Cintaku Siapa?

Cintaku Siapa?
6.Hal baru


__ADS_3

Esty, yuna, Elang dan Heri berada diruang tengah rumah. Mereka saling bertatapan. Esty menatap tajam kearah Yuna dan Heri. Seakan hendak menginterogasi mereka.


"yun kamu kok bisa bawa dia kesini"kata Esty


"kamu tahu kalo ketahuan pak RT ada cowok disini bisa di grebek nanti"kata Elang


yuna menoleh kearah Elang sama seperti Esty juga menatap Elang.


"aku salah ngomong ya"kata Elang nyengir


"makanya kalo ngomong dipikir dulu"kata Yuna


"jangan mengalihkan perhatian"kata Esty menatap Yuna serius.


"Esty gue ngerasa bersalah sama dia, jadi mau nggak mau ya nolongin dia dulu"kata Yuna sementara Heri sibuk membersihkan kuku jari tangannya yang tidak terlalu kotor.


"dia ga mungkin tidur ditempat kita"kata Esty lagi.


"iya aku tahu, biarin dia tidur di tempat Elang semalam saja ya "kata Yuna.


"hah apa kok bawa-bawa gue, tempatku kan sempit"kata Elang namun Esty melotot kearahnya.


"oke deh"kata Elang lagi mengambil jaket dan berdiri.


"ayo berangkat"kata Elang pada Heri.


"yang kamu Rela nitipin aku sama dia"kata Heri kepada Yuna dengan malas. Perkataan nya yang aneh dan kekanak-kanakan membuat Yuna menelan ludah. Esty yang tadinya kesal jadi nyengir.


"gimana kalo nanti terjadi apa-apa sama aku,kalau dia macam-macam sama aku"kata Heri lagi menatap Yuna. namun Yuna sudah bertolak pinggang dengan tatapan tajam kearahnya.


"ya udah, aku pasti baik-baik saja "kata Heri menunduk lunglai seperti anak kecil yang manja. Yuna gemas melihatnya. Elang yang sudah keluar rumah dan nangkring di motor turun kembali masuk ke dalam.


"eeeh buruan, awas ya jangan ngorok kalo tidur... Aku ga bisa tidur kalo denger suara berisik"kata Elang mengancam.


Heri berjalan keluar diikuti Esty dan Yuna lalu Elang memberinya Helm untuk dipakainya.


"tunggu"kata Yuna masuk kedalam mengambil jaket levisnya dan melemparkan pada Heri.


"pake itu"kata Yuna .dan heri menerima jaket lalu tersenyum.


"Esty aku balik dulu ya dah"kata Elang melambaikan tangan pada Esty. Esty membalas lambaian tangan Elang sambil senyum. Lalu Heri ikut-ikutan melambai pada Yuna dan tanpa Sadar Yuna membalas lambaian Heri. Esty menoleh kearahnya dengan seketika Yuna menyembunyikan tangan kanannya di belakang punggung dan masuk kembali ke dalam rumah. Setelah selesai bersih-bersihin badanya. yuna merebahkan badanya ke kasur.


"coba gue liat muke lo"kata Esty.


"kenapa sih, mukaku pasti kelihatan lelah"kata Yuna sambil rebahan dan melihat hape.


"iya lelah, tapi ada bahagia dapat pacar"kata Esty ikut nangkring dikasur. Yuna senyum kearahnya.


"beneran gue kaya mimpi, punya pacar ga jelas,apa pantes gue akuin dia pacar"kata Yuna lagi


"ga apa-apalah lumayan kan dia cakep"kata Esty lagi.


"ya cakep tapi kere... "kata Yuna cekikikan.


"eeh tahu nggak ,aku nggak belanja apapun di mall, kita ga jadi nonton, ga beli buku ga beli kaset"kata Yuna menghitung


"itu sih derita elo, tapi kan kamu untung dapet cowok ganteng, penyanyi lagi"kata Esty meletakkan tangan didagunya.


"iya sih, tadi itu kesirep lagunya tahu"kata Yuna lagi


"kesirep? "kata Esty heran.


"ke hipnotis, masa gitu aja ga tahu"kata Yuna.


