
Yuna masih melotot tanpa kata karena banyak orang yang merhatiin. Namun Heri
dengan tersenyum santainya dan sesekali mengerlingkan matanya lagi. “uuuuh Yuna
yang tadinya tersipu malu saat pertama kali bertemu, dan suka sedikit sekarang
jadi kengkel, kesel bahkan ini benar-benar ilfil banget” ya ampun kok ada orang
kaya gitu nyebelinnya.dengan mengeratkan gigi atas dan bawah serta perlahan
mengepalkan kedua tangan gemas banget. Mau mukul rasanya namun Heri menoleh ke
arahnya dan tersenyum lagi. Sehingga Yuna menahannnya dan nyengir nggak karuan.
Datang juga deh akhirnya pesenan makanannya. Esty segera menyambut makanan .
tapi kenapa Heri? Nih orang kenapa yang antusias nyambut makanan kita sih?
“eh mas ini makanan buat kita ya” Kata Yuna sekarang nggak malu lagi. Dengan
expresi sebalnya.
“loh kok mas sih, sayang donk….,kita kan udah jadian”kata Heri.
“ha…ha…ha… jangan bercanda terus deh, mas pindah aja deh duduknya saya
membatalkan boleh duduk disini”kata Yuna lagi.
“oke deh aku nggak nggangguin aku Cuma mau makan ada temennya”kata Heri
sambil angkat tangannya sedikit. Namun tak mau berpindah tempat.
“ya udah pesen sendiri sono”kata
Yuna.
“iya iya, sabar sayang”kata Heri mengerlingkan matanya. Kali ini Yuna dengan
dengan segera mengarah kan telunjuknya kearah mata Heri. Namun dengan sigap
Heri memegang tangan Yuna membuat Yuna jadi malu.
“jangan mata donk say, tapi yang ini harusnya yang di sentuh”kata Heri
memindahkan tangannya Yuna ke dada Heri. What ???Yuna jadi memerah mukanya dan
menarik tangannya kembali.
“ya udah pesen sono, nanti kalo nggak cepetan kita yang pergi nih”kata Yuna
memonyongkan bibirnya namun wajahnya masih memerah. Heri melihat itu jadi
tersenyum gemas. Kemudian pergi meninggalkan Yuna dan Esty. Esty yang sedari
tadi melihat hanya diam tanpa bicara akhirnya komen juga.
“gila ya kalian berdua,beneran kaya orang lagi pacaran…romantic seru banget
aku sama Elang kalah romanticnya lo ini”kata Esty ketawa.
“apaan sih, bercandanya… “kata Yuna masih memerah mukanya.
“ih beneran serius, aku malah ngerasa jadi obat nyamuk nih di antara kalian,
tahu gitu aku ngajak Elang,biar kita bias berempat ngedate wk..wk…wk”kata Esty
sambil ketawa.
__ADS_1
“emanknya sengaja jadian sama dia”kata Yuna lagi.
“tuh kan kamu aja ngakuin kalo pacaran hi…hi…hi….”kata Esty ketawa
habis-habisan.
“ih emank gue ngomong apaan??”Tanya Yuna yang ngerasa juga mengucapkan
kata-kata yang aneh.
“jangan pura-pura nggak inget, itu mukanya aja merah banget”kata Esty
cekikikan.
POV Heri
Setelah bangun meninggalkan Yuna dan Esty. Heri menuju ke tempat memesan
bebek bakar.
“ada apa aja”Tanya Heri.
“ada ayam , bebek , nasi goreng,”kata penjualnya
“yang itu aja nasi goreng”kata Heri lagi kemudian di ambilnya dompet.
Dan ternyata di dalam dompetnya tidak tersisa uang. Heri mulai mencari-cari
di saku celana lainnya namun tak ditemukan uang. Lalu dia ambil HP dan
menelphone seseorang.
“hallo mas tolong aktifin kartu kredit aku donk”kata Heri pada Rudi
kakaknya.
selesaikan”jawab Rudi
“mas,aku nggak bikin kacau apa-apa, justru yang kacau ini perut aku,butuh
makanan,oke mas aktifin lagi yah”Rayu Heri pada kakaknya.
“nggak nanti kamu bohongin, udah kasih tahu aja kamu dimana sekarang biar
mas kirim Farid kesitu temenin kamu makan”tutup Rudi .Heri berdecak kesal.
Heri memeriksa kontak telponnya lagi kemudian telpon Widya kakak
perempuannya. Namun tidak jadi kemudian dia telpon Nurman suami Widya.
“Mas Nurman lagi disebelah mb Wid nggak,?”kata Heri pelan-pelan.
“iya kok kamu tahu”kata Nurman Heran.
