Cintai Aku Dion

Cintai Aku Dion
part 29


__ADS_3

Setelah selesai di wahana pemain Lidia mengajak Dion untuk makan jajanan di pinggir jalan. Namun karena memaksa pria itu mencicipi hingga bungkus makanan habis tandas membuat Lidia tersenyum senang.


" Enak ?" Tanya Lidia namun pria dingin itu hanya diam saja.


Setelah selesai makan Lidia memaksa untuk foto walaupun pria itu sedang menahan emosi namun tetap mengikuti.


Bagaimana tak emosi tiba - tiba ia di ajak ke tempat permainan anak kedua di ajak foto dengan memaksa. Juju ia ingin marah namun melihat beberapa pedagang tak jauh dari sana membuat mengurung niatnya.


Di perjalanan pulang Dion masih saja menahan emosi hingga sampai di mansion Dion langsung menarik Lidia. Membuat semu penjaga dan pelayan menyaksikan hal itu namun mereka langsung pergi karena tak mau jadi sasaran kemarahan tuannya.


" Sebenarnya apa mau ?" tanya Dion Begitu frustasi. Apalagi ancaman sang mommy membuat ia pusing dan di tambah lagi dengan tingkah laku perempuan di hadapannya.


" Ingat apa pun...itu aku tak pernah sudi bersama mu. Jangan kau kira aku akan jatuh cinta dengan mu walaupun mommy dan Daddy ku membuat mu" ucap Dion menekan kata tiap kata sembari mencekam erat pipi Lidia dan pergi.


.


.


Di mobil Lidia hanya diam menatap lurus ke arah jendela. Jujur dia melakukan itu semua mengingat ucapan mom Jessica kalau Dion dan jisoo sering bermain wahana di luar negeri. Lidia juga melakukan itu agar pria itu tak terus berlarut - larut.


Justin melihat Sedari tadi melihat kejadian itu hanya bisa diam. Jujur ia sedih melihat nona Lidia di perlakukan seperti itu. Namun ia juga kesal dengan ide yang membuat ia harus menangani karena mau bagaimana pun Dion bukanlah orang biasa.

__ADS_1


Ia tau jika Lidia melakukan itu agar tuannya tak sedih mengingat non Kim - jisoo. Namun di satu sisi nona Lidia salah melakukan hal itu.


Keesokan harinya Dion di kagetkan dengan kedatangan perempuan yang membuat ya emosi. Lidia datang sudah menyiapkan makanan dan berdiam diri di kamar menunggu depan pintu kamar.


" Hai" ucap lidia melambaikan tangan dengan senyuman manis, namun pria itu acuh kembali masuk membuat lidia mengikuti ke arah mana pun pria itu.


Seperti sekarang ikut masuk sembari menyiapkan pakaian saat Dion sedang mandi. Dan sekarang Lidia membawa makanan sembari menyuapi Dion tak membiarkan pria itu berbicara dengan senyuman manis. Membuat Dion bergidik ngeri melihatnya.


" Semalam kamu bilang" duduk tiba - tiba pangkuan Dion sembari membisiki sesuatu. " Nggak akan jatuh cinta kepada ku, Sekarang aku nantang kamu, beri aku waktu buat kamu jatuh cinta" lanjut Lidia. Dion hanya tersenyum sinis.


" Aku tak tertarik " bisik Dion membuat Lidia sedikit takut.


Membuat Dion kembali menahan amarah "baik selama kontrak kita selesai" jawab Dion dan pergi.


"Baik tiga bulan" pekik Lidia berbinar - binar sembari mengikuti langkah Dion kemana pun Dion pergi.


.


.


Satu hari ini Lidia terus menganggu Dion membuat pria itu terus menahan amarah namun Dion tak jadi marah karena Lidia mengatakan bahwa dia adalah pria tempramen.

__ADS_1


"Ah...a" ucap Dion meluapkan segala emosi seharian ini.


"Brak"


" Kau bisa menyetir dengan benar" bentak Dion membuat Justin mengumpat kesal melihat kelakuan tuannya menendang kurus nya, membuat Justin mengerem mendadak.


" Jangan!! Berani mengumpat ku atau gaji mu ku potong!!" Lanjut Dion dengan menggebu - ngebu.


" Jangan tuan! Kalau di potong lagi habis" ucap Justin memales. " Sebenarnya ada apa kenapa?tiba - tiba tuan marah - marah nggak jelas!!" Pikir Justin dalam hati. Jangan sampai kalau ide gila ini adalah gadis bar - bar itu gumam Justin merinding.


"Haciu"


" Aku kenapa? Kok tiba - tiba ingat ayang" lirih Keyla sembari menatap handphonenya berdering.


" Berhasil!!! Key" teriak Lidia dengan girang membuat Keyla kaget.


" Bagus.... lanjut kan lagi yang kedua" ucap Keyla sembari sibuk mengusap telinganya terasa panas.


Dan ternyata tebakan Justin benar bahwa ide gila ini berasa dari gadis bar - bar bernama Keyla.


Lidia hanya menceritakan kalau hubungan mereka agar renggang namun tak sedikit pun lidia menceritakan yang sebenarnya. Dan muncul lah ide gila seorang Keyla walaupun sebenarnya Lidia ragu namun ia tetap mencoba.

__ADS_1


__ADS_2