"oooh iya kita lihat video nya yuk"kata Esty bangkit dan mencari handphone nya. Lalu membawanya ke kasur. Kemudian keduanya pun tengkurap sambil melihat video Heri bernyanyi.


"tuh lihat beneran kamu kayak orang kena hipnotis "kata Esty pada Yuna.


"kirimin donk videonya"kata Yuna pada Estt langsung kirim video via WA. Kemudian sebuah pesan muncul di Wa Esty.

__ADS_1


[Es aku udah sampe toko]Elang


[oke makasih ya lang,selamat istirahat ]Esty


"yun aku punya WAnya Heri loh, kamu mau nggak"kata Esty.


"hah kok bisa"kata Yuna heran.


"tadi dia kirim video suap-suapan dari hapeku"kata Esty


"mau nggak"ulang Esty menawarkan nomer WA Heri. Sambil memberikan hapenya. Yuna menoleh


"ya udah sini"kata yuna kemudian mengambil hape esty


"ga usah malu-malu, kan udah jadian bisa chating-chating mesra berdua lagi"goda Esty sambil menyikut pundak Yuna.


"iih apaan sih, ga lagian, ini mah buat ngawasin dia biar ga macem-macem"kata Yuna tersipu. Kemudian mensave nomer Wa Heri.


"iya biar ga macam-macam sama cewek lain,udah ah aku mau tidur"kata Esty kemudian merebut hapenya dan merebahkan badannya menghadap kanan. Sementara Yuna merebahkan badannya menghadap kiri. Intinya mereka tidur saling membelakangi. Sebuah pesan muncul di wa Esty.


[Es kirimin nomer Wa Yuna]Heri


[barusan aku kasih nomermu ke Yuna, tunggu aja bentar lagu juga dia pasti WA Kamuu]Esty


[beneran?ya udah aku tunggu deh]Heri


[iya, gue mau tidur]esty


Sambil membalas Esty melirik ke arah Yuna. Dan meyakinkan diri bahwa Yuna tak tahu percakapannya dengan Heri. Yuna yang sudah menyimpan nomer WA heri pun sibuk mengetik pesan. Apa yang harus ku katakan ya, apa kabar jangan Yuna menghapus lagi kemudian dia mengetik [kamu lagi ngapain]Yuna dan ga sengaja ke kirim. Dan ternyata sudah terbaca oleh Heri.namun Yuna malah menghapusnya.


[kok dihapus ,aku udah baca loh, ini yuna kan]Heri


[iya, jangan Ge er ya, aku cuma khawatir aja, karena rasa tanggung jawab aja, perasaan bersalahku]Yuna


[aku tahu....]Heri


[kenapa blom tidur, udah di minum blom obatnya]yuna


yuna tersenyum dan menoleh ke arah Esty yang sudah terlelap. Aku mau Gr dulu ah.


[jangan bayangin aku mulu]Yuna


Namun tidak di baca oleh Heri dan tak ada balasan. Yuna mulai kesal dan menghapus pesan yang dikirimnya. Namun beberapa detik kemudian pesan video masuk. Ada rekaman Elang tertidur sambil ngorok. Yuna mau tertawa ditahan nya takut Esty terbangun.


[kalo kaya gini mana bisa tidur aku, aku ingin tidur disebelah kamu aja]Heri


Dasar cowok mesum.


[aku juga tidurnya ngorok]Yuna


[nggak apa-apa yang penting itu kamu bukan dia]Heri


Haah ngomong apa dia cowo gombal mukiyo


[tutup aja kupingnya pake apa gitu biar ga denger, cepet istirahat biar cepet sembuh, aku udah ngantuk]Yuna


Ternyata dia sudah tidak membalas lagi kemudian Yuna pun tertidur.


***


Elang dan Heri 2 jam sebelumnya. Elang membuka pintu ruko. Heri menatap Heran.


"kamu tinggal disini"kata Heri


"iya, masuk"kata Elang menyuruh masuk lalu Elang memasukkan motornya kedalam ruko.


"kamu yang punya ruko ini"tanya Heri lagi


"ya nggak lah ini nyewa 1 tahun 8 juta"kata

__ADS_1


Elang kemudian mengajak Heri naik kelantai atas dimana kamar untuk tidur.