“coba mas tengok muka mb Wid dia lagi bahagia apa lagi kesel,”Tanya Heri
lagi. Nurman menoleh kearah Widya Istrinya di perhatikannya seksama. Sedangkan Widya
merasa di perhatikan oleh Nurman merasa aneh dengan sikap suaminya. Kemudian menatap
suaminya dengan mata penuh selidik. Lalu tersenyum. Nurman pun tersenyum aneh. Tampaknya
istrinya tak memperdulikan senyum Nurman yang aneh dan melanjutkan kembali
menghitung . Kemudian menyingkir agak jauh dari istrinya.
“tampaknya lagi bahagia dan ga’ lagi sebel, lagi normal”kata Nurman.
__ADS_1
“oooh syukur ya udah mas, transferin dwit donk aku pinjam, 3 juta ya”kata
Heri tanpa basa-basi lagi.
“apa?”suara Nurman agak keras. Dan mengalihkan perhatian Widya .
“siapa si yang telpon”Tanya Widya heran. Lalu mendekati Nurman.
“bukan siapa-siapa”kata Nurman langsung memutus telpon dari Heri.
Kembali Heri berdecak ini pasti mb Widya. Kenapa sih keluarg gue tega
banget. Atm di blokir credit card di bekukan. Di lihatnya lagi hanya ada duwit
2 ribu.
“mb blom dibikin kan nasi gorengnya, nggak jadi ya, ini roti harganya berapa
2 ribu ya”kata Heri akhirnya. Mbaknya mengangguk. Kemudian Heri mengambil roti
itu dan kembali ke tempat Yuna dan Esty berada.
"udah pesen bebek"tanya Esty pada Heri yang membuka bungkus roti.
"gue ga pesen bebek, gue alergi kalo makan bebek"kata Heri.
"yun mungkin dia minta di suapin kamu"kata Esty cekikikan.
"iih apaan sih, males ini bebek kalo dibagi ama dia gue ga kenyang"kata yuna lagi.
"ga kok sayang aku ga minta"kata Heri sambil senyum dan mengerlingkan mata lagi. membuat Yuna keselek.
"bisa ga sih, kamu jangan kedipin mata kaya gitu, bisa kucolok nih pake bebek, eh jangan, kamu itu cacingan apa coba-coba godain aku sih,kalo kamu niatnya mau genit mending sana aja deh tuh banyak cewek cantik yang bisa kamu goda bilin ga mood makan"kata Yuna jengkel.
"jangan kayak gitu donk sayang,kamu kan pacar aku masak pacar mau di colok mataku nanti ga bisa lihat kamu lagi, lagian aku ga tergoda dengan cewek-cewek itu, aku cowok setia"kata heri.
"lagian kamu aneh,kok bisa kamu nganggep aku pacar kamu ,hanya karna kejadian yang ga disengaja,atau jangan-jangan kamu penipu ya mau hipnotis aku"kata yuna. Heri menggeleng-gelengkan kepalanya pelan kemudian mendekatkan wajahnya pada Wajah Yuna. Yuna terkejut lalu memundurkan wajahnya.
"aku ga bohong aku jatuh cinta sama kamu beneran,saat kamu genggam tanganku aku merasa kamulah dewiku(krik...krik.... krik... bunyi jangkrik seperti terdengar di kesunyian)"kata Heri. membuat Esty hanya bisa menelan ludah.
"beneran serius, kali ini gue jadi obat nyamuk"kata Esty garing.
" ooo oooke kalo gitu, kalo kamu mau makan bebek ini kita jadian" kata Yuna dengan pedenya.
"hah cuma makan bebek langsung jadian, kenapa? kurang extream tantangannya"kata Esty.
"Esty, kamu ga denger tadi dia bilang alergi daging bebek"kata Yuna lagi.
"iya trus"tanya Esty.
"kalau Mas Heri ini makan mau makan daging bebek ini, kita jadian beneran, kalo nggak mau berartri dia cuma pura-pura doank,jadi kita jangan bertemu lagi....."kata Yuna dengan sombongnya menantang.
"klo dia mau makan ternyata dia ga alergi? "kta Esty
"gue akan putusin dia setelah jadian"kata Yuna tersenyum puas.
Heri masih diam tersenyum sedikit.
"ya udah tapi suapin gue"kata Heri tersenyum lagi. Yuna terkejut namun dia pun tersenyum lalu menyuapi Heri. Esty dengan sigap mengeluarkan handphone nya dan merekamnya dan tak mau menyia-yiakanya. Heri mengunyah perlahan sambil menutup matanya seolah-olah takut terjadi sesuatu. aetwlah menelannya kemudian membuka matanya.
"lagi"kata Heri meminta lagi.Yuna bengong Esty sibuk membuat video antara Yuna dan Heri yang lagi suap-suapan.
"ayo suapi lagi"kata Heri.
"ini makan sendiri udah nggak mood"kata Yuna menyerahkan semua makanannya pada Heri. dan Heri memakannya dengan lahap. membuat Yuna Heran.
"ini aku suapin kamu kan kita resmi pacaran"kata Heri hendak menyuapi Yuna. namun yuna menangkis karena malu.
__ADS_1