enggak usah kaget kayak gitu." jisoo tertawa melihat wajah mereka tak enak hati. padahal ia hanya bercanda.
"hai nama aku Clara umur ku 25 tahun dan aku member tertua, kalau ini rose umurnya 24 tahun, kalau ini Keyla umurnya 23 tahun dan ini Lidia umurnya 22 tahun dia adalah member termuda di sini" kata Clara menjelaskan persis sedang interview di acara. Membuat Kim - jisoo menyinggung senyuman.
"OOo... gitu ya, tadi kita udah kenalan di ruang meeting tapi aku lupa sama nama kalian soalnya kalian cantik jadi aku bingung liat kalian" jawab jisoo dengan apa adanya.
"Kalau gitu!! kalian berdua adik aku soalnya umur aku sama dengan Rose" menunjuk ke arah Keyla dan rose.
mereka semuanya menggangguku mengerti. Hingga Henning beberapa saat.
"kali gitu aku member tertua tua di sini!!" ucap Clara dengan cemberut agar suasana tidak jadi canggung seperti sekarang.
"hahaha...." mereka pun tertawa bersama.
"Ooo... ya gimana kalau kita makan malam bareng..kak jisoo juga ikut sekali yuk" ajak Lidia dan di anggukan ke tiga temannya.
"Baiklah" jawab Kim - jisoo denhan senang hati.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Di iringi dengan candaan dan tawa, apalagi melihat ke usilan rose dan Keyla yang tak ada henti - hentinya.
__ADS_1
"jisoo" ujar seseorang dari belakang membuat berlima menoleh secara bersamaan.
"Loh kamu disini kapan balik? Kok enggak ngabarin aku" ucap pria tampan dan gagah itu dengan nada semangat dan di belakang di ikuti oleh sang asisten nya.
"iya aku udah balik dua minggu yang lalu karena aku ada kerja yang enggak bisa aku tinggal" jawab jisoo tersenyum manis.
Sedangkan pria itu hanya mengangguk kepalanya dan pandangan nya terhenti melihat perempuan di samping kim - jisoo.
"Aku pergi dulu, masih ada kerjaan" ucap pria itu sambil melirik Lidia yang dari tadi terus menunduk.
Ya, pria itu adalah Dion yang terus menatap ke arah Lidia. Setelah kejadian pagi tadi Lidia terus menghindar dari pria di hadapannya.
"Ya udah kalau gitu hati - hati di jalan dan jagan lupa makan dan kamu juga Justin ingat kan sama bos kamu ini" ucap jisoo degan muka serius dan garang.
"Baik non" jawab Justin dengan tegas sedikit menunduk.
"kalau gitu aku duluan ya" ucap Dion berlalu dari tempat itu menuju ke arah ruangan VVIP. Tampa menyapa ke empat gadis bersama Kim - jisoo.
"Maaf ya, dia emang gitu orangnya" ucap jisoo tak enak hati dengan sikap sahabatnya tapi mau bagaimana lagi Dion adalah pria yang arogan.
Setelah Dion pergi dan mereka melanjutkan acara makan malam hingga selesai dan pulang.
"huf.. akhirnya kita sampai juga" kata rose. Langsung berbaring di sofa.
"iya nih, badan aku udah lengket banget" keluh Keyla sambil melirik rose begitu pula dengan rose bangkit dari tidurnya.
"Siapa yang dulu sampai di kamar mandi dia yang duluan " ujar keyla berlari di susul dengan rose.
" enak aja aku duluan kan aku kan aku yang bilang" ucap rose. padahal mereka sama - sama sampai di depan pintu kamar mandi.
"enggak!! kan aku yang dulu sampai di sini berati aku duluan" jawab Keyla tak mau kalah.
"enggak kali kamu tuh!! harus lebih hormat sama orang yang lebih tua...jadi aku duluan"
"enggak itu terbalik aturannya Kakak yang ngalah sama adek,gimana sih!!" Keyla kesal dengan rose Hinga terjadilah tarik - menarik. Sampai tahun depan pun tak akan selesai dengan mandi karena tak ada yang amu kalah.
Ya, begitulah mereka tiap hari jika sudah malam hari persisi seperti anak - anak yang berebut mainan. Sedangkan Clara dan Lidia hanya menyimak dan menonton karena sudah terbiasa.
__ADS_1