"tidur disini apa adanya"kata Elang menggelar karton lalu mengelar kasur yang sudah lusuh.


"sebelah situ kamar mandi nya"kata Elang menunjukkan kamar mandi saat Herinmenuju kamar mandi. Elang membuka hp dan mengirim. Pesan pada Esty.


[Es aku udah sampe toko]Elang


[oke makasih ya lang,selamat istirahat ]Esty


"kamu udah makan blom mau ku bikinkan mie"tawar Elang.


"udah, ga usah repot-repot,makasih kamu udah kasih aku tempat"kata Heri lagi


"eeeh kamu beneran sama Yuna, dia itu cewek baik nggak neko-neko, blom pernah pacaran loh, kamu jangan macam-macam sama dia"kata Elang mengancam.


"aku serius sama Yuna.. eeh boleh kan aku panggil lang"kata Heri dan Elang mengangguk.


"kamu bisa main gitar toh ajarin aku donk, aku punya gitar nih, kayaknya kamu mahir banget"kata Elang kemudian mengambil gitar.


"aah ga mahir, cuma emang aku kerjanya nyanyi di cafe"kata Heri lagi.


"ooh penyanyi toh pantesan suaranya bagus, eeh kalo kamu ngajarin aku nyanyi... Aku bantuin kamu biar makin deket sama Yuna"kata Elang lagi


"oke deal"kata Heri semangat kemudian mengajari Elang beberapa cord nada.


"udah ngantuk aku, inget ya jangan ngorok tidur dan jangan berisik nanti aku ga bisa tidur,aku kalo mau tidur itu lama ga langsung bisa tidur oke"kata Elang dan heri mengangguk kemudian merebahkan badan beberapa menit kemudian dia tidur.


"barusan ngomong nggak bisa cepet tidur"kata Heri menggeleng-gelengkan kepala. Kemudian dia ambil handphone lalu kirim pesan ke Esty.


[Es kirimin nomer Wa Yuna]Heri


[barusan aku kasih nomermu ke Yuna, tunggu aja bentar lagu juga dia pasti WA Kamuu]Esty


[beneran?ya udah aku tunggu deh]Heri


[iya, gue mau tidur]esty


Heri tersenyum-senyum ternyata si Yuna sudah terpapar pesonaku. Oke aku tunggu. Heri merebahkan badannya dan meletakkan hp didadanya telinganya terusik dengan suara ngoroknya Elang.kemudian sebuah pesan masuk dari nomer yang blom tersimpan.


[kamu lagi ngapain]Yuna


Aah kok nanya gitu, kenapa langsung du hapus.pikir Heri sambil senyum dan membalas chat WA.


[kok dihapus ,aku udah baca loh, ini yuna kan]Heri


[iya, jangan Ge er ya, aku cuma khawatir aja, karena rasa tanggung jawab aja, perasaan bersalahku]Yuna


[aku tahu....]Heri


[kenapa blom tidur, udah di minum blom obatnya]yuna


Ternyata dia khawatir sama aku nih.


[udah sayang, tapi aku ga bisa tidur]Heri


Kemudian heri merekam Elang yang tidur dengan ngorok yang keras disela-sela merekam terdengar bunyi pesan masuk.namu dia kirim video terlebih dulu sebelum sempat membaca pesan telah terhapus.


[kalo kaya gini mana bisa tidur aku, aku ingin tidur disebelah kamu aja]Heri


Menggoda Yuna.


[aku juga tidurnya ngorok]Yuna


[nggak apa-apa yang penting itu kamu bukan dia]Heri


[tutup aja kupingnya pake apa gitu biar ga denger, cepet istirahat biar cepet sembuh, aku udah ngantuk]Yuna


Heri tersenyum mrmbaca pesan yuna,

__ADS_1


"begini rasanya pacaran"kata Heri menutup mata.namun tetap tak bisa tidur.


"seharusnya tadi itu aku yang ngomong, kalo nggak bisa denger suara orang ngorok"kata Heri tanpa sengaja menendang panci di kakinya bunyinya cukup keras namun tak membangunkan Elang. Heri hanya menggeleng.


__ADS